ADVERTISEMENT
Senin, April 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Bupati Johannes Rettob: Penetapan Tapal Batas Mimika–Deiyai Tunggu Keputusan Kemendagri

Bupati mengajak masyarakat untuk menjaga dan menempati wilayah perbatasan agar klaim dari pihak luar tidak semakin meluas. Jangan sampai kita tergoda uang sedikit lalu mengorbankan tanah kita.

25 November 2025
0
Bupati Johannes Rettob: Penetapan Tapal Batas Mimika–Deiyai Tunggu Keputusan Kemendagri

Bupati Mimika Johannes Rettob saat bertemu dengan para demonstran di Pelataran kantor DPRK Mimika, selasa 25 November 2025. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan bahwa sengketa tapal batas antara Kabupaten Mimika dan Kabupaten Deiyai telah dibahas bersama Bupati Deiyai serta Gubernur Papua Tengah.

Hal ini disampaikan Bupati Johannes ketika menemui massa Front Pemilik Hak Ulayat Mimika Wee (FPHUM) yang melakukan aksi damai di Kantor DPRK Mimika, Selasa 25 November 2025.

ADVERTISEMENT

Bupati Rettob menegaskan bahwa persoalan tapal batas kini berada pada kewenangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pemkab Mimika, kata dia, telah mengirim dua surat resmi, meminta penegasan kembali batas wilayah sesuai Undang-Undang Nomor 45 Tahun 1999 yang menetapkan luas wilayah Mimika sebesar 21.000 km².

Baca Juga

Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

Tingkatkan Pelayanan Navigasi Udara di Papua, AirNav dan Korpasgat Resmikan Tower di Oksibil

“Kabupaten lain dimekarkan, tetapi Mimika tidak pernah dimekarkan. Karena itu tidak boleh wilayah kita diambil,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat bersabar sembari menunggu undangan rapat dari Kemendagri dan menekankan pentingnya dukungan masyarakat serta DPR untuk memperjuangkan batas wilayah.

Lebih jauh Bupati Johannes menjelaskan bahwa, sejak lama pemerintah berupaya memperkuat keberadaan masyarakat di wilayah pegunungan dengan membangun fasilitas rumah namun banyak tidak ditempati.

Kendati demikian, bupati menegaskan bahwa mulai tahun depan pemerintah akan memprioritaskan program pembangunan di kawasan perbatasan, seperti Kapi Raya, Urumuka, Potowaiburu, dan Bupruka.

“Jangan kita terus tinggal di pantai. Kita harus naik ke atas untuk menjaga tanah kita,” ujar Rettob.

Ia juga meminta generasi muda untuk tinggal dan menjaga wilayah tersebut setelah pembangunan rumah rampung.

Bupati Johannes menutup pernyataan dengan mengajak masyarakat untuk menjaga dan menempati wilayah perbatasan agar klaim dari pihak luar tidak semakin meluas.

“Jangan sampai kita tergoda uang sedikit lalu mengorbankan tanah kita. Saya berkomitmen memperjuangkan ini,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

26 April 2026
Tingkatkan Pelayanan Navigasi Udara di Papua, AirNav dan Korpasgat Resmikan Tower di Oksibil

Tingkatkan Pelayanan Navigasi Udara di Papua, AirNav dan Korpasgat Resmikan Tower di Oksibil

26 April 2026
Longsor di Jalan Trans Papua: BBPJN Papua Turunkan Alat Berat, Prediksi Tuntas Dua Pekan

Longsor di Jalan Trans Papua: BBPJN Papua Turunkan Alat Berat, Prediksi Tuntas Dua Pekan

26 April 2026
Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

26 April 2026
30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

26 April 2026
Peringati Dua Agenda Besar: PPNI Gelar Aksi Kemanusiaan Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Mimika

Peringati Dua Agenda Besar: PPNI Gelar Aksi Kemanusiaan Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Mimika

26 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    630 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    587 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Karaka Mimika Kuasai Pasar Malaysia dan Singapura, Januari-April 2026 Sumbang Devisa Rp800 Juta

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Penggerebekan di Arena Lama Timika, Dua Pelaku Sabu Ditangkap, Satunya Perempuan

Penggerebekan di Arena Lama Timika, Dua Pelaku Sabu Ditangkap, Satunya Perempuan

Imbas Terganggunya Operasi Freeport, Ekonomi Papua Tengah Minus 8 Persen

Imbas Terganggunya Operasi Freeport, Ekonomi Papua Tengah Minus 8 Persen

Kondisi Cuaca di Mimika Diprediksi Labil, BMKG Peringatkan Warga Selalu Berhati-hati

Kondisi Cuaca di Mimika Diprediksi Labil, BMKG Peringatkan Warga Selalu Berhati-hati

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id