ADVERTISEMENT
Senin, Oktober 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

TPNPB-OPM Klaim Tembak Mati Dua Intelijen di Yahukimo, TNI Sebut Korban Warga Sipil

Kolonel Chandra Kurniawan: Pernyataan OPM merupakan berita yang menyesatkan, tidak benar/hoaks, sebagai pembenaran untuk membunuh warga sipil, karena sejatinya OPM adalah penjahat kemanusiaan.

22 September 2025
0
TPNPB-OPM Klaim Tembak Mati Dua Intelijen di Yahukimo, TNI Sebut Korban Warga Sipil

Dua orang menjadi korban pembunuhan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Yahukimo, Minggu 21 September 2025. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengklaim telah menembak mati dua intelejen militer Indonesia.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui Markas Pusat Komnas TPNPB menyebutkan, penembakan dua agen intelijen militer terjadi di wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan, Minggu 21 September 2025.

Dalam rilis yang disampaikan Sebby Sambo, Juru Bicara TPNPB, disebutkan bahwa aksi tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Operasi Kodap XVI Yahukimo, Mayor Kopitua Heluka, di lokasi pertambangan emas ilegal kawasan Korowai.

“Dua orang yang kami tembak sebelumnya ditangkap dan diinterogasi. Mereka mengaku pernah mendapat pelatihan intelijen dari Kodam XVII Cenderawasih di Jayapura,” klaim Kopitua Heluka dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

Kontak Tembak dengan TNI di Nduga, Dua Orang Diduga Anggota OPM Tewas

TPNPB juga menegaskan bahwa penembakan dilakukan atas perintah Panglima Kodap XVI Yahukimo, Elkius Kobak.

Mereka menyatakan siap bertanggung jawab atas insiden itu dan meminta aparat TNI-Polri menghentikan praktik penyamaran sebagai pekerja sipil, pendulang emas ilegal, ojek, sopir, maupun pedagang di wilayah yang mereka sebut “zona merah”.

Menurut TPNPB, aksi di Yahukimo merupakan peringatan agar aktivitas pertambangan emas ilegal dihentikan dan warga non-Papua keluar dari wilayah operasi mereka.

Menanggapi klaim tersebut, Kolonel Chandra Kurniawan, Kapendam XVII Cenderawasih, membantah bahwa korban adalah intelijen militer. Ia menegaskan, kedua korban merupakan warga sipil.

“Menurut informasi yang diperoleh, OPM telah membunuh dua warga sipil, namun dapat dipastikan kedua korban bukan prajurit TNI, serta bukan intelijen militer,” tegasnya ketika dihubungi koranpapua.id, Senin 22 September 2025.

Menurutnya, pernyataan OPM merupakan berita yang menyesatkan, tidak benar/hoaks, sebagai pembenaran untuk membunuh warga sipil, karena sejatinya OPM adalah penjahat kemanusiaan.

Ia menambahkan, kronologis kejadian masih ditelusuri lebih lanjut karena terbatasnya jaringan komunikasi di lapangan.

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

24 Oktober 2026
Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

24 Oktober 2026
Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

24 Oktober 2026
Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

24 Oktober 2026
IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

24 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

24 Oktober 2026

POPULER

  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    628 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Nabire Kembali Diguncang Gempa Hari Ini, BMKG Sebut Akibat Adanya Aktivitas Sesar Anjak Weyland

Ada 2.741 Pengusaha OAP yang Terdaftar, Gubernur Dominggus Instruksikan OPD Laporkan Paket PL Melalui SIRUP

Gubernur Papua Barat: Ada Pihak yang Coba Mengutak-Atik, Pemberkasan 1.002 Honorer Sudah Final

Cinta Segitiga Berujung Maut, Polsek Mimika Baru Tangkap Pelaku Pembunuhan Berencana

Cinta Segitiga Berujung Maut, Polsek Mimika Baru Tangkap Pelaku Pembunuhan Berencana

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id