ADVERTISEMENT
Jumat, Oktober 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Nekat Langgar Laut Ingin Mempersunting, Cinta Nyong Papua Kandas di Kota Kupang

Perselisihan itu bukan soal kriminal berat, melainkan luka batin akibat hubungan pribadi dan persoalan uang yang tak pernah dikira akan berakhir seperti ini.

24 Desember 2025
0
Nekat Langgar Laut Ingin Mempersunting, Cinta Nyong Papua Kandas di Kota Kupang

(foto:ilustrasi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

KUPANG, Koranpapua.id– Perjalanan kisah cinta ini sedikit menorah hati.

Boleh dibilang pepatah lama ‘Cinta Bertepuk Sebelah Tangah’ kini harus diterima oleh satu nyong asal Papua berinisial HK.

ADVERTISEMENT

Dengan maksut ingin mempersunting gadis pujaannya, HK nekat menyeberangi lautan hingga menapakan kakinya di Kota Karang Kupang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sayangnya kondisi romantis sepihak di mana perasaan cintanya tidak dibalas, menimbulkan luka dan rasa sakit.

Baca Juga

Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

Bagaimana perjalanan kisah cinta HK yang berakhir kekecewaan dan saat ini menjadi viral? Berikut sedikit kilasannya seperti dikutip dari FB seseorang di Kupang.

Perasaan cinta HK berawal dari layar ponsel, namun sekarang  berujung ricuh di sebuah rumah sederhana di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Minggu malam, 21 Desember 2025, suasana yang semula tenang mendadak berubah tegang.

HK, pria asal Papua, yang datang jauh-jauh ke Kupang dengan satu tujuan: menepati janji cinta.

Ia datang bukan sebagai orang asing, melainkan sebagai kekasih yang selama ini percaya penuh pada kata-kata manis seorang perempuan berinisial R.

Semua bermula dari perkenalan di media sosial Facebook. Dari obrolan ringan, komunikasi mereka berlanjut ke WhatsApp.

Hari demi hari, kedekatan tumbuh. Nona Kupang berinisial R ini mengaku masih gadis, sendiri, dan siap membangun masa depan.

Kata “nikah” kerap muncul dalam percakapan mereka, sebuah janji yang membuat HK yakin telah menemukan pendamping hidup.

HK yang bekerja di Papua tak ragu menunjukkan keseriusannya. Sejumlah uang ditransfer kepada R.

Bukan sedikit jumlahnya, namun bagi HK uang itu bukan sekadar materi, melainkan bukti cinta dan kesungguhan menuju pernikahan.

Namun semua keyakinan itu runtuh saat HK tiba di Sikumana.

Di hadapannya, terbentang kenyataan pahit, perempuan yang selama ini mengaku jomblo ternyata telah berstatus sebagai istri sah orang lain.

Fakta itu bagai petir di siang bolong. HK merasa ditipu, dikhianati, dan dipermainkan. Emosi pun meledak.

Keributan tak terelakkan. Suara tinggi, adu argumen, hingga warga sekitar mulai berdatangan.

Ketua RT setempat yang menerima laporan segera memastikan situasi.

Perselisihan itu bukan soal kriminal berat, melainkan luka batin akibat hubungan pribadi dan persoalan uang yang tak pernah dikira akan berakhir seperti ini.

HK menuntut pertanggungjawaban. Ia merasa uangnya habis bukan karena kesalahan sendiri, melainkan karena janji palsu.

Di sisi lain, R berada dalam posisi terpojok, menghadapi kenyataan yang selama ini disembunyikannya.

Situasi pun memanas, namun tak sampai lepas kendali. Di tengah ketegangan itu, Bhabinkamtibmas setempat, Bripka Marsel Nitte, hadir mengambil peran penting.

Dengan pendekatan persuasif dan penuh kesabaran, ia mempertemukan kedua belah pihak.

Tak ada bentakan, tak ada intimidasi. Yang ada hanyalah dialog pelan, tegas, dan manusiawi.

Perlahan, emosi mereda. Keduanya sepakat bahwa keributan hanya akan menambah masalah.

Setelah melalui pembicaraan panjang, akhirnya dicapai jalan damai. HK dan R bersedia menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan menandatangani pernyataan tertulis sebagai komitmen mengakhiri konflik.

Malam itu, Sikumana kembali tenang. Tidak ada borgol, tak ada proses hukum panjang.

Yang tersisa hanyalah pelajaran pahit tentang cinta di era digital, bahwa di balik janji manis dan transfer uang, kejujuran tetap menjadi fondasi utama.

Sebab ketika kepercayaan runtuh, luka yang ditinggalkan tak bisa disembuhkan hanya dengan kata maaf. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

1 Oktober 2026
DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

1 Oktober 2026
Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

1 Oktober 2026
KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

1 Oktober 2026
Pemkab Mimika Siapkan Rp3 Miliar untuk Pelebaran Jalan Irigasi Petrosea-Hasanudin

Pemkab Mimika Siapkan Rp3 Miliar untuk Pelebaran Jalan Irigasi Petrosea-Hasanudin

1 Oktober 2026
Bantuan Parpol Mimika Naik 5 Kali Lipat, Anggaran 10 Partai Tembus Rp9 Miliar

Bantuan Parpol Mimika Naik 5 Kali Lipat, Anggaran 10 Partai Tembus Rp9 Miliar

1 Oktober 2026

POPULER

  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    577 shares
    Bagikan 231 Tweet 144
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Ratusan Personel Gabungan Amankan Perayaan Natal 2025 di Mimika

Ratusan Personel Gabungan Amankan Perayaan Natal 2025 di Mimika

600 Personil Gabungan Diterjunkan Amankan 20 Gereja, Pesta Kembang Api di Timika Ditiadakan

600 Personil Gabungan Diterjunkan Amankan 20 Gereja, Pesta Kembang Api di Timika Ditiadakan

Pemda Mimika Instruksikan Tempat Hiburan dan Penjualan Miras Ditutup Selama Nataru

Pemda Mimika Instruksikan Tempat Hiburan dan Penjualan Miras Ditutup Selama Nataru

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id