BOVEN DIGOEL, Koranpapua.id – Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG 2026 Pos Tanah Merah mendonorkan darah di RSUD Boven Digoel, Papua Selatan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan darah bagi masyarakat di wilayah perbatasan.
Kegiatan yang dipimpin Lettu Pas Yusen Stiyo itu dilakukan secara sukarela. Sebelum donor, para prajurit menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi tubuh memenuhi syarat sebagai pendonor.
Proses donor berlangsung dengan pengawasan tenaga medis RSUD Boven Digoel dan mengikuti prosedur kesehatan yang berlaku.
Darah yang terkumpul diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan transfusi bagi pasien yang membutuhkan, termasuk korban kecelakaan dan pasien dengan kondisi medis tertentu.
Pihak RSUD Boven Digoel menyambut baik partisipasi Satgas Pasgat. Donor darah tersebut dinilai menjadi bentuk sinergi antara aparat keamanan dan fasilitas kesehatan dalam membantu masyarakat.
Lettu Pas Yusen Stiyo mengatakan kehadiran prajurit di wilayah perbatasan tidak hanya berkaitan dengan tugas pengamanan, tetapi juga kepedulian terhadap masyarakat.
“Kehadiran kami di perbatasan bukan hanya menjaga tanah air, tetapi juga menjaga kehidupan saudara-saudara kami,” ujarnya Kamis 24 September 2026.
Setetes darah yang kami sumbangkan adalah tanda bahwa kami peduli, kami hadir, dan kami siap berbagi untuk keselamatan warga Boven Digoel,” sambung dia.
Satgas Pasgat Pos Tanah Merah menyatakan akan terus berupaya hadir dalam kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat selama menjalankan tugas di wilayah perbatasan. (Redaksi)







