ADVERTISEMENT
Jumat, November 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Polisi Kantongi Pelaku Pembunuhan Pilot Helikopter, Perintakola Lokbere Masuk DPO

Peristiwa yang dialami oleh WNA tentu akan menarik perhatian masyarakat Internasional, sehingga pemerintah Indonesia harus merespon dan memastikan terkait kejadian dan motifnya.

14 Agustus 2024
0
Polisi Kantongi Pelaku Pembunuhan Pilot Helikopter, Perintakola Lokbere Masuk DPO

AKBP I Komang Budiartha, Kapolres Mimika, didampingi Kombes Pol. Bayu Suseno Kasatgas Ops Damai Cartenz, dan Ketua Komnas HAM RI perwakilan Papua, Frits B. Ramandey saat jumpa pers. Rabu, 14 Agustus 2024 (fdoto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Satgas Damai Cartenz dan Polres Mimika berhasil mengantongi identitas pelaku penembakan terhadap Mr. Glen Malcolm Conning, Pilot helikpoter di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Hal ini disampaikan AKBP I Komang Budiartha, Kapolres Mimika didampingi Kasatgas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Bayu Suseno dalam jumpa pers di Mako Brimob Timika, 14 Agustus 2024.

Dalam kesempatan itu juga dihadiri Frits B. Ramandey, Ketua Komnas HAM RI Perwakilan Papua.

Dikatakan Kapolres, pelaku penembakan diduga berjumlah lima orang yang merupakan anak buah Egianus Kogoya KKB Nduga.

Baca Juga

Satgas Pasgat Kenyam Beli Hasil Kebun Warga, Pererat Hubungan dengan Masyarakat Nduga

BRIDA Mimika Usung Dua Inovasi di IGA 2026, Ini Manfaatnya

Satu dari lima pelaku atas nama Perintahkola Lokbere alias Malas Gwijangge sudah ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolres menyebutkan untuk DPO Perintakola Lokbere diketahui pernah terlibat dalam kasus pembantian karyawan PT. Istaka Karya pada tanggal 2 Desember di Distik Yigi, Kabupaten Nduga.

Selain terlibat pembantaian karyawan, Perintakola Lokbere juga ikut terlibat dalam penyanderaan pilot dan pembakaran pesawat Susi Air pada tanggal 7 Februari 2023 di Distrik Paro, Kabupaten Nduga.

Pada kesempatan yang sama Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno membeberkan bahwa, para pelaku merupakan anak buah KKB pimpinan Egianus Kogoya.

“Mereka ini aktif melakukan gangguan Kamtibmas di wilayah Nduga,” ungkapnya.

Terkait dengan motif pembunuhan terhadap Glen Malcolm Conning, Bayu mengatakan bahwa sampai sekarang belum diketahui apa yang menjadi latar belakang pembunuhan itu.

“Kita belum ketahui apa yang menjadi motifnya, apakah ada permasalahan dengan proyek ataukah dengan penerbangan atau dengan masyarakat di Distrik Alama,” jelas Bayu.

Menurutnya dengan ditetapkan Perintakola Lokbere sebagai DPO maka pihaknya akan lakukan penyelidikan dan penegakan hukum. Sementara empat pelaku lainnya masih dilakukan pendalaman.

Sementara itu Frits Ramanday, Ketua Komnas HAM RI Perwakilan Papua mengatakan, terkait kasus ini pihaknya masih dalam proses investigasi.

“Nanti kami akan umumkan, namun yang terpenting adalah sekarang pemulihan pasca kejadian ini, itu yang harus segera diambil langkah segera,” sarannya.

Untuk pasca kejadian, kata Frits, tidak hanya sebatas pemulihan keamanannya, tapi juga pemulihan pelayanan bagi masyarakat di Alama.

“Karena ketika kami cek di Puskesmas itu setiap hari lebih dari 50 orang yang berobat. Kita juga jangan lupa bahwa pasca kejadian ini tenaga kesehatan harus mendapatkan pemulihan,” tandasnya.

Terkait dengan itu, Frits meminta pimpinan daerah segera berkoordinasi dengan Kapolres untuk mengirim tenaga psikolog untuk melakukan trauma healing.

Menurutnya, Komnas HAM berkepentingan pasca kejadian ini agar pelayanan publik jangan terhenti.

“Komnas HAM mendorong pelayanan ke masyarakat sipil, pimpinan daerah harus mengambil langkah cepat dan ini tidak menjadi tanggungjawab Satgas Damai Cartenz dan Polres Mimika,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa peristiwa yang dialami oleh Warga Negara Asing (WNA) tentu akan menarik perhatian masyarakat Internasional, sehingga pemerintah Indonesia harus merespon dan memastikan terkait kejadian dan motifnya.

“Kita sesalkan terjadinya peristiwa ini karena ada otoritas-otoritas yang kemudian tidak melakukan antisipasi bahwa ada peristiwa yang sedang terjadi,” timpalnya

“Mestinya para pekerja WNA harusnya diberikan batasan untuk tidak secara bebas bekerja di sekitar daerah-daerah rawan,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Kenyam Beli Hasil Kebun Warga, Pererat Hubungan dengan Masyarakat Nduga

Satgas Pasgat Kenyam Beli Hasil Kebun Warga, Pererat Hubungan dengan Masyarakat Nduga

5 November 2026
BRIDA Mimika Usung Dua Inovasi di IGA 2026, Ini Manfaatnya

BRIDA Mimika Usung Dua Inovasi di IGA 2026, Ini Manfaatnya

5 November 2026
Mimika Usung SA ANTAR KO dan AMOLE Dinsos di IGA 2026

Mimika Usung SA ANTAR KO dan AMOLE Dinsos di IGA 2026

5 November 2026
Anggaran KKT II Mimika Melebihi Pagu, Wabup Minta Evaluasi

Anggaran KKT II Mimika Melebihi Pagu, Wabup Minta Evaluasi

5 November 2026
Kejari Mimika Limpahkan Kasus Korupsi Gerai Maritim ke Pengadilan Tipikor Jayapura

Kejari Mimika Limpahkan Kasus Korupsi Gerai Maritim ke Pengadilan Tipikor Jayapura

5 November 2026
Pemkab Mimika Presentasikan Dua Inovasi Pelayanan Publik di Kemendagri dalam IGA 2026

Pemkab Mimika Presentasikan Dua Inovasi Pelayanan Publik di Kemendagri dalam IGA 2026

5 November 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • 28 Ibu Hamil di Mimika Positif HIV, 24 Orang Telah Jalani Pengobatan ARV

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • ASN Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika, Pisau Masih Tertancap

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Dua Pekerja Sumur di Mimika Tewas Saat Hendak Memperdalam Sumur

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Sehari Setelah Jadi Tersangka, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Empat Pejabat Polres Mimika Dirotasi, AKP Budi Santoso Dipindahkan ke Polda Papua

Kapolres Mimika Ingatkan Perwira Polisi Harus Tunjuk Teladan yang Baik Saat Bertugas

FKDM Mimika Sebut Banyak Lakalantas yang Masuk RSUD Disebabkan Minuman Keras

Jelang Pilkada 2024, FKDM Serukan Jaga Kamtibmas Mimika Tetap Kondusif

Pelayanan Kesehatan di Alama Dihentikan, Komnas HAM Pertanyakan Sikap Pemkab Mimika

Pelayanan Kesehatan di Alama Dihentikan, Komnas HAM Pertanyakan Sikap Pemkab Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id