ADVERTISEMENT
Sabtu, Oktober 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

BRIDA Mimika Siapkan Model Koperasi untuk Gerakkan Ekonomi Wilayah Terpencil

Kondisi geografis dan keterbatasan akses di wilayah terpencil membuat model pengembangan ekonomi tidak bisa disamakan dengan wilayah perkotaan.

3 Oktober 2026
0
BRIDA Mimika Siapkan Model Koperasi untuk Gerakkan Ekonomi Wilayah Terpencil

Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika bersama Institut Jambatan Bulan (IJB) melakukan Kajian Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Koperasi di Wilayah Terpencil Tahun 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Kabupaten Mimika menyiapkan model koperasi yang tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga menjadi penggerak rantai ekonomi masyarakat di wilayah terpencil.

Model tersebut disusun Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika bersama Institut Jambatan Bulan (IJB) melalui Kajian Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Koperasi di Wilayah Terpencil Tahun 2026.

Kajian yang mencakup Distrik Jila, Agimuga dan Mimika Barat itu dipaparkan dalam seminar akhir di Aula Lantai III Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mimika, Jumat 2 Oktober 2026.

Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Petrus Pali Amba, yang mewakili Bupati Mimika, mengatakan pembangunan ekonomi harus menjangkau masyarakat di pesisir, pedalaman hingga pegunungan.

Baca Juga

HKTI Papua Tengah Dorong Petani Lokal Jadi Pemasok MBG

HKTI Papua Tengah Resmi Dilantik, Pengurus Diminta Jangan Sibuk Rapat dan Lupakan Petani

Menurut dia, kondisi geografis dan keterbatasan akses di wilayah terpencil membuat model pengembangan ekonomi tidak bisa disamakan dengan wilayah perkotaan.

“Model usaha yang dapat berjalan di perkotaan belum tentu sesuai untuk kampung yang akses transportasi dan pasarnya terbatas,” ujarnya.

Ketua Tim Peneliti IJB, Dr. Abu Bakar, mengatakan kajian tersebut dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat, koperasi, pemerintah distrik dan kampung, tokoh adat, kelompok usaha serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Dari kajian tersebut ditemukan sejumlah persoalan yang masih dihadapi koperasi di wilayah terpencil, mulai dari tata kelola, administrasi, sumber daya manusia, permodalan, partisipasi anggota, transportasi hingga pemasaran.

Di sisi lain, setiap distrik memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan.

Jila memiliki potensi kopi, buah merah, bawang merah, cabai, sayuran, peternakan, perikanan dan hasil hutan.

Sementara Agimuga memiliki komoditas potensial berupa kopi robusta, padi gogo, petatas, kacang tanah, jagung, buah-buahan dan tanaman perkebunan.

Adapun Mimika Barat memiliki potensi utama di sektor perikanan dan sagu, dengan komoditas seperti kakap atau kerapu, cumi-cumi, udang dan kepiting bakau.

Abu Bakar mengatakan model koperasi yang dirumuskan tidak berhenti pada aktivitas jual beli hasil produksi masyarakat.

Koperasi diarahkan menjadi penghubung antara produksi masyarakat dan pasar, mulai dari pengumpulan hasil, pengolahan, penyimpanan, transportasi hingga pemasaran.

Dengan pola tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya menjual produk dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga memperoleh nilai tambah dari proses pengolahan dan pemasaran.

“Penguatan koperasi harus dimulai dari kelembagaannya, kemudian dikembangkan unit usaha produktif yang sesuai dengan potensi dan kemampuan masyarakat,” jelas Abu Bakar.

Berdasarkan hasil kajian, Distrik Jila direkomendasikan sebagai lokasi awal atau pilot project. Pengembangan tahap awal akan difokuskan pada komoditas kopi, sekaligus memperkuat sistem pengumpulan, pengolahan, logistik dan pemasaran.

Penerapan model tersebut dirancang melalui roadmap selama tiga tahun. Tahap awal diarahkan pada pembenahan kelembagaan dan sumber daya manusia, dilanjutkan dengan pengembangan usaha produktif dan rantai pasok.

Tahap berikutnya mencakup perluasan kemitraan, pembiayaan dan akses pasar.

Hasil kajian tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi BRIDA Mimika dalam merumuskan kebijakan pembangunan berbasis riset dan inovasi.

Model ini juga membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, koperasi, masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha dan lembaga keuangan.

Dengan demikian, koperasi di wilayah terpencil diharapkan tidak hanya menjadi lembaga ekonomi kampung, tetapi mampu menghubungkan potensi lokal dengan pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah yang kembali kepada masyarakat. (*)

Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

HKTI Papua Tengah Resmi Dilantik, Pengurus Diminta Jangan Sibuk Rapat dan Lupakan Petani

HKTI Papua Tengah Resmi Dilantik, Pengurus Diminta Jangan Sibuk Rapat dan Lupakan Petani

3 Oktober 2026
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

3 Oktober 2026
BNNP Papua Musnahkan 66,47 Gram Ganja Hasil Pengungkapan di Bandara Sentani

BNNP Papua Musnahkan 66,47 Gram Ganja Hasil Pengungkapan di Bandara Sentani

2 Oktober 2026
Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

2 Oktober 2026
Dapur MBG di Mimika Disuspensi 8 Bulan, Sebelumnya Layani Lima Sekolah

Dapur MBG di Mimika Disuspensi 8 Bulan, Sebelumnya Layani Lima Sekolah

2 Oktober 2026
PT Freeport Dorong Mama-Mama SP 9 dan SP 12 Olah Pangan Lokal

PT Freeport Dorong Mama-Mama SP 9 dan SP 12 Olah Pangan Lokal

2 Oktober 2026

POPULER

  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id