MANOKWARI- Koranpapua.id- Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama mitra nasional dan internasional menggelar Rapat Teknis Utama, Rabu 21 Januari 2026.
Rapat tersebut membahas persiapan pelaksanaan The 12th International Flora Malesiana Symposium (FM12) dan International Nature-Based Climate Solutions Conference (NBCS) dengan Papua Barat sebagai tuan rumah.
Otto Parorongan, SKM, M.Kes, Asisten III Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, menyampaikan bahwa penyelenggaraan dua agenda internasional tersebut merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Papua Barat.
“Keberhasilan kegiatan tidak hanya diukur dari kelancaran acara, tetapi juga dari kualitas pelayanan, kenyamanan peserta, serta kesan positif terhadap Papua Barat,” ujarnya.
Prof. Dr. Charlie D. Heatubun, S.Hut, M.Si, Ketua Panitia menjelaskan, FM12 merupakan forum ilmiah internasional yang telah berlangsung sejak 1948 dan akan diikuti sekitar 250 peserta dari berbagai negara.
Pelaksanaan FM12 dirangkaikan dengan International Nature-Based Climate Solutions Conference sebagai upaya menjembatani hasil riset ilmiah dengan implementasi kebijakan pembangunan dan solusi perubahan iklim.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan solusi iklim berbasis alam dalam mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dikemas dalam tajuk Papua Biocultural and Climate Week dan diharapkan memberikan manfaat strategis bagi pembangunan daerah.
Serta memperkuat peran Papua Barat dalam isu global keanekaragaman hayati dan perubahan iklim. (Redaksi)









