TIMIKA, Koranpapua.id – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mendorong siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 75 Mimika, untuk berani mengejar cita-cita, termasuk menjadi anggota TNI dan melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan.
Pesan itu disampaikan Lucky saat mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 75 Mimika, Kamis 15 Oktober 2026.
Dalam kunjungan itu, ia melihat langsung kegiatan belajar-mengajar dan berbincang dengan para siswa.
Saat sesi tanya jawab, sejumlah siswa bercerita tentang cita-cita mereka. Ada yang ingin menjadi anggota TNI, kuliah di Universitas Pertahanan (Unhan), masuk sekolah kedinasan, hingga bekerja di bidang kesehatan.
Menanggapi keinginan tersebut, Kogabwilhan III menyatakan siap mendukung pengembangan kemampuan siswa. Salah satunya melalui penyediaan fasilitas olahraga untuk membantu mereka mempersiapkan diri menghadapi seleksi sekolah kedinasan maupun institusi pertahanan dan keamanan.
Dukungan ini juga menyasar siswa SMA yang diperkirakan lulus pada 2028. Mereka diharapkan bisa mempersiapkan kemampuan akademik, fisik, dan mental sejak dini.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala BBPPKS Regional VI Maluku dan Tanah Papua Kementerian Sosial, Jhon H. Mampioper, serta Bupati Intan Jaya Aner Maisini.
Hadir pula Asisten II Bidang Perekonomian dan Keuangan Setda Mimika Santi Sondang, Kepala Dinas Sosial Mimika Hasan Kemong, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 75 Mimika Ajeng Wulandari, dan Sekretaris Dinas Sosial Mimika Emelia Catrece Samaran.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Mimika telah menyiapkan lahan seluas 85 hektare di Jalan Iwaka untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat.
Kepala Dinas Sosial Mimika Hasan Kemong menjelaskan, lahan tersebut sudah dibersihkan dan disiapkan untuk pembangunan yang direncanakan oleh pemerintah pusat. Pembangunan diperkirakan mulai dalam tiga minggu mendatang.
Kepala BBPPKS Regional VI Maluku dan Tanah Papua, Jhon H. Mampioper, mengapresiasi kunjungan tersebut.
Menurut dia, kehadiran pimpinan TNI dapat menambah semangat siswa dan guru dalam menjalankan kegiatan belajar-mengajar.
Ia berharap dukungan terhadap pembangunan Sekolah Rakyat juga diberikan di sejumlah daerah lain di Tanah Papua, seperti Intan Jaya, Tolikara, Pegunungan Bintang, Mappi, Merauke, dan Maybrat.
Jhon juga menilai dukungan TNI, Polri, dan pemerintah daerah penting untuk menjaga situasi tetap kondusif agar pembangunan fasilitas pendidikan dan kegiatan belajar-mengajar berjalan lancar.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 75 Mimika, Ajeng Wulandari, turut menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Ia berharap kunjungan tersebut membuat siswa semakin semangat belajar dan berusaha meraih cita-cita.
Sementara itu, Bupati Intan Jaya Aner Maisini berharap program Sekolah Rakyat juga bisa dikembangkan di wilayahnya.
Dengan begitu, anak-anak di Intan Jaya memiliki kesempatan lebih baik untuk mendapatkan pendidikan dan mengembangkan kemampuan mereka.
Program Sekolah Rakyat diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak Papua untuk memperoleh pendidikan yang layak dan mempersiapkan masa depan mereka. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










