JAYAPURA, Koranpapua.id– Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim, menaruh perhatian besar terhadap kesehatan prajurit dan keluarga besar TNI AD di wilayah Papua.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungannya terhadap kegiatan sosialisasi kesehatan bertema “The Amazing Human Brain & The Potential Catastrophe” yang diikuti jajaran Kodam XVII/Cenderawasih, Jumat 30 Januari 2026.
Kegiatan yang digelar di Aula Tonny A. Rompis, Makodam XVII/Cenderawasih, menghadirkan pakar bedah saraf nasional, Prof. dr. Eka Julianta Wahjoepramono, SpBS, sebagai narasumber utama.
Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan otak sejak dini, khususnya bagi prajurit yang memiliki tuntutan tugas tinggi dan penuh risiko.
Dalam keterangannya, Pangdam XVII/Cenderawasih menegaskan bahwa kesehatan otak merupakan aset utama bagi prajurit dalam menjalankan tugas negara.
Menurutnya, prajurit yang sehat secara fisik dan mental akan mampu mengambil keputusan secara tepat, sigap, serta bertanggung jawab di medan tugas.

“Kesehatan otak adalah fondasi utama bagi kualitas hidup dan profesionalisme prajurit. Dengan otak yang sehat, prajurit tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga tangguh dalam berpikir dan bersikap,” tegas Mayjen TNI Amrin Ibrahim.
Lebih lanjut, Pangdam berharap kegiatan sosialisasi kesehatan seperti ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif, tidak hanya di kalangan prajurit, tetapi juga keluarga besar Kodam XVII/Cenderawasih.
Menjaga kesehatan otak dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan keluarga, agar tetap mampu menjalani kehidupan yang produktif dan bermakna di masa depan.
Sosialisasi berlangsung dengan antusias, ditandai dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Kodam XVII/Cenderawasih dalam membangun prajurit yang profesional, sehat, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










