ADVERTISEMENT
Sabtu, April 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Enam Tahun Masuk DPO, Pelaku Terlibat Penyerangan Mendagri Tito Karnavian Ditangkap

Pulan Wonda dibekuk setelah aparat mendeteksi keberadaannya di sebuah bengkel motor. Aparat kemudian melakukan penyekatan jalan untuk dapat mencegat Pulan ketika melintas.

4 April 2026
0
KKB Papua Kini Didominasi Gen Z, Kombes Yusuf Sutejo: Mereka Lebih Brutal

Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kepala Satgas Humas Damai Cartenz (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PUNCAK JAYA, Koranpapua.id- Setelah ditetapkan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) enam tahun lalu, akhirnya pelarian Pulan Wonda alias Kamenak, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), terhenti.

Pulan berhasil ditangkap aparat keamanan di Kampung Peruleme, Distrik Mulia pada Jumat 3 April pukul 12.12 WIT.

ADVERTISEMENT

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangannya mengatakan, Pulan merupakan salah satu pelaku yang menyerang rombongan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat menjabat sebagai Kapolda Papua tahun 2012.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Aparat berhasil mengamankan Pulan Wonda alias Kamenak yang merupakan anggota kelompok Kodap XII Lanny Jaya,” ujar Yusuf Sutejo.

Baca Juga

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

Insiden Berdarah Dogiayai: YLBH Papua Tengah Menilai Papua Sedang Tidak Baik-baik, Desak Dialok Jakarta-Papua

Yusuf memastikan Pulan Wonda merupakan bagian dari KKB atau Organisasi Papua Merdeka (OPM). Hal ini diperkuat keterangan salah satu tokoh masyarakat. Pulan diketahui telah berkeluarga.

“Dia memang benar anggota OPM, dan punya keluarga itu sampai lima tahun masyarakat sama-sama. Tapi saat ini, untuk dia punya anak, pihak orang tua mau bawa,” jelas Yusuf.

Pulan Wonda dibekuk setelah aparat mendeteksi keberadaannya di sebuah bengkel motor. Aparat kemudian melakukan penyekatan jalan untuk dapat mencegat Pulan ketika melintas.

“Saat pelaku melintas menggunakan sepeda motor, yang bersangkutan menabrak kendaraan petugas dan berupaya melarikan diri,” ujarnya.

Aparat sempat memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali, tetapi tidak diindahkan.

Akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur yang melumpuhkan pelaku pada bagian kaki kanan

Yusuf menjelaskan, Pulan Wonda diketahui terlibat sejumlah penyerangan di wilayah Puncak Jaya dan Lanny Jaya.

Penangkapan ini berdasarkan laporan nomor LP/418/XI/2012/PAPUA/RES JAWI, tanggal 27 November 2012 dan penetapan DPO nomor DPO/08/V/2019/DIT RESKRIMUM POLDA PAPUA, tanggal 25 Mei 2019.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita satu unit sepeda motor Jupiter MX warna hitam, tiga handphone, dua charger, surat tanda nomor kendaraan atau STNK dan kunci motor, beberapa macam pakaian, hingga tiga lembar uang palsu. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

4 April 2026
Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

Insiden Berdarah Dogiayai: YLBH Papua Tengah Menilai Papua Sedang Tidak Baik-baik, Desak Dialok Jakarta-Papua

4 April 2026
KKB Papua Kini Didominasi Gen Z, Kombes Yusuf Sutejo: Mereka Lebih Brutal

Enam Tahun Masuk DPO, Pelaku Terlibat Penyerangan Mendagri Tito Karnavian Ditangkap

4 April 2026
Perayaan Jumat Agung, Umat Katedral Tiga Raja Timika Hayati Makna Pengorbanan Kristus

Perayaan Jumat Agung, Umat Katedral Tiga Raja Timika Hayati Makna Pengorbanan Kristus

4 April 2026
Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

3 April 2026
Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

3 April 2026

POPULER

  • Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    622 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Polisi Data 145 Warga Tembagapura yang Melayat Almarhum Junius Magai

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ini Nama 11 Korban Tewas dalam Kebakaran Empat Ruko di Wamena, Dua Masih Anak-anak

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

Insiden Berdarah Dogiayai: YLBH Papua Tengah Menilai Papua Sedang Tidak Baik-baik, Desak Dialok Jakarta-Papua

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id