ADVERTISEMENT
Jumat, Oktober 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Fluktuasi Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Sentral Timika, Pedagang Minta Pemerintah Jaga Stabilitas

23 Oktober 2025
0
Fluktuasi Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Sentral Timika, Pedagang Minta Pemerintah Jaga Stabilitas

Sejumlah komoditas yang dijual di pasar sentral Timika. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Pasar murah ada terus. Sedangkan kita yang bayar pajak hari-hari bagaimana itu? Sedangkan pasar murah kan enggak bayar pajak. Kita ini hari-hari apalagi sekarang kan kita bayar pajak”.

TIMIKA, Koranpapua.id– Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Sentral Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah mengalami fluktuasi dalam beberapa hari terakhir.

Beberapa komoditas seperti cabai dan kol mengalami penurunan harga, sementara tomat dan jeruk justru naik karena pasokan yang terbatas.

ADVERTISEMENT

Salah satu pedagang di Pasar Sentral Timika, ibu Ece, mengungkapkan bahwa harga cabai rawit kecil kini turun menjadi Rp80.000 per kilogram.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Sekarang rica (cabai) agak turun. Kita jualkan Rp80 ribu per kilo. Sebelumnya kemarin itu masih kita jual 100 ribu, 90 ribu, sekarang turun 80 ribu. Kalau ada kiriman masuk ya langsung turun, kalau tidak ada, naik lagi,” ujarnya Kamis 23 Oktober 2025.

Baca Juga

Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

Sementara itu, untuk cabai keriting, harga masih stabil di kisaran Rp90.000–Rp100.000 per kilogram. “Kalau itu tidak pernah murah, tetap saja kita jual 90 ribu, 100 ribu. Dari dulu itu jarang turun harga,” katanya.

Untuk cabai hijau, harga lebih murah, hanya sekitar Rp60.000–Rp70.000 per kilogram, sedangkan cabai merah besar turun menjadi Rp80.000 per kilogram dari sebelumnya Rp100.000.

“Sekarang agak turun harga juga. Tinggal 80 ribu kita ecer. Sebelumnya kemarin itu sama dengan ini, 100 ribu, sekarang dia turun harga,” jelasnya.

Berbeda dengan cabai, tomat merah justru naik harga, para pedagang menjual dengan harga Rp35.000 perkilogram dikarenakan kurangnya ketersediaan di pasar.

“Tomat sekarang lagi naik. Sekarang kita ecer 35 ribu. Sebelumnya kita ecer 30 ribu, 25 ribu dan sekarang 35 ribu. Tomat kosong sekarang,” kata Ibu Ece.

Namun, untuk jenis tomat bunga, harga kini justru turun menjadi Rp40.000 per kilogram karena pasokan melimpah.

“Itu tomat bunga sekarang murah. Biasanya kita jual 70 ribu, 80 ribu, sekarang tinggal 40 ribu per kilo kita jualkan. Karena sudah banyak di sini. Dulu paling susah sekali,” pungkasnya.

Untuk bawang putih dan bawang merah, pedagang menjual dengan harga relatif stabil di kisaran Rp55.000–Rp60.000 per kilogram.

Disamping itu, ibu Ece juga menyoroti maraknya pasar murah yang menurutnya berdampak pada pedagang tradisional.

“Pasar murah ada terus. Sedangkan kita yang bayar pajak hari-hari bagaimana itu? Sedangkan pasar murah kan enggak bayar pajak. Kita ini hari-hari apalagi sekarang kan naik kita bayar pajak,” ujarnya dengan nada kecewa.

Meski begitu, ia berharap pemerintah dapat menjaga kestabilan harga dan pemerataan pasokan barang agar aktivitas jual beli di pasar tradisional tetap ramai.

“Kita harap harga bisa stabil saja. Jangan sampai naik turun terus, karena pembeli juga susah kalau harga tidak menentu,” tutur ibu Ece. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

1 Oktober 2026
DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

1 Oktober 2026
Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

1 Oktober 2026
KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

1 Oktober 2026
Pemkab Mimika Siapkan Rp3 Miliar untuk Pelebaran Jalan Irigasi Petrosea-Hasanudin

Pemkab Mimika Siapkan Rp3 Miliar untuk Pelebaran Jalan Irigasi Petrosea-Hasanudin

1 Oktober 2026
Bantuan Parpol Mimika Naik 5 Kali Lipat, Anggaran 10 Partai Tembus Rp9 Miliar

Bantuan Parpol Mimika Naik 5 Kali Lipat, Anggaran 10 Partai Tembus Rp9 Miliar

1 Oktober 2026

POPULER

  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Kemenhub Diminta Terbitkan Izin Penerbangan Maskapai Full Service ke Nabire

Kemenhub Diminta Terbitkan Izin Penerbangan Maskapai Full Service ke Nabire

Pemusnahan Mahkota Burung Cenderawasih, Kemenhut RI Sampaikan Permohonan Maaf kepada Masyarakat Papua

Pemusnahan Mahkota Burung Cenderawasih, Kemenhut RI Sampaikan Permohonan Maaf kepada Masyarakat Papua

Dukung Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Mimika, WVI Bahas Kode Anggaran Bersama Pendamping Enam Distrik

Dukung Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Mimika, WVI Bahas Kode Anggaran Bersama Pendamping Enam Distrik

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id