ADVERTISEMENT
Jumat, Agustus 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Kabar Gembira! Kementerian PKP Setuju Bangun 500 Unit Rumah Layak Huni untuk Masyarakat Fakfak

“Awalnya kita mendapat alokasi 1.000 rumah, tapi setelah saya lihat, nilainya hanya Rp20 juta per unit. Saya sampaikan, untuk Fakfak, angka itu tidak memadai,"

18 Juli 2025
0
Kabar Gembira! Kementerian PKP Setuju Bangun 500 Unit Rumah Layak Huni untuk Masyarakat Fakfak

Samaun Dahlan, Bupati Fakfak. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

FAKFAK, Koranpapua.id- Mungkin ini menjadi suatu kabar gembira untuk masyarakat Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.

Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman Republik Indonesia (PKP RI), akhirnya menyetujui pembangunan 500 unit rumah layak huni untuk masyarakat Fakfak.

ADVERTISEMENT

Informasi gembira ini disampaikan Samaun Dahlan, Bupati Fakfak ketika memberikan sambutan dalam acara syukuran terpilihnya Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat di Gereja GPI Papua Bethel, Fakfak, Rabu malam 16 Juli 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Puji Tuhan, Alhamdulillah, kemarin saya ke Kementerian Perumahan dan Permukiman membahas program rumah layak huni yang kami sebut rumah Aladin (atap, lantai, dinding) akhirnya disetujui,” ujar Bupati Samaun.

Baca Juga

Yoris Raweyai: Ratusan Pengungsi Akibat Konflik di Puncak Sulit Kembali Pulang ke Rumah

Tidak Dilengkapi Dokumen, Belasan Kilogram Daging Kerbau Asap dan Reptil Dimusnahkan

Dikatakan sesuai rencana awal, Kementerian PKP berencana membangun 1.000 unit rumah, dengan nilai Rp20 juta per unit.

Setelah melihat nilai anggaran sebesar Rp20 juta per unit rumah, maka Bupati Samau mengusulkan agar jumlah rumah yang dibangun 500 unit dengan anggaran per unitnya Rp40 juta.

“Awalnya kita mendapat alokasi 1.000 rumah, tapi setelah saya lihat, nilainya hanya Rp20 juta per unit. Saya sampaikan, untuk Fakfak, angka itu tidak memadai,” kata Bupati Samaun.

Menurutnya, pihak kementerian akhirnya menyetujui usulan peningkatan anggaran menjadi Rp40 juta per unit, dengan konsekuensi pengurangan jumlah rumah menjadi 500 unit.

“Jadi, tahun ini, saya laporkan kepada bapak gubernur, Fakfak mendapatkan 500 rumah dengan anggaran Rp40 juta per unit. Ini demi kualitas rumah yang lebih layak bagi masyarakat kita,” ujar Bupati. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Yoris Raweyai Sebut Konflik Papua Bukan Hal Baru, Perlu Ketegasan Presiden Prabowo

Yoris Raweyai: Ratusan Pengungsi Akibat Konflik di Puncak Sulit Kembali Pulang ke Rumah

7 Agustus 2026
Tidak Dilengkapi Dokumen, Belasan Kilogram Daging Kerbau Asap dan Reptil Dimusnahkan

Tidak Dilengkapi Dokumen, Belasan Kilogram Daging Kerbau Asap dan Reptil Dimusnahkan

7 Agustus 2026
Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

7 Agustus 2026
Setelah Menunggu Tiga Tahun, Akhirnya Ribuan Artefak Asal Papua di Amerika dikembalikan

Setelah Menunggu Tiga Tahun, Akhirnya Ribuan Artefak Asal Papua di Amerika dikembalikan

7 Agustus 2026
Sambut HUT RI di Mimika: 38 Regu Putri Meriahkan Gerak Jalan Kreasi, Wabup Emanuel: Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

Sambut HUT RI di Mimika: 38 Regu Putri Meriahkan Gerak Jalan Kreasi, Wabup Emanuel: Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

7 Agustus 2026
Bawa 940 Gram Ganja, Penumpang Asal Wamena Diamankan di Bandara Sentani

Bawa 940 Gram Ganja, Penumpang Asal Wamena Diamankan di Bandara Sentani

6 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    662 shares
    Bagikan 265 Tweet 166
  • Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Taruna Akpol Asal Papua Barat Daya Meninggal Dunia, Polisi Selidiki Penyebabnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Kecelakaan Tunggal di Jalan Irigasi Timika, Pengendara Kabur Tinggalkan Motor

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
PLN UP3 Sorong Targetkan Seluruh Kampung di Papua Barat Daya Terlayani Listrik Tahun 2028

PLN UP3 Sorong Targetkan Seluruh Kampung di Papua Barat Daya Terlayani Listrik Tahun 2028

Mencatat Sejarah Baru, Pesawat Airbus Mendarat Perdana di Bandara Nabire

Mencatat Sejarah Baru, Pesawat Airbus Mendarat Perdana di Bandara Nabire

Dua Terduga Penyelundup Amunisi Ilegal Ditangkap di KM Sinabung

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id