ADVERTISEMENT
Rabu, Maret 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kepolisian

Kapolres Mimika: Pemalangan Terjadi Karena ‘Masalah Perut’, Harus Segera Ada Kepastian

“Polisi bukan musuh, kami adalah mitra. Aspirasi bisa disampaikan tanpa harus anarkis, karena semua bisa didiskusikan untuk mencari solusi terbaik”.

25 Maret 2026
0
Ratusan Pendulang Kembali Tutup Jalan Ahmad Yani Timika

Kapolres Mimika, AKBP Billiyandha Hildario Budiman. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Kapolres Mimika, AKBP Billiyandha Hildario Budiman, menegaskan aksi pemalangan jalan oleh ratusan pendulang emas di Timika dipicu oleh ketidakpastian penjualan hasil dulang.

Kapolres berpendapat untuk mengatasi persoalan ini, perlu segera dicarikan solusi melalui dialog bersama pemerintah.

ADVERTISEMENT

“Intinya mereka menanyakan kepastian, kapan toko atau pembeli emas ini bisa menerima hasil dulang mereka,” ujarnya menanggapi aksi pemalangan Jalan Ahmat Yani oleh ratusan pendulang, sejak Selasa 24 Maret hingga Rabu 25 Maret 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Aksi pemalangan di Jalan Ahmad Yani, tepatnya mulai dari pertigaan Kantor Polisi Militer (POM) hingga tembusan Gorong-gorong, selain memblokade jalan, massa juga melakukan pembakaran ban sebagai bentuk protes.

Baca Juga

Refleksi Setahun Kepemimpinan, Rettob–Kemong Paparkan Capaian Pembangunan Mimika

TPNPB-OPM Tawarkan Opsi kepada Prabowo, Buka Perundingan atau Perang Berlanjut

Kapolres menjelaskan bahwa persoalan ini tidak hanya terjadi di Mimika, tetapi juga telah menjadi isu nasional.

Karena itu, pihak kepolisian mengambil langkah fasilitasi agar permasalahan dapat dibahas secara resmi bersama pemerintah daerah.

“Kami sudah menyarankan kepada koordinator aksi untuk menyurat kepada kami. Nanti akan kami fasilitasi ke pemerintah, dalam hal ini DPRK, agar dilakukan audiensi dan ditemukan solusi,” jelasnya.

Menurutnya, salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan adalah menghadirkan wadah seperti koperasi agar hasil dulang masyarakat memiliki kepastian penyerapan.

Ia juga menekankan bahwa persoalan ini berkaitan langsung dengan kebutuhan hidup masyarakat, sehingga harus ditangani secara bijak.

Menanggapi aksi pemalangan yang kerap berulang dan mengganggu masyarakat umum, Kapolres mengimbau para pendulang agar tidak melakukan tindakan anarkis.

“Polisi bukan musuh, kami adalah mitra. Aspirasi bisa disampaikan tanpa harus anarkis, karena semua bisa didiskusikan untuk mencari solusi terbaik,” tegasnya.

Pihak kepolisian berharap dalam waktu dekat dapat memfasilitasi pertemuan antara perwakilan pendulang dan pemerintah daerah guna mendapatkan solusi yang adil dan berkelanjutan.

Untuk diketahui ratusan warga yang menggantungkan hidup dari aktivitas dulang tradisional itu memblokade Jalan Ahmad Yani, karena dipicu oleh kekecewaan terhadap satu toko emas yang belum juga membeli hasil dulangan mereka.

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Refleksi Setahun Kepemimpinan, Rettob–Kemong Paparkan Capaian Pembangunan Mimika

Refleksi Setahun Kepemimpinan, Rettob–Kemong Paparkan Capaian Pembangunan Mimika

25 Maret 2026
Hari Air Sedunia 2026: Pertamina Bangun Tujuh Sumur Bor di Jayapura dan Merauke, Melayani  4.585 Jiwa

Hari Air Sedunia 2026: Pertamina Bangun Tujuh Sumur Bor di Jayapura dan Merauke, Melayani  4.585 Jiwa

25 Maret 2026

TPNPB-OPM Tawarkan Opsi kepada Prabowo, Buka Perundingan atau Perang Berlanjut

25 Maret 2026
Gempa di Rusia Picu Peringatan Tsunami untuk Wilayah Utara Papua, Mimika Dipastikan Aman

Mimika Masuk Masa Peralihan Musim, BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem

25 Maret 2026
Ratusan Pendulang Kembali Tutup Jalan Ahmad Yani Timika

Kapolres Mimika: Pemalangan Terjadi Karena ‘Masalah Perut’, Harus Segera Ada Kepastian

25 Maret 2026
Ratusan Pendulang Kembali Tutup Jalan Ahmad Yani Timika

Ratusan Pendulang Kembali Tutup Jalan Ahmad Yani Timika

25 Maret 2026

POPULER

  • Usai Kontak Tembak dengan OPM di Kampung Topo Nabire, TNI Berhasil Sita Senjata dan Amunisi

    Usai Kontak Tembak dengan OPM di Kampung Topo Nabire, TNI Berhasil Sita Senjata dan Amunisi

    687 shares
    Bagikan 275 Tweet 172
  • Sepak Terjangnya Terhenti, Polisi Bekuk Pelaku Pelecehan dan Jambret di Timika, Mengaku 16 Kali Lakukan Aksi

    622 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Soal Transparansi Dana Otsus: Anggota DPD RI PFM Minta Kejagung Periksa Ketua MRP Se-Papua Raya

    603 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Suara yang Terkubur di Tanah Emas

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Tiga Bintang Polri Jatuh di Tanah Papua

    569 shares
    Bagikan 228 Tweet 142
  • Dua Prajurit yang Gugur di Maybrat Berasal dari Satuan Berbeda, Ini Identitasnya

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Menjaga Harmoni Kepemimpinan di Kabupaten Mimika di Tengah Dinamika ASN

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
Next Post
Gempa di Rusia Picu Peringatan Tsunami untuk Wilayah Utara Papua, Mimika Dipastikan Aman

Mimika Masuk Masa Peralihan Musim, BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem

TPNPB-OPM Tawarkan Opsi kepada Prabowo, Buka Perundingan atau Perang Berlanjut

Hari Air Sedunia 2026: Pertamina Bangun Tujuh Sumur Bor di Jayapura dan Merauke, Melayani  4.585 Jiwa

Hari Air Sedunia 2026: Pertamina Bangun Tujuh Sumur Bor di Jayapura dan Merauke, Melayani  4.585 Jiwa

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id