ILAGA, Koranpapua.id– Tim investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sejak Rabu 27 Agustus 2025 telah tiba di Ilaga, Papua Tengah.
Badan independen penyelidik kecelakaan transportasi udara ini, kini memulai melakukan proses investigasi terkait insiden pesawat Amole Air dengan nomor registrasi PK-PPI saat mendarat di Bandara Aminggaru Ilaga, Senin 25 Agustus 2025.
Untuk diketahui, pesawat kehilangan kendali sesaat setelah menyentuh landasan. Namun saat kejadian itu, pesawat tidak membawa penumpang.
Pada peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa, sementara pilot dan co-pilot berhasil dievakuasi dalam kondisi stabil.
Untuk kelancaran proses investigasi itu, tim KNKT mendapat pengawalan dan dukungan penuh dari Satgas Korpasgat dengan melakukan pengamanan ketat di lokasi kejadian.
“Kami memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan investigasi agar seluruh data dan bukti dapat dikumpulkan dengan baik,” ujar Letda Pas Richo Hamdan P, S.Tr, Danpos Korpasgat Ilaga.
Personel Satgas Korpasgat mendampingi tim KNKT secara langsung selama seluruh proses investigasi, mulai dari pemeriksaan lokasi kejadian.
Termasuk pengawalan saat pengumpulan serpihan, pengecekan mesin, hingga pengambilan black box (kotak hitam) yang berisi data penerbangan dan rekaman percakapan kokpit.
Tim KNKT yang dipimpin oleh investigator Ony dan Yulian juga didampingi oleh perwakilan operator, yaitu Chief Inspector PT Aviasi Amole Air, Setyo Budi Kurniawan, serta Doni Wahyu.
Selain meneliti bangkai pesawat, tim juga melakukan evaluasi terhadap fasilitas darurat Bandara, termasuk kesiapan kendaraan pemadam kebakaran.
Bandara Aminggaru Ilaga merupakan salah satu pintu masuk utama ke wilayah pegunungan Papua Tengah, yang sangat bergantung pada jalur udara sebagai moda transportasi utama.
Proses pengumpulan data awal diperkirakan berlangsung selama beberapa hari, sementara analisis menyeluruh bisa memakan waktu beberapa minggu.
KNKT akan menyampaikan laporan awal sesuai dengan standar waktu investigasi penerbangan sipil nasional.
“Kami terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan penyelidikan berjalan aman dan lancar,” tambah Danpos Korpasgat Ilaga.
Pihak Amole Air menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh proses investigasi dan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keselamatan perusahaan. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru