TIMIKA, Koranpapua.id – Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Papua Djimmy Yomaiwi Douw mendorong dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Mimika melibatkan masyarakat sekitar sebagai pemasok bahan pangan.
Hal itu disampaikan Djimmy saat menghadiri launching seremonial SPPG di Kabupaten Mimika, Jumat 2 Oktober 2026. Menurutnya, kebutuhan pangan SPPG yang cukup besar dapat menjadi peluang ekonomi bagi petani, peternak, pedagang, dan pelaku usaha lokal.
Djimmy mengatakan satu dapur rata-rata dapat melibatkan sekitar 15 pemasok. Karena itu, pengadaan bahan pangan harus dilakukan secara proporsional dan tidak didominasi satu pemasok.
Ia juga meminta pengelola mengutamakan bahan pangan yang tersedia di sekitar dapur. Kebutuhan seperti telur, sayuran dan lauk dapat dipasok masyarakat setempat sekaligus meningkatkan pendapatan mereka.
Selain pengadaan pangan, KPPG Papua terus mengevaluasi pelaksanaan program pemenuhan gizi di sekolah. Partisipasi peserta didik di sejumlah sekolah di Mimika disebut meningkat dari sekitar 20 persen hingga mencapai 99 persen.
Djimmy berharap keberadaan SPPG tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pemasok lokal. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru










