TIMIKA, Koranpapua.id – Asosiasi Majelis Rakyat Papua (MRP) Se-Tanah Papua kembali melakukan pertemuan di Manokwari, Papua Barat selama dua hari, Kamis 2 Mei sampai Jumat 3 Mei 2024.
Pertemuan yang dibuka secara resmi oleh Koordinator Asosiasi MRP Se- Tanah Papua, Agustinus Anggaibak untuk menyusun kajian akademik sebagai tindak lanjut dari 23 butir kesepakatan yang ditetapkan sebelumnya di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
“Untuk maksud tersebut kami harapkan tim kerja tenaga ahli dan para akademisi dapat memberikan kajian terkait 23 butir keputusan dengan skala prioritas yang akan disepakati oleh pimpinan MRP Se- Tanah Papua,” harapnya.
Agustinus mengatakan, kajian akademik nantinya akan dibawa untuk diperjuangkan ke pemerintah pusat.
Menurutnya, tuntutan Orang Asli Papua (OAP) untuk menjadi tuan di negerinya sendiri merupakan suatu yang sangat urgen.
Masyarakat se-Tanah Papua sangat menaruh kepercayaan dan perhatian kepada lembaga MRP, untuk memperjuangkan dan memproteksi hak-hak dasar OAP, terutama hak politik dan hak ekonomi, hak sosial budaya, hak adat, dan Hak Asasi Manusia (HAM) secara umum.
“Kami harapkan dukungan dan keseriusan dari tim kajian argumentasi akademik, untuk melengkapi data-data yang dibutuhkan dalam mendukung aspirasi OAP ke pemerintah pusat,” katanya.
Pada kesempatan itu, Agus menyampaikan, Asosiasi MRP akan melakukan Rakor ke-3 pada Februari tahun 2025 dan bertempat di Provinsi Papua Barat.
“Sebagai Koordinator MRP Se-Tanah Papua, kami sampaikan kepada pimpinan MRP Papua Barat sekaligus sebagai Sekretaris Asosiasi MRP Se-Tanah Papua kiranya berkenan menjadi tuan rumah untuk kegiatan Rakor nanti,”ujar Agustinus.
Agustinus berharap agar semua pimpinan dan anggota MRP Se-Tanah Papua dapat mensosialisasikan 23 point yang telah disepakati dan diputuskan oleh Asosiasi MRP kepada masyarakat di seluruh Papua, baik OAP maupun non OAP yang ada di setiap kabupaten/kota di provinsi masing-masing.
“Saya selaku Ketua MRP Provinsi Papua Tengah, sekaligus sebagai Koordinator Asosiasi MRP Se-Wilayah Papua, atas perhatian dan kerjasamanya, dihaturkan terima kasih. Kalau bukan MRP, siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua MRP Provinsi Papua Barat, Judson F. Waprak mengatakan pertemuan ini untuk membahas agenda penetapan prioritas pengusulan aspirasi OAP.
Termasuk Menyusun argumentasi akademik aspirasi OAP yang diprioritaskan untuk selanjutnya diserahkan ke pemerintah pusat. (Redaksi)










