ADVERTISEMENT
Sabtu, Mei 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Sedih! Ungkapan Hati Anak Capt. Egon Erawan yang Tewas Ditembak di Bandara Korowai Batu

“Bapak saya adalah orang baik. Seorang ayah yang penuh kasih. Seorang pilot yang berdedikasi. Pengabdiannya tidak boleh dikaburkan oleh narasi palsu”.

15 Februari 2026
0
Sedih! Ungkapan Hati Anak Capt. Egon Erawan yang Tewas Ditembak di Bandara Korowai Batu
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Semua manusia sudah dipastikan untuk kembali menghadap sang Ilahi.

Yang membedakan hanyalah waktu, tempat dan cara bagaimana kita kembali kepada Sang Pemilik kehidupan ini.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, sebagai manusia kehilangan orang-orang terdekat seperti bapak, mama, dan saudara sekandung pasti menggores hati.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Apalagi kepergian mereka secara mendadak, tanpa pesan dan dengan cara yang kurang manusiawi.

Baca Juga

Tragedi Pendulang Emas di Awimbon: 10 Orang Tewas, Evakuasi Korban dan Penyelidikan Terus Berlanjut

Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

Seperti yang dialami oleh putra Capt. Egon Erawan yang tewas Ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Bandara Korowai Batu, Boven Dogel, Papua Selatan, Rabu 11 Februari 2026.

Berikut perasaan hatinya sebagaimana dilansir, Sabtu 14 Februari 2026. Ungkapan ini ditayang secara lengkap tanpa diedit redaksi.

Dengan hati yang hancur, saya menyampaikan rasa penyesalan dan kemarahan yang mendalam atas tragedi yang menimpa bapak saya Capt. Baskoro pada 11 Februari 2026.

Apa yang terjadi bukan sekadar pembunuhan. Itu adalah eksekusi keji terhadap pekerja sipil yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan.

Bapak saya bukan agen intelijen. Bapak saya bukan bagian dari konflik bersenjata.

Tuduhan yang dilontarkan oleh kelompok separatis bersenjata seperti OPM/KKB adalah fitnah yang tidak berdasar.

Bapak saya adalah pilot penerbangan perintis-penyambung nadi kehidupan bagi masyarakat pedalaman Papua.

Beliau mengantar sembako ketika warga kesulitan pangan. Beliau membawa obat-obatan ketika akses kesehatan terputus.

Beliau terbang di atas pegunungan dan cuaca ekstrem demi memastikan kebutuhan dasar sampai ke tangan yang membutuhkan.

Kini, beliau tak lagi pulang. Tindakan brutal ini bukan hanya merenggut nyawa dua pilot.

Ini menciptakan ketakutan bagi seluruh kru penerbangan perintis yang setiap hari bertaruh nyawa demi pelayanan publik.

Jika pekerja sipil yang membawa logistik kemanusiaan pun dijadikan target, lalu siapa lagi yang aman?

Saya sebagai anaknya menuntut keadilan.

Kemanusiaan tidak boleh kalah oleh teror.

Negara harus hadir.

Pelaku harus diusut tuntas hingga ke akar.

Tidak boleh ada pembiaran. Tidak boleh ada kompromi terhadap kekerasan terhadap warga sipil.

Bapak saya adalah orang baik. Seorang ayah yang penuh kasih. Seorang pilot yang berdedikasi. Pengabdiannya tidak boleh dikaburkan oleh narasi palsu.

Saya akan berusaha tegar, meski rindu ini tidak pernah benar-benar selesai.

Fly high, cinta pertamaku.

Hari demi hari aku belajar melepasmu agar engkau tersenyum bahagia di alam sana.

Till I see you again, Bapak. ❤️🕊️

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tragedi Pendulang Emas di Awimbon: 10 Orang Tewas, Evakuasi Korban dan Penyelidikan Terus Berlanjut

Tragedi Pendulang Emas di Awimbon: 10 Orang Tewas, Evakuasi Korban dan Penyelidikan Terus Berlanjut

22 Mei 2026
Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

22 Mei 2026
Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

22 Mei 2026
Perarakan Arca Bunda Maria Warnai Napak Tilas 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

132 Tahun Misi Katolik di Papua: Uskup Timika Hadiri Prosesi Adat yang Gelar Umat Muslim Fakfak

22 Mei 2026
Perarakan Arca Bunda Maria Warnai Napak Tilas 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

Perarakan Arca Bunda Maria Warnai Napak Tilas 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

22 Mei 2026
Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

22 Mei 2026

POPULER

  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    638 shares
    Bagikan 255 Tweet 160
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    599 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Pastikan Distribusi Tepat Sasaran, BPKP Awasi Tata Kelola Distribusi Pupuk Bersubsidi di Mimika dan Nabire

Pastikan Distribusi Tepat Sasaran, BPKP Awasi Tata Kelola Distribusi Pupuk Bersubsidi di Mimika dan Nabire

Dugaan Penyiksaan Berat oleh Oknum Polisi, LBH Papua Desak Propam Polda PBD Usut Kasus Ini

Dugaan Penyiksaan Berat oleh Oknum Polisi, LBH Papua Desak Propam Polda PBD Usut Kasus Ini

Pertemuan Sekda Abraham Bersama Dirjen Perumahan: Mimika akan Dibangun 900 Unit Rumah, Korban Banjir Iwaka Jadi Prioritas

Pertemuan Sekda Abraham Bersama Dirjen Perumahan: Mimika akan Dibangun 900 Unit Rumah, Korban Banjir Iwaka Jadi Prioritas

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id