ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Freeport

Pertumbuhan Ekonomi Terburuk se- Indonesia, Mendagri Instruksikan Gubernur Meki Nawipa Belanjakan Uang Daerah untuk Pembangunan

"Angka pendapatan itu 48,71 persen, nomor satu pendapatannya, hampir 50 persen sampai Mei ini, target pendapatan APBD nya, tapi belanjanya baru sembilan persen, artinya uangnya disimpan di bank”.

26 Mei 2025
0

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id– Papua Tengah menjadi provinsi dengan tingkat pertumbuhan ekonomi terburuk se- Indonesia.

Sayangnya predikat terburuk ini terjadi di provinsi yang dikenal dengan daerah yang memiliki lokasi pertambangan PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kabupaten Mimika.

Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri yang mengetahui perkembangan ekonomi Papua Tengah menjadi yang terburuk pada kuartal I tahun 2025, mengaku heran.

Karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) Papua Tengah merupakan yang tercepat terkumpul dari provinsi lain di Indonesia sampai pada Mei 2025.

Baca Juga

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

Pertumbuhan ekonomi daerah pada kuartal I-2025 itu, terkontraksi atau minus 25,93 persen pada kuartal I-2025.

“Menyedihkan dan pertanyaan besar kita ini minus 25,93 persen, padahal pendapatan Papua Tengah ini paling tinggi,” ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025, Senin 26 Mei 2025.

Tito menjelaskan, total realisasi penerimaan asli daerah Papua Tengah per Mei telah mencapai 48,71 persen.

Namun belanja daerahnya menjadi yang terburuk di antara 38 provinsi di Indonesia, yakni baru terealisasi sebesar 9,11 persen.

Kondisi ini menandakan, uang daerah Papua Tengah hanya tersimpan di bank, tidak dibelanjakan kepala daerahnya untuk mendorong ekonomi masyarakat.

“Angka pendapatan itu 48,71 persen, nomor satu pendapatannya, hampir 50 persen sampai Mei ini, target pendapatan APBD nya, tapi belanjanya baru sembilan persen, artinya uangnya disimpan di bank,” tutur Tito.

Terkait dengan ini, Mendagri meminta Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa untuk segera membelanjakan uang daerahnya untuk pembangunan.

Karena menurutnya, tanpa belanja daerah, dipastikan ekonomi tidak akan bisa bergerak dan mencapai pertumbuhan yang tinggi.

“Saya minta pak gubernur, saya tahu orang pintar juga, mantan Bupati Paniai, mantan pilot, sekolahnya pernah di luar negeri. Ini tugas pak Meki, kerja keras dorong belanjanya jangan sembilan persen, ini sudah bulan Mei,” tegas Tito.

Selain Papua Tengah, Tito juga menyinggung daerah lain yang ekonominya jauh di bawah pertumbuhan ekonomi Nasional pada kuartal I-2025 yang hanya sebesar 4,87 persen.

Daerah itu ialah daerah yang ekonominya di bawah 4 persen seperti, Provinsi Papua 3,91 persen, Papua Pegunungan 3,02 persen dan Nusa Tenggara Barat minus 1,47 persen. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

7 Oktober 2026
Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

7 Oktober 2026
200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

7 Oktober 2026
Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

7 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    720 shares
    Bagikan 288 Tweet 180
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post

Kabar Gembira, Gubernur Meki Nawipa Gratiskan 40 Ribu BPJS untuk Warga se-Tanah Papua

Dokumen Rekomendasi Pimpinan MRP se- Tanah Papua Diserahkan ke Tim Akademisi UNCEN dan UNIPA

Dokumen Rekomendasi Pimpinan MRP se- Tanah Papua Diserahkan ke Tim Akademisi UNCEN dan UNIPA

Tingkatkan Akuntabilitas, Aparat Kampung di Distrik Iwaka Dibekali Regulasi Pengelolaan Arsip Dinamis

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id