ADVERTISEMENT
Selasa, Agustus 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Ketua Lemasko Semprot Anggota DPRK Mimika: “Datang, Duduk, Dengar, Diam, Duit, Akan Surati KPK Lakukan Pemeriksaan”

Gerry juga menyoroti minimnya produktivitas dan sikap pasif anggota dewan dalam menjalankan fungsi representasi. Ia menyebut perilaku itu sebagai pola “lima D”.

25 November 2025
0
Ketua Lemasko Semprot Anggota DPRK Mimika: “Datang, Duduk, Dengar, Diam, Duit, Akan Surati KPK Lakukan Pemeriksaan”

Ketua Lemasko, Gerry Okoare melayangkan kritik keras terhadap kinerja Anggota DPRK Mimika pada saat aksi sengketa tapal batas wilayah adat Kapiraya di halaman kantor DPRD Mimika, Selasa, 25 November 2025. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Ketua Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko) Gerry Okoare melayangkan kritik keras terhadap kinerja Anggota DPR Kabupaten Mimika.

Kritik itu ia sampaikan langsung dihadapan sejumlah anggota DPRD serta Bupati dan Wakil Bupati Mimika, saat aksi mendesak pemerintah menyelesaikan sengketa tapal batas wilayah adat Kapiraya di halaman Kantor DPRD Mimika, Selasa, 25 November 2025.

ADVERTISEMENT

Gerry menegaskan bahwa para wakil rakyat telah abai terhadap aspirasi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa jabatan yang diemban dewan adalah mandat rakyat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Ini suara rakyat. Kalian itu dipilih oleh siapa? Oleh rakyat,” ujarnya lantang.

Baca Juga

Upaya Penyelundupan Amunisi Kaliber 5,56 di Bandara Tanah Merah Digagalkan Satgas pasgat 

Natalius Pigai Desak 10 Persen Saham Freeport Jadi Hak Papua Tengah

Ia kembali menegaskan, “Saya tanya kamu, kamu dipilih oleh siapa? Oleh masyarakat. Tapi apa kalian bawa aspirasi masyarakat?”

Gerry juga menyoroti minimnya produktivitas dan sikap pasif anggota dewan dalam menjalankan fungsi representasi. Ia menyebut perilaku itu sebagai pola “lima D”.

“Jangan cuma lima D. Masyarakat, lima D itu apa? Datang, Duduk, Dengar, Diam, terakhirnya Duit. Itu DPR kita yang sekarang,” kritiknya.

Selain itu, ia menyinggung lemahnya pengawasan dewan dalam pengelolaan anggaran daerah sejauh ini.

“Anggaran, atur anggaran. Anggaran apa kau atur? DPR kamu ini adalah perwakilan rakyat, tapi anggaran dibawa lari ke sana-sini,” tegasnya.

Gerry bahkan menyatakan kesiapan melaporkan dugaan penyimpangan kepada lembaga pengawas nasional. “KPK turun tangkap. Nanti saya suratin ke KPK. Periksa semua,” kata dia.

Dalam bagian lain orasinya, Gerry menekankan bahwa persoalan batas wilayah adat bukan sekadar isu teknis, tetapi menyangkut hak ulayat yang diwariskan secara turun-temurun.

“Secara hukum alam, Tuhan sudah kasih. Dari Sabang sampai Merauke semua suku punya batas-batas wilayah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa batas adat antara pegunungan dan pesisir merupakan prinsip alamiah yang harus dihormati.

“Di atas gunung, itu kau punya. Di bawah gunung, itu saya punya. Itu bukan manusia yang bikin,” tegasnya.

Gerry juga meminta pemerintah daerah dan DPRD berkomunikasi dengan pemerintah kabupaten tetangga untuk memastikan penyelesaian tapal batas tidak mengabaikan hak masyarakat adat.

“Saya minta pak Bupati, Ketua DPR, Gubernur, semua bicara. Setiap anak adat punya tempat, punya gunung, punya pantai, punya sungai. Jangan melanggar adat,” katanya.

Mengakhiri orasinya, Gerry menyampaikan bahwa masyarakat adat menginginkan penyelesaian yang adil dan menghormati martabat semua pihak.

“Hak wilayah tidak boleh diutak-atik. Kami hanya minta tempat kami dihormati,” tutupnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Upaya Penyelundupan Amunisi Kaliber 5,56 di Bandara Tanah Merah Digagalkan Satgas pasgat 

Upaya Penyelundupan Amunisi Kaliber 5,56 di Bandara Tanah Merah Digagalkan Satgas pasgat 

25 Agustus 2026

Natalius Pigai Desak 10 Persen Saham Freeport Jadi Hak Papua Tengah

25 Agustus 2026
500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

25 Agustus 2026
Karhutla di Papua Tengah Capai 396 Hektare, Kabupaten Nabire Terjadi di Tujuh Distrik

Karhutla di Papua Tengah Capai 396 Hektare, Kabupaten Nabire Terjadi di Tujuh Distrik

25 Agustus 2026
Polisi Sita 288 Liter Miras Lokal dari Penumpang KM Leuser di Pelabuhan Pomako Timika

Polisi Sita 288 Liter Miras Lokal dari Penumpang KM Leuser di Pelabuhan Pomako Timika

25 Agustus 2026
Pemkab Mimika Targetkan Pengukuran IPM Sampai Tingkat Kampung, Fokus SDM dan Ekonomi Lokal 2026

Realisasi Fisik dan Keuangan di Bawah 40 Persen, Waktu Kejar Target Tinggal Tiga Bulan

25 Agustus 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    634 shares
    Bagikan 254 Tweet 159
  • Sembilan Perempuan di Jila Mimika Dikabarkan Disandera, Seorang Ibu Dilaporkan Tewas

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • 26 Pejabat Polres Mimika Dimutasi, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Daftarnya

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Kontraktor OAP Palang Kantor BPBJ Mimika, Desak Bupati Turun Tangan

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Kontraktor OAP Palang UPBJ, Bupati Mimika: “Kalau Sudah Dipercaya, Jangan Jual Proyek”

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Polres Mimika Minta Bantuan Brimob

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Distrik Jila Berduka: Satu Warga Tewas, Satu Dilempar ke Jurang, Sembilan Perempuan Dibawa Kelompok Bersenjata

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Presdir Tony Wenas: Operasi Freeport Sumbang 77 Persen PDRB Papua Tengah, 91 Persen untuk Mimika

Presdir Tony Wenas: Operasi Freeport Sumbang 77 Persen PDRB Papua Tengah, 91 Persen untuk Mimika

Bupati Johannes Rettob: Penetapan Tapal Batas Mimika–Deiyai Tunggu Keputusan Kemendagri

Bupati Johannes Rettob: Penetapan Tapal Batas Mimika–Deiyai Tunggu Keputusan Kemendagri

Penggerebekan di Arena Lama Timika, Dua Pelaku Sabu Ditangkap, Satunya Perempuan

Penggerebekan di Arena Lama Timika, Dua Pelaku Sabu Ditangkap, Satunya Perempuan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id