YAHUKIMO, Koranpapua.id– Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pasgat) RI–PNG Pos Yahukimo menggelar aksi sosial pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di sekitar wilayah Bandar Udara Yahukimo.
Kegiatan yang belangsung pada Kamis 20 Agustus 2026 menjadi wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Udara terhadap masyarakat pedalaman Papua, sekaligus mengisi semangat kemerdekaan dengan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Aksi sosial kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Komandan Pos (Danpos) Satgas Pasgat Pos Yahukimo, Letda Pas Rifky Nanda Hidayat, S.Tr.Han., bersama tim kesehatan Satgas Pasgat.
Untuk kesuksesan dan kelancaran, kegiatan ini dan dirancang khusus untuk menjangkau wilayah Bandara yang menjadi urat nadi transportasi serta akses utama masyarakat setempat.
Layanan kesehatan cuma-cuma diberikan kepada tiga kelompok utama di wilayah bandara: petugas Bandara, penumpang, dan masyarakat setempat.
Pemeriksaan fisik umum, skrining penyakit termasuk tekanan darah dan deteksi dini penyakit endemik seperti malaria, serta pengobatan dan pemberian obat secara langsung menjadi pelayanan yang disediakan tim medis di lapangan.
Kehadiran Satgas Pasgat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Warga tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan.
Keamanan penerbangan di wilayah tersebut semakin terjamin melalui pemeriksaan kesehatan petugas dan kru, serta semakin mempererat kemanunggalan TNI–rakyat.
Semangat kemerdekaan ke-81 pun diwujudkan bukan hanya dengan upacara, melainkan melalui aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah penugasan.
“Kehadiran prajurit Satgas Pasgat tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan perbatasan, tetapi juga hadir di tengah-tengah masyarakat untuk meringankan beban saudara-saudara kita,” ujar Rifky Nanda Hidayat, Danpos Satgas Yahukimo.
Dikatakan, bertepatan dengan momen peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Satgas Pasgat ingin membuktikan bahwa kemerdekaan bukan sekadar kata-kata, melainkan diisi dengan tindakan nyata.
“Melayani, membantu, dan menyejahterakan rakyat, khususnya masyarakat di wilayah Yahukimo yang sangat membutuhkan akses kesehatan yang lebih dekat,” pungkasya. (Redaksi)







