ADVERTISEMENT
Senin, Juni 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Warga Papua di Jawa Timur Diimbau Tidak Terprovokasi Isu yang Dapat Menimbulkan Perpecahan

Budaya Papua yang mengutamakan rasa hormat terhadap tokoh adat, pemuka agama, dan sesepuh telah membentuk cara pandang warga Papua terhadap pemimpin mereka.

5 Desember 2025
0
Warga Papua di Jawa Timur Diimbau Tidak Terprovokasi Isu yang Dapat Menimbulkan Perpecahan

Persatuan Alumni Papua dan tokoh masyarakat Papua di Jawa Timur (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SURABAYA, Koranpapua.id– Warga Papua yang bermukim dan melanjutkan pendidikan di wilayah Provinsi Jawa Timur, diimbau untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu yang dapat menimbulkan perpecahan.

Himbauan ini disampaikan O.D.J.S Halley, Ketua Persatuan Alumni Papua dan Tokoh Masyarakat Papua di Jawa Timur sebagaimana diterima media ini, Jumat 5 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

Dalam himbauannya, Halley menekankan pentingnya peran aktif warga Papua dalam menciptakan suasana damai.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sekaligus menjaga nama baik masyarakat Papua di tengah keberagaman kehidupan sosial yang ada di Kota Pahlawan Surabaya.

Baca Juga

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Budaya Papua, Berikut Sedikit Kilasannya

Maraknya status facebook muda mudi Papua yang menuliskan, “Malam sambut tahun baru adalah hari mabuk sedunia”, juga perlu melihat situasi mahasiswa Papua di Jawa Timur yang seakan mengaminkan hal itu.

Halley selaku pemimpin Persatuan Alumni Papua Jawa Timur mengatakan, mabuk bukan identitas Orang Papua.

“Saya selama 47 tahun hidup bersama anak Papua di Jawa Timur, saya tahu bagaimana sumber daya manusia Papua mati hanya karena mabuk,” tegasnya.

“Kita mau harap siapa lagi? Kita bangga dengan identitas Orang Asli Papua (OAP), yang membuat orang di luar kadang menganggapan OAP adalah kelas high tetapi kita sendiri tidak menjaga diri,” lanjutnya.

Orang Papua mengalami degradasi kepercayaan terhadap Tuhan dan ideologi Pancasila.

Kondisi ini memperburuk pola pikir Orang Papua dengan menganggap hal mabuk-mabukan adalah lumrah, dan akan terus dibawa sampai ke luar Papua, khususnya yang sedang belajar di Jawa Timur.

“Pola pikir ini yang harus dirubah. Harusnya bersyukur, bukan dengan mabuk-mabuk,” ucap Halley.

Anak-anak Papua yang merantau untuk belajar dan membangun masa depan, diajak untuk mampu hidup berdampingan dan saling menghargai.

Budaya Papua sangat menghormati tokoh adat, pemuka agama serta sesepuh dalam komunitas mereka.

Dalam budaya Papua, suara dari tokoh atau sesepuh dianggap sebagai arahan yang memiliki kekuatan moral dan sosial yang besar.

Sehingga lebih mudah diterima dan dilaksanakan oleh masyarakat jika dibandingkan dengan himbauan dari pihak luar.

Budaya Papua yang mengutamakan rasa hormat terhadap tokoh adat, pemuka agama, dan sesepuh telah membentuk cara pandang warga Papua terhadap pemimpin mereka.

Halley juga menekankan bahwa menjaga citra positif masyarakat Papua di perantauan adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

22 Juni 2026
Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Budaya Papua, Berikut Sedikit Kilasannya

Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Budaya Papua, Berikut Sedikit Kilasannya

22 Juni 2026
UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

22 Juni 2026
160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

Tergolong Barang Berisiko: Satgas Pasgat Amankan Senapan Angin Jenis PCP, Rencananya akan Dikirim ke Wamena

22 Juni 2026
160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

22 Juni 2026
Warning! Status PPPK Bukan Jaminan Aman, Asisten I Mimika Ingatkan Risiko Pemberhentian

Warning! Status PPPK Bukan Jaminan Aman, Asisten I Mimika Ingatkan Risiko Pemberhentian

22 Juni 2026

POPULER

  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    603 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    569 shares
    Bagikan 228 Tweet 142
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Beasiswa YPMAK Antarkan Fitalia Tumuka Raih Gelar Sarjana Hukum dan Kejar Mimpi Global

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • PPDB Hanya Melalui Empat Jalur Resmi, Kadis Pendidikan Mimika Instruksikan Tolak Titipan

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya Gelar Safari Honai, Inisiatif yang Melampaui Tugas Rutin Penjaga Keamanan

Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya Gelar Safari Honai, Inisiatif yang Melampaui Tugas Rutin Penjaga Keamanan

Dandiv Parako Pasgat Pimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan Yon Parako 481 di Mako Lanud Silas Papare

Dandiv Parako Pasgat Pimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan Yon Parako 481 di Mako Lanud Silas Papare

Ketua PB PON XX Kembalikan Rp5 Miliar ke Kejati Papua, Totalnya Sudah  Rp15 Miliar

Ketua PB PON XX Kembalikan Rp5 Miliar ke Kejati Papua, Totalnya Sudah  Rp15 Miliar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id