ADVERTISEMENT
Jumat, April 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Dua Orang Tewas dalam Penyerangan KKB di Nabire, Klaim Rampas Empat Pucuk Senjata

Menurut TPN-PB, aparat yang menjadi sasaran disebut sedang melakukan pengamanan di area perusahaan PT Kristalin Eka Lestari di wilayah Lagari.

22 Februari 2026
0
Dua Orang Tewas dalam Penyerangan KKB di Nabire, Klaim Rampas Empat Pucuk Senjata

Siaran pers Manajemen Markas Pusat Komando Nasional TPN-PB yang diterima dari juru bicara Sebby Sambom (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id- Aksi teror kembali dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua Tengah.

Kali ini kelompok bersenjata pimpinan Aibon Kogoya dilaporkan menyerang pos perusahaan tambang emas milik PT Kristalin di Makimi, Kabupaten Nabire.

ADVERTISEMENT

Dalam serangan tersebut mengakibatkan dua orang dinyatakan tewas dalam kondisi terbakar.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Benar KKB telah melakukan penyerangan ke pos milik PT Kristalin yang bergerak di penambangan emas. Dua orang meninggal dengan cara dibakar,” ujar AKBP Samuel Tatiratu, Kapolres Nabire, Sabtu 21 Februari 2026.

Baca Juga

Jaga Keamanan Obvitnas, Korpasgat Supadio Lakukan Pemeriksaan Ketat di Bandara Nabire

Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

Samuel mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah korban itu warga sipil atau aparat keamanan, mengingat kondisi jenazah sudah tidak utuh.

Adapun insiden penyerangan itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.00 WIT dan tim dari Nabire langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) yang ditempuh sekitar satu jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan roda empat.

Dampak peristiwa itu, diperkirakan 100 orang pendulang emas di kawasan Legari, Nabire, telah dievakuasi ke Legari untuk mengamankan diri.

KKB Bertanggung Jawab, Klaim Rampas Empat Senjata Api

KKB atau juga dikenal dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB) menyatakan bertanggung jawab atas penyerangan PT Kristalin Eka Lestari.

Klaim tersebut disampaikan melalui siaran pers Manajemen Markas Pusat Komando Nasional TPN-PB yang diterima dari juru bicara Sebby Sambom.

Dalam siaran persnya, TPN-PB menyebut penyerangan dilakukan oleh pasukan yang dipimpin Aibon Kogoya bersama anggotanya di Jalan Musairo, Kampung Biha, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

TPN-PB juga mengklaim dalam insiden penyerangan tersebut mereka berhasil menewaskan. lebih dari dua aparat militer Indonesia.

Selain itu TPN-PB juga mengklaim mereka berhasil merampas empat senjata api yang terdiri dari tiga senjata laras panjang dan satu pistol milik aparat militer Indonesia.

Menurut TPN-PB, aparat yang menjadi sasaran disebut sedang melakukan pengamanan di area perusahaan PT Kristalin Eka Lestari di wilayah Lagari.

Kelompok tersebut juga menyatakan terjadi kontak senjata lanjutan saat aparat keamanan melakukan proses evakuasi korban.

Dalam baku tembak tersebut, TPN-PB mengklaim tidak ada korban dari pihak mereka.

Dalam siaran pers itu, TPN-PB juga meminta aparat keamanan Indonesia tidak melakukan penyisiran, penangkapan, maupun tindakan kekerasan terhadap warga sipil yang disebut tidak terlibat dalam insiden tersebut.

Pernyataan tersebut ditandatangani oleh sejumlah pimpinan TPN-PB, antara lain Panglima Tinggi Goliath Tabuni.

Termasuk Wakil Panglima Melkisedek Awom, Kepala Staf Umum Terianus Satto, serta Komandan Operasi Umum Lekagak Telenggen.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada pernyataan resmi oleh otoritas keamanan maupun pejabat militer dan sipil terkait peristiwa itu. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

10 April 2026
Pemkab Mimika dan DPRK Sepakati Pembangunan Gedung C2 RSUD Senilai Rp242 Miliar

Pemkab Mimika dan DPRK Sepakati Pembangunan Gedung C2 RSUD Senilai Rp242 Miliar

10 April 2026
Kantor Pemerintahan Sepi di Hari Pertama WFH, Pelayanan Publik Mimika Tetap Berjalan

Kantor Pemerintahan Sepi di Hari Pertama WFH, Pelayanan Publik Mimika Tetap Berjalan

10 April 2026
Menkop RI Dorong Pusat Distribusi BUMD di Papua Tengah, Bidik Sumber PAD Baru

Menkop RI Dorong Pusat Distribusi BUMD di Papua Tengah, Bidik Sumber PAD Baru

10 April 2026
Residivis Narkoba Ditangkap di Timika, Polisi Sita Puluhan Paket Sabu

Residivis Narkoba Ditangkap di Timika, Polisi Sita Puluhan Paket Sabu

10 April 2026
Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

9 April 2026

POPULER

  • Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    605 shares
    Bagikan 242 Tweet 151
  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Aroma Dugaan Korupsi Proyek Lahan di Mimika Menguat, Kasus Senilai Rp22,5 Miliar Naik Tahap Penyidikan

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tetapkan WFH Setiap Jumat, Berikut Daftar Pejabat dan Unit Kerja yang Tetap Bekerja di Kantor

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Dua Unit Rumah di Timika Dilalap Api, 14 Ekor Babi Ikut Terbakar

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Papua Dilirik 21 Investor Eropa untuk Berinvestasi Coklat

Papua Dilirik 21 Investor Eropa untuk Berinvestasi Coklat

Program SERAMBI 2026, BI Papua Siapkan Rp1,16 Triliun Uang Layak Edar selama Ramadhan 1447 Hijriah

Program SERAMBI 2026, BI Papua Siapkan Rp1,16 Triliun Uang Layak Edar selama Ramadhan 1447 Hijriah

Dari 28 yang Diamankan di Yahukimo, Sembilan Diduga Terlibat Serangkaian Aksi Kekerasan

Dari 28 yang Diamankan di Yahukimo, Sembilan Diduga Terlibat Serangkaian Aksi Kekerasan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id