TIMIKA, Koranpapua.id- Persedian bahan bakar pesawat (Avtur) dipastikan aman di seluruh Bandara yang ada di wilayah Papua dan Maluku.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo mengatakan, kepastian ini disampaikan menyusul meningkatnya kebutuhan Avtur selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Awan mengatakan, pada masa arus keberangkatan libur Nataru, penyaluran Avtur tercatat meningkat signifikan, dengan rata-rata kenaikan mencapai 37,6 persen dibandingkan hari normal.
“Moda transportasi udara masih menjadi pilihan utama masyarakat di wilayah timur Indonesia,” ujar Awan dalam keterangannya, Sabtu 3 Desember 2026.
“Karena itu, ketersediaan Avtur menjadi prioritas utama kami, baik pada masa keberangkatan Natal lalu maupun jelang arus balik setelah Tahun Baru,” tambah Awan.
Berdasarkan data Pertamina Patra Niaga, lonjakan konsumsi Avtur tertinggi terjadi di Provinsi Papua Barat dengan peningkatan mencapai 22 persen.
Disusul Papua Barat Daya sebesar 19 persen, serta Provinsi Papua sebesar 15 persen hingga perayaan Hari Natal, 25 Desember 2025.
Untuk mengantisipasi lonjakan pada arus balik, Pertamina memastikan stok Avtur dalam kondisi aman.
Per 2 Januari 2026, ketahanan stok Avtur di seluruh wilayah Papua dan Maluku berada pada kisaran hingga 20 hari.
“Keandalan stok merupakan kunci utama dalam menjaga kelancaran layanan penerbangan. Kami berkomitmen memastikan suplai Avtur berjalan stabil agar mobilitas masyarakat dan logistik tetap lancar,” tambah Awan.
Selain memastikan ketersediaan energi, Pertamina Patra Niaga juga menghadirkan layanan tambahan berupa Serambi MyPertamina di Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong.
Layanan ini beroperasi sejak 22 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026 sebagai bagian dari dukungan bagi pengguna jasa penerbangan selama masa libur.
Kehadiran Serambi MyPertamina merupakan upaya menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di Papua Barat Daya yang memiliki tingkat mobilitas udara cukup tinggi.
“Pertamina ingin hadir tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai mitra perjalanan masyarakat,” ujarnya.
Serambi MyPertamina menyediakan berbagai fasilitas gratis, antara lain porter, kursi pijat, pemeriksaan kesehatan ringan, area bermain anak, serta makanan dan minuman ringan.
“Pengunjung juga mendapatkan bingkisan Natal dan Tahun Baru,” pungkasnya.
Salah satu penumpang tujuan Manado, Firman, mengaku terbantu dengan fasilitas tersebut. Ia menilai layanan tambahan ini cukup membantu penumpang saat menunggu jadwal penerbangan.
“Fasilitasnya nyaman dan informatif. Semoga layanan seperti ini bisa diperluas ke bandara-bandara lain,” ujarnya.
Pertamina Patra Niaga menyatakan akan terus memantau tren konsumsi energi hingga berakhirnya masa Satgas Nataru guna memastikan ketersediaan dan distribusi energi tetap terjaga di seluruh wilayah Papua dan Maluku. (Redaksi)










