ADVERTISEMENT
Rabu, Januari 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Prosesi Adat Akhiri Konflik Kwamki Narama Maknanya Sakral, Sekda Puncak: Jaminan Kuat Konflik Tidak Terulang

Pemerintah Kabupaten Puncak juga akan melakukan pendataan terhadap warga yang terlibat konflik untuk proses pemulangan, khususnya masyarakat yang memiliki KTP Kabupaten Puncak.

12 Januari 2026
0
Prosesi Adat Akhiri Konflik Kwamki Narama Maknanya Sakral, Sekda Puncak: Jaminan Kuat Konflik Tidak Terulang

Wakil Bupati Puncak bersama Sekda Puncak Menu Tabuni. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Proses penyelesaian konflik antarkelompok warga yang menewaskan 11 orang di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, telah dinyatakan berakhir setelah melalui prosesi adat patah panah.

Kedua kubu yang bertikai hampir empat bulan terakhir sama-sama telah menandatangani kesepakatan damai pada Senin 12 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

Nenu Tabuni, Pj Sekda Kabupaten Puncak menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Kabupaten Mimika dan masyarakat setempat menyusul terjadinya konflik tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Penyampaian permohonan maaf itu mengingat mereka yang terlibat dalam konflik tersebut ada yang berasal dari Kabupaten Puncak.

Baca Juga

TNI AL Peduli Pendidikan, Bagikan Perlengkapan Sekolah untuk Anak-anak Obano-Paniai

Festival Media se-Papua Raya Resmi Dibuka, Gubernur Meki Sebut Media Penyalur Informasi dan Mitra Kritis Pemerintah

Nenu Tabuni menjelaskan bahwa perdamaian tersebut tercapai melalui kerja sama, komunikasi, dan kolaborasi intensif antara pemerintah dan masyarakat dari kedua belah pihak.

Ia menyebutkan, proses penyelesaian konflik telah memasuki tahap keempat dan ditandai dengan kesepakatan bersama untuk mengakhiri pertikaian melalui proses adat.

Menurut Nenu, prosesi adat memiliki makna sakral dan menjadi jaminan kuat bahwa konflik tidak akan terulang di kemudian hari.

“Jika prosesi adat sudah dilakukan, maka mereka tidak akan berperang lagi. Itu merupakan budaya masyarakat pegunungan,” ujar Nenu.

Selanjutnya akan dilaksanakan prosesi adat pembersihan darah, termasuk Wemum.

Terkait keributan yang sempat terjadi setelah prosesi perdamaian, Nenu menjelaskan bahwa hal tersebut dipicu oleh penahanan sejumlah warga dari salah satu pihak oleh Polres Mimika.

Penahanan itu memicu emosi keluarga karena beberapa warga yang diminta hadir dalam prosesi perdamaian masih dalam kondisi diborgol.

Pemerintah daerah lanjut Nenu akan berkoordinasi dengan Polres Mimika dan Kapolda Papua Tengah agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik baru.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Puncak juga akan melakukan pendataan terhadap warga yang terlibat konflik untuk proses pemulangan, khususnya masyarakat yang memiliki KTP Kabupaten Puncak.

Namun demikian, Nenu menegaskan bahwa apabila kekerasan kembali terjadi, maka proses hukum akan ditegakkan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Tindakan kekerasan merupakan tindak pidana murni dan tidak dapat ditoleransi,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TNI AL Peduli Pendidikan, Bagikan Perlengkapan Sekolah untuk Anak-anak Obano-Paniai

TNI AL Peduli Pendidikan, Bagikan Perlengkapan Sekolah untuk Anak-anak Obano-Paniai

13 Januari 2026
Festival Media se-Papua Raya Resmi Dibuka, Gubernur Meki Sebut Media Penyalur Informasi dan Mitra Kritis Pemerintah

Festival Media se-Papua Raya Resmi Dibuka, Gubernur Meki Sebut Media Penyalur Informasi dan Mitra Kritis Pemerintah

13 Januari 2026
Wapres Gibran Tiba di Biak Disambut Gubernur Mathius Fakhiri, Berikut Agenda Kunjungannya

Wapres Gibran Tiba di Biak Disambut Gubernur Mathius Fakhiri, Berikut Agenda Kunjungannya

13 Januari 2026
Pensiun tapi Enggan Lepas Aset, Mantan Pejabat Mimika Kuasai Mobil Dinas

Pensiun tapi Enggan Lepas Aset, Mantan Pejabat Mimika Kuasai Mobil Dinas

13 Januari 2026
Warga Ber-KTP Puncak di Kwamki Narama Segera Dipulangkan, Pendataan Pekan Ini

Warga Ber-KTP Puncak di Kwamki Narama Segera Dipulangkan, Pendataan Pekan Ini

13 Januari 2026
Kelamaan di Jakarta, KEPP Otsus Didesak Turun ke Papua, Dinilai Belum Maksimal Bekerja Pasca Dilantik

Kelamaan di Jakarta, KEPP Otsus Didesak Turun ke Papua, Dinilai Belum Maksimal Bekerja Pasca Dilantik

13 Januari 2026

POPULER

  • Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

    Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

    2454 shares
    Bagikan 982 Tweet 614
  • Kontak Senjata di Kampung Tetmid, TNI asal NTT Tewas Ditembak KKB, Korban Dievakuasi ke Timika

    643 shares
    Bagikan 257 Tweet 161
  • Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

    642 shares
    Bagikan 257 Tweet 161
  • Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

    624 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar Timika Menyerahkan Diri ke Polisi

    613 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Konflik Berdarah di Kwamki Narama Timika Resmi Berakhir, Kubu Dang & Newegalen Jalani Prosesi Patah Panah

    607 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Tahun 2025 Cerai Gugat Mendominasi, Banyak Janda Baru di Mimika

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
Next Post
Warning! Narkoba Masuk Kampung di Mimika, Babinsa Koramil Agimuga Amankan Tiga Pengedar

Warning! Narkoba Masuk Kampung di Mimika, Babinsa Koramil Agimuga Amankan Tiga Pengedar

Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

Minimalisir Resiko Bencana, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspaan Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

Minimalisir Resiko Bencana, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspaan Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id