ADVERTISEMENT
Selasa, April 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

300 Aparat Gabungan TNI-Polri Diterjunkan, Amankan Aksi Demo Front Rakyat Papua di Timika

Seluruh personel diinstruksikan mengedepankan pendekatan humanis, dan untuk massa aksi di himbau untuk menyampaikan aspirasi dengan baik.

7 April 2026
0
300 Aparat Gabungan TNI-Polri Diterjunkan, Amankan Aksi Demo Front Rakyat Papua di Timika

Massa Front Rakyat Papua Timika saat melakukan long march dari Timika Indah menuju gedung DPRK Mimika, Selasa 7 April 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Ratusan massa yang tergabung dalam Front Rakyat Papua (FRP) menggelar aksi demo damai di Timika, Rabu 7 April 2026.

Sejak pagi hari massa mulai berkumpul di sekitaran Bundaran Eme Neme Yauware, Jalan Budi Utomo dan menyampaikan sejumlah tuntutan.

ADVERTISEMENT

Massa kemudian melakukan long march ke gedung DPR Kabupaten Mimika di Jalan Cenderawasih.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam aksi tersebut massa juga membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan menolak investasi, termasuk menolak militerisme di Papua.

Baca Juga

Bertemu Tokoh Masyarakat Adat Mee Pago, Kementerian HAM Kirim Tim ke Dogiayai

Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

Adapun sejumlah tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut yakni,  mulai dari persoalan buruh, lingkungan, masyarakat adat, hingga kondisi rakyat kecil.

Massa aksi menyoroti PT Freeport, MRP dan pengembalian Otonomi Khusus (Otsus), serta hak menentukan nasib sendiri.
‎‎Wegobi Pigai dalam orasinya menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan dan perlawanan terhadap berbagai kebijakan yang dinilai belum berpihak kepada rakyat Papua.

‎‎“Kami turun hari ini untuk menyuarakan bahwa tanah ini adalah milik kami. 59 tahun sudah Freeport hadir, tetapi rakyat masih hidup dalam kesulitan. Kami minta keadilan, kami minta hak kami dikembalikan,” tegas Wegobi.

Untuk mengamankan pelaksanaan aksi demo tersebut, sebanyak 300 personel gabungan TNI dan Polri disiagakan.

Aparat keamanan melakukan pengaturan di sejumlah titik guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel Polres Mimika bersama unsur TNI dari Yonif, Kodim, serta Brimob Batalyon B.

“Untuk kegiatan hari ini, kami dari Polres Mimika bersama TNI dan Brimob melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa pada 7 April 2026 dengan sasaran di Kantor DPRK Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Ia menjelaskan, total 300 personel ditempatkan di empat titik yang menjadi lokasi kumpul massa sebelum bergerak menuju DPRK.

Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan pihak DPRK Mimika untuk menerima perwakilan massa aksi guna menyampaikan aspirasi secara langsung.

“Kami harapkan pelaksanaan aksi hari ini dapat berjalan aman dan tertib serta tidak mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di Kabupaten Mimika,” tambahnya.

Dalam pengamanan tersebut, seluruh personel diinstruksikan mengedepankan pendekatan humanis, dan untuk massa aksi di himbau untuk menyampaikan aspirasi dengan baik.

“Kami menekankan pendekatan humanis dalam pelayanan. Selain itu, kami mendorong agar aspirasi disampaikan melalui audiensi dengan DPRK agar dapat tersalurkan dengan baik dan menghindari potensi gangguan keamanan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Bertemu Tokoh Masyarakat Adat Mee Pago, Kementerian HAM Kirim Tim ke Dogiayai

7 April 2026
Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

7 April 2026
Polres dan Pemda Nabire akan Evaluasi Organisasi yang Tidak Jelas Legalitasnya

Polres dan Pemda Nabire akan Evaluasi Organisasi yang Tidak Jelas Legalitasnya

7 April 2026
Parade Paskah PGGM di Timika Jadi Simbol Persatuan Lintas Agama

Parade Paskah PGGM di Timika Jadi Simbol Persatuan Lintas Agama

7 April 2026
300 Aparat Gabungan TNI-Polri Diterjunkan, Amankan Aksi Demo Front Rakyat Papua di Timika

300 Aparat Gabungan TNI-Polri Diterjunkan, Amankan Aksi Demo Front Rakyat Papua di Timika

7 April 2026
Si Jago Merah Mengamuk di SP6 Timika, Dua Unit Rumah Rata dengan Tanah

Si Jago Merah Mengamuk di SP6 Timika, Dua Unit Rumah Rata dengan Tanah

7 April 2026

POPULER

  • Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    632 shares
    Bagikan 253 Tweet 158
  • Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Pemkab Mimika Tetapkan WFH Setiap Jumat, Berikut Daftar Pejabat dan Unit Kerja yang Tetap Bekerja di Kantor

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Polisi Data 145 Warga Tembagapura yang Melayat Almarhum Junius Magai

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Parade Paskah PGGM di Timika Jadi Simbol Persatuan Lintas Agama

Parade Paskah PGGM di Timika Jadi Simbol Persatuan Lintas Agama

Polres dan Pemda Nabire akan Evaluasi Organisasi yang Tidak Jelas Legalitasnya

Polres dan Pemda Nabire akan Evaluasi Organisasi yang Tidak Jelas Legalitasnya

Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id