ADVERTISEMENT
Selasa, Januari 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Pembangunan KIP di Fakfak Solusi Menekan Biaya Distribusi Pupuk ke Papua

Pembangunan pabrik pupuk di Fakfak dapat memperkuat hilirisasi sumber daya alam, khususnya gas alam yang selama ini sebagian besar diekspor.

19 Januari 2026
0
Pembangunan KIP di Fakfak Solusi Menekan Biaya Distribusi Pupuk ke Papua

Pembangunan Kawasan Industri Pupuk (KIP) di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, akan membawa dampak signifikan bagi sektor pertanian Papua. (foto: istimewa/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Pembangunan Kawasan Industri Pupuk (KIP) di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, akan membawa dampak signifikan bagi sektor pertanian Papua.

Secara khusus dapat menekan biaya produksi, meningkatkan produktivitas petani lokal dan menekan tingginya biaya distribusi pupuk ke Papua.

ADVERTISEMENT

Billy Mambrasar, Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan (KEPP) Otonomi Khusus Papua, mengatakan mahalnya ongkos distribusi pupuk selama ini menjadi hambatan utama pertanian di Papua.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menyebutkan bahwa biaya logistik pupuk ke Papua bahkan mencapai lebih dari sepertiga total biaya produksi.

Baca Juga

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

“Biaya pengiriman pupuk itu hampir lebih sepertiga dari biaya pertanian selain tenaga kerja. Dengan adanya hilirisasi pupuk di Papua, logistik bisa jauh lebih murah,” ujar Billy, Minggu 18 Januari 2026.

Menurut Billy, kehadiran pabrik pupuk di Fakfak akan menciptakan efisiensi signifikan sehingga produk pertanian Papua menjadi lebih kompetitif.

Penurunan biaya produksi dinilai mampu meningkatkan daya saing petani di pasar.

“Kita bisa menekan biaya hingga sepertiga dari kondisi sekarang. Artinya produk pertanian Papua bisa bersaing,” jelasnya.

Selain efisiensi biaya, kedekatan akses pupuk juga dinilai akan mendorong peningkatan produktivitas, khususnya bagi petani di wilayah dengan tantangan geografis dan jarak distribusi yang panjang.

“Selama ini petani harus menunggu berjam-jam bahkan berhari-hari untuk mendapatkan pupuk. Dengan ketersediaan yang lebih dekat, produktivitas pasti meningkat,” ujar Billy.

Ia menambahkan, peningkatan produktivitas dan efisiensi biaya akan berdampak langsung pada harga komoditas pertanian yang lebih terjangkau sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di Papua.

Lebih lanjut, Billy menekankan pentingnya penguatan ekosistem industri pertanian secara menyeluruh.

Karena menurutnya, pembangunan pabrik pupuk harus dibarengi dengan penguatan sektor hulu dan hilir agar manfaatnya berkelanjutan.

“Jika industri hulu seperti benih unggul, pupuk, dan alat mesin pertanian diperkuat, serta industri hilir seperti pengolahan dan distribusi dibangun dekat sentra produksi, dampaknya besar terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan petani,” ujarnya.

Billy juga menilai pembangunan pabrik pupuk di Fakfak dapat memperkuat hilirisasi sumber daya alam, khususnya gas alam yang selama ini sebagian besar diekspor.

Dengan pemanfaatan gas alam untuk kebutuhan industri pupuk domestik, dampak ekonomi dinilai akan semakin luas.

Pengembangan industri pupuk di Papua berpotensi menghadirkan efek berganda bagi perekonomian daerah, mulai dari peningkatan pendapatan, penerimaan daerah, hingga penyerapan tenaga kerja. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

26 Januari 2026
Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

26 Januari 2026
Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

26 Januari 2026
Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

26 Januari 2026
Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

26 Januari 2026
Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

26 Januari 2026

POPULER

  • Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Brigjen Alfred Papare Bergeser ke Papua Barat, Kombes Jeremias Rontini di Papua Tengah

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Awali Tugas sebagai Kapolres Supiori, Kompol Frits Erari Hadiri Ibadah, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Jabat Kapolda Papua Tengah, Jeremias Rontini ‘Pecah Bintang’, Berikut Sekilas Perjalanan Karirnya

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Tembak Mati Beberapa Anggota Separatis, Koops Habema Rebut Dua Markas Utama OPM Kodap XVI Yahukimo

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Oknum Pejabat Bea Cukai Papua Diduga Lakukan Pelecehan Anak di Bawah Umur, Korban Anak Rekan Kerja

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Perjalanan Dinas ASN Mimika Dinilai Berlebihan, Wabup Emanuel: Pelayanan Publik Terabaikan

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Ratusan Liter Sopi Asal NTT dan Tual Disita di Pelabuhan Poumako Mimika

Ratusan Liter Sopi Asal NTT dan Tual Disita di Pelabuhan Poumako Mimika

Harga Minyak Goreng di Papua Menyentuh Angka Rp25.750 Per Kg, Termahal se- Indonesia

Harga Minyak Goreng di Papua Menyentuh Angka Rp25.750 Per Kg, Termahal se- Indonesia

ODGJ Asal Papua Melahirkan di Pantai Sangsit, Kini Ditangani Dinsos Buleleng

ODGJ Asal Papua Melahirkan di Pantai Sangsit, Kini Ditangani Dinsos Buleleng

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id