ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Menjaga Mandat Sosial, RSMM Timika Berbenah Menuju Standar KRIS BPJS

Hendry Roy: Rawat jalan kami melayani sekitar 5.000–6.000 pasien per bulan, sementara rawat inap berkisar 900 hingga 1.000 pasien per bulan.

10 Februari 2026
0
Menjaga Mandat Sosial, RSMM Timika Berbenah Menuju Standar KRIS BPJS

Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Di tengah dinamika pelayanan kesehatan di Kabupaten Mimika, Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika terus berbenah.

Rumah sakit yang sejak awal mengemban mandat sosial ini kini menjalani transformasi bertahap, mulai dari renovasi fasilitas, pemenuhan standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) BPJS Kesehatan, hingga peremajaan alat medis penunjang layanan.

ADVERTISEMENT

RSMM bukanlah rumah sakit baru. Berdiri sejak 1999, rumah sakit ini lahir dari kerja sama Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) – sebelumnya LPMI bersama Pemerintah Daerah, Keuskupan Jayapura, serta PT Freeport Indonesia melalui dana kemitraan CSR.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sejak awal, arah pelayanannya jelas yakni melayani masyarakat Mimika, terutama masyarakat adat tujuh suku.

Baca Juga

54 Paskibra Mimika Dikukuhkan, Johannes Rettob: Kehormatan Ini Harus Jadi Kekuatan

Di Tengah Pegunungan Papua, Satgas Pasgat Mulia Salurkan Harapan Nyata Lewat Donor Darah HUT ke-81 RI

Direktur RSMM Timika, dr. Hendry Roy, saat diwawancarai menegaskan komitmen tersebut masih dijaga hingga hari ini.

Direktur RSMM Timika, dr. Hendry Roy. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

“Saat ini RSMM memiliki 128 tempat tidur, sekitar 15 dokter spesialis, 12 dokter umum, serta didukung kurang lebih 300 tenaga perawat,” ujar dr. Hendry.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan dengan sepenuh hati sesuai moto Rumah Sakit Mitra Masyarakat,” tambah dr. Hendry kepada media ini, Selasa 10 Februari 2026.

Renovasi Bertahap Menuju Standar KRIS BPJS

Memasuki usia lebih dari dua dekade, RSMM tak bisa menghindari kebutuhan pembaruan.

Sejumlah ruang perawatan kini direnovasi secara bertahap, mulai dari ICU, ruang kebidanan, hingga ruang perawatan anak.

Renovasi ini dilakukan untuk menyesuaikan standar KRIS BPJS Kesehatan yang mulai diberlakukan secara nasional.

“Sejak berdiri tahun 1999, rumah sakit ini memang perlu dilakukan renovasi. Saat ini kami menyesuaikan dengan regulasi BPJS, khususnya terkait kelas rawat inap standar,” jelas dr. Hendry.

Hingga kini, sekitar 60–70 persen ruang perawatan RSMM telah memenuhi kriteria KRIS.

Renovasi masih berlanjut, khususnya di ruang perawatan penyakit dalam, sebelum menyasar Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang perawatan lainnya.

“Ada 12 kriteria KRIS yang harus dipenuhi, mulai dari jumlah tempat tidur di setiap ruangan, jarak antar tempat tidur, akses kursi roda ke kamar mandi, pencahayaan, ventilasi, oksigen sentral, hingga standar toilet,” tambahnya.

RSMM menargetkan seluruh ruang rawat inap telah memenuhi standar KRIS BPJS paling lambat Juni–Juli 2026, sesuai ketentuan BPJS Kesehatan.

Tantangan Alat Medis yang Mulai Menua

Tak hanya bangunan, tantangan lain datang dari usia alat medis dan utilitas rumah sakit.

dr Hendry menyebut sebagian besar peralatan yang digunakan RSMM telah beroperasi sejak awal berdirinya rumah sakit.

“Banyak alat medis kami sudah seumur dengan rumah sakit dan seharusnya sudah pensiun,” ungkap dr. Hendry.

Tahun ini, RSMM memprioritaskan pengadaan ventilator bayi untuk layanan NICU, alat kejut jantung (defibrillator) di IGD dan ICU.

Termasuk pembaruan sistem kelistrikan seperti panel, trafo, genset, dan sistem pengolahan limbah rumah sakit. Seluruh kebutuhan tersebut diajukan melalui dana kapital YPMAK.

BPJS Jadi Penopang Kemandirian

Dalam upaya menjaga keberlanjutan operasional, BPJS Kesehatan menjadi salah satu pilar utama pendapatan RSMM.

Sejak 2023, jumlah pasien BPJS menunjukkan tren peningkatan, meski sempat menurun akibat keterbatasan ruang selama masa renovasi.

“Rawat jalan kami melayani sekitar 5.000–6.000 pasien per bulan, sementara rawat inap berkisar 900 hingga 1.000 pasien per bulan,” jelas dr. Hendry.

Selain pasien BPJS, RSMM juga melayani masyarakat adat melalui skema jaminan YPMAK bagi dua suku besar, Amungme dan Kamoro, serta lima suku kekerabatan lainnya sesuai regulasi pemilik rumah sakit.

Adapun pasien non-Papua tanpa BPJS tetap dilayani secara umum atau dirujuk ke fasilitas kesehatan lain sesuai kebutuhan medis.

Menatap Layanan Spesialis Baru

Ke depan, RSMM tak hanya berfokus pada pembenahan infrastruktur, tetapi juga pengembangan layanan spesialis.

Layanan cuci darah (hemodialisis) dan penambahan dokter spesialis jantung masuk dalam rencana pengembangan.

dr Hendry mengaku studi kelayakan layanan hemodialisis telah dilakukan sejak 2023. Namun, realisasinya masih menunggu kesiapan sumber daya manusia dan persetujuan pemilik rumah sakit.

“Kasus penyakit ginjal dan jantung cukup tinggi di Timika. Untuk spesialis jantung, kami sedang menjajaki kerja sama dengan dokter spesialis jantung dari rumah sakit lain,” ujarnya.

Suara Pasien: “Pelayanannya Bagus”

Upaya perbaikan RSMM turut dirasakan langsung oleh pasien.

Mama Epi Wandagau, salah satu keluarga pasien yang mendampingi anaknya menjalani perawatan di RSMM. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Mama Epi Wandagau, salah satu keluarga pasien yang mendampingi anaknya menjalani perawatan lebih dari lima bulan di RSMM, mengaku puas dengan pelayanan yang diterima.

“Pelayanannya bagus. Dokter, suster, semua bagus. Obat juga bagus,” ujarnya singkat.

Seluruh pembiayaan perawatan anaknya ditanggung melalui Kartu Papua Sehat/BPJS, dan selama menjalani perawatan, ia mengaku tidak mengalami kendala berarti.

Menjaga Mandat Sosial

Menutup keterangannya, dr. Hendry menegaskan bahwa RSMM akan terus menjaga keseimbangan antara mandat sosial dan keberlanjutan rumah sakit.

“Target kami minimal impas antara pendapatan dan pengeluaran. Dengan efisiensi, peningkatan layanan, serta dukungan semua pihak, kami berharap RSMM terus hadir dan memberi manfaat luas bagi masyarakat Mimika,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

54 Paskibra Mimika Dikukuhkan, Johannes Rettob: Kehormatan Ini Harus Jadi Kekuatan

54 Paskibra Mimika Dikukuhkan, Johannes Rettob: Kehormatan Ini Harus Jadi Kekuatan

16 Agustus 2026
72 Anggota Paskibra PTFI Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di Kuala Kencana

Di Tengah Pegunungan Papua, Satgas Pasgat Mulia Salurkan Harapan Nyata Lewat Donor Darah HUT ke-81 RI

16 Agustus 2026
Duka Gempa Flores, Flobamora Mimika Buka Donasi: “Saatnya Kita Bergerak untuk Saudara di NTT”

72 Anggota Paskibra PTFI Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di Kuala Kencana

16 Agustus 2026
Duka Gempa Flores, Flobamora Mimika Buka Donasi: “Saatnya Kita Bergerak untuk Saudara di NTT”

Duka Gempa Flores, Flobamora Mimika Buka Donasi: “Saatnya Kita Bergerak untuk Saudara di NTT”

16 Agustus 2026
Tujuh Personel Polisi Dilaporkan Terluka dalam Demo Protes Penempatan Militer di Papua 

Tujuh Personel Polisi Dilaporkan Terluka dalam Demo Protes Penempatan Militer di Papua 

16 Agustus 2026
Kunker di Papua Tengah, Yorrys Rawayei: Serap Aspirasi untuk Didorong ke Pemerintah Pusat

Yorrys Raweyai: Keberhasilan Otsus Tidak Cukup Diukur dari Besarnya Anggaran, Tapi Manfaat yang Dirasakan Masyarakat 

16 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    909 shares
    Bagikan 364 Tweet 227
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
Next Post
Papan Nama Jalan di Mimika Belum Resmi, PUPR Tunggu Peraturan Bupati

Papan Nama Jalan di Mimika Belum Resmi, PUPR Tunggu Peraturan Bupati

Jalan Trans Papua Urat Nadi Perekonomian Papua Pegunungan, Kementerian PUPR Didesak Segera Tangani Longsor

Jalan Trans Papua Urat Nadi Perekonomian Papua Pegunungan, Kementerian PUPR Didesak Segera Tangani Longsor

Percepat Progres Pembangunan, Pejabat Dua Lembaga Kementerian Kunjungi Papua Selatan

Percepat Progres Pembangunan, Pejabat Dua Lembaga Kementerian Kunjungi Papua Selatan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id