NDUGA, Koranpapua.id- Satgas Yon Parako 466 Pasgat melakukan penjagaan dan pengawalan ketat selama proses distribusi kebutuhan masyarakat melalui Lapangan Terbang (Lapter) di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Langkah ini diambil mengingat jalur udara merupakan urat nadi utama dalam mendistribusikan logistik ke daerah-daerah yang terisolir.
Danpos Satgas Yon Parako 466, Kapten Pas Georgius Nourmanda A.T., S.TR.(Han) mengatakan, pengetatan pengamanan di Lapter itu, selalu dilaksanakan setiap kali ada aktivitas bongkar muat barang dari pesawat berbadan kecil.

“Pesawat-pesawat silih berganti mendarat membawa muatan berupa sembako dan barang kebutuhan sehari-hari warga setempat,” ujar Georgius dalam keterangannya kepada koranpapua.id, Senin 16 Maret 2026.
Dijelaskan, kehadiran Satgas Yon Parako 466 di area landasan pacu (apron) bertujuan untuk mencegah segala bentuk potensi gangguan keamanan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Dengan pengamanan yang maksimal, dapat memberikan jaminan keselamatan bagi para pilot, kru maskapai, dan masyarakat sipil yang beraktivitas di sekitar Lapter.
“Kehadiran kami di sini adalah wujud negara hadir untuk memastikan roda perekonomian tidak berhenti dan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dengan aman,” ungkap Georgius.
Ia berharap, dengan pengamanan rutin yang dilakukan oleh personel TNI, aktivitas penerbangan di wilayah pedalaman dapat terus berjalan kondusif.
Ini bertujuan agar stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok masyarakat dapat terus terjaga. (Redaksi)










