ADVERTISEMENT
Minggu, Maret 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

KKB Papua Kini Didominasi Gen Z, Kombes Yusuf Sutejo: Mereka Lebih Brutal

“Untuk KKB Gen Z tidak mengenal siapa korbannya, apakah guru, tenaga medis tetap mereka serang. Ini yang membedakan kelompok Gen Z dengan kelompok yang tua”.

27 Desember 2025
0
KKB Papua Kini Didominasi Gen Z, Kombes Yusuf Sutejo: Mereka Lebih Brutal

Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kepala Satgas Humas Damai Cartenz (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, kini didominasi oleh anak-anak muda yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012 (Gen Z).

Bergabungnya Gen Z dalam barisan kelompok separatis, menjadi salah satu faktor tingginya jumlah kasus kekerasan terhadap warga sipil.

ADVERTISEMENT

Meski tidak menyebutkan secara detail, namun Satgas Damai Cartenz mencatat bahwa, tingginya kekerasan terhadap warga sipil di tahun 2025 meningkat dibandingkan dengan tahun 2024.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kepala Satgas Humas Damai Cartenz kepada awak media di Jayapura mengatakan, Gen Z dalam melakukan aksi kekerasan tidak mengenal waktu dan tempat.

Baca Juga

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pastikan Penerbangan Perintis di Lapter Kamu Aman dari Gangguan

Mendarat Perdana di Lanud Yohanis Kapiyau Timika, Ini Kehebatan Pesawat Canggih TNI AU A-400M

“Mau hari Minggu atau hari ibadah pun mereka melakukan penyerangan. Mereka menyerang setiap waktu kalau kesempatan, entah itu pagi, siang atau malam hari,” ujar Kombes Yusuf.

“Kenapa kekerasan bersenjata terhadap warga sipil tahun 2025 meningkat karena didominasi oleh gen z. Gerakan mereka berbeda dengan kelompok tua. Ini yang menyebabkan korban sipil cukup tinggi,” jelasnya.

Dikatakan, kelompok Gen Z menyerang secara membabi buta dan menyasar semua warga sipil baik guru, tenaga medis, pedagang, hingga tokoh agama sekalipun.

“Untuk KKB Gen Z tidak mengenal siapa korbannya, apakah guru, tenaga medis tetap mereka serang. Ini yang membedakan kelompok Gen Z dengan kelompok yang tua,” tandasnya.

“Kalau kelompok tua atau senior tidak menyerang di hari Minggu dan tidak akan menyerang guru dan tenaga medis karena mereka sangat menghormati hari ibadah, guru dan tenaga medis,” bebernya.

Adapun motif dari KKB Gen Z melakukan penyerangan secara acak dan membabi buta yakni bertujuan untuk menunjukan eksistensi bahwa mereka ada.

“Motif mereka melakukan kekerasan adalah ingin menunjukan eksistensi serta mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah, nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Yusuf memprediksi kelompok bersenjata Gen Z ini masih akan eksis dan akan lebih brutal menyerang warga sipil di tahun 2026.

Kombes Yusuf juga menyampaikan, terjadi peningkatan kasus kekerasan terhadap warga sipil di tahun 2025, juga disebabkan banyak warga sipil yang diam-diam masuk ke hutan untuk bekerja di tambang emas illegal.

Ia mencontohkan, di Yahukimo masyarakat masuk ke hutan dari beberapa lokasi untuk mencari emas tanpa terpantau aparat keamanan.

“Padahal itu adalah daerah operasi KKB sehingga mereka menjadi sasaran kekerasan dari KKB,” tambahnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pastikan Penerbangan Perintis di Lapter Kamu Aman dari Gangguan

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pastikan Penerbangan Perintis di Lapter Kamu Aman dari Gangguan

29 Maret 2026
Mendarat Perdana di Lanud Yohanis Kapiyau Timika, Ini Kehebatan Pesawat Canggih TNI AU A-400M

Mendarat Perdana di Lanud Yohanis Kapiyau Timika, Ini Kehebatan Pesawat Canggih TNI AU A-400M

29 Maret 2026
Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

29 Maret 2026
Ali Baham Temongmere Jabat Komisaris Non Independen Bank Papua 2026–2030

Ali Baham Temongmere Jabat Komisaris Non Independen Bank Papua 2026–2030

29 Maret 2026
Kini Anak di Bawah Usia 16 Tahun Tidak Bisa Akses Seluruh Platform Digital Medsos

Kini Anak di Bawah Usia 16 Tahun Tidak Bisa Akses Seluruh Platform Digital Medsos

29 Maret 2026
Lima Kabupaten di Papua Tengah Terima Ratusan Miliar Dana Otsus Tahap Pertama 2026

Lima Kabupaten di Papua Tengah Terima Ratusan Miliar Dana Otsus Tahap Pertama 2026

29 Maret 2026

POPULER

  • Usai Kontak Tembak dengan OPM di Kampung Topo Nabire, TNI Berhasil Sita Senjata dan Amunisi

    Usai Kontak Tembak dengan OPM di Kampung Topo Nabire, TNI Berhasil Sita Senjata dan Amunisi

    701 shares
    Bagikan 280 Tweet 175
  • Satu Tahun Kepemimpinan: Tim Pemenang Tagih Realisasi Janji Bupati Mimika, Gerry: Wujudkan Kunjungan Langsung ke Posko

    600 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • SMP YPJ Kuala Kencana Gelar Pasar Kreatif, Bekali Siswa Jiwa Wirausaha Sejak Dini

    569 shares
    Bagikan 228 Tweet 142
  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Dua Prajurit yang Gugur di Maybrat Berasal dari Satuan Berbeda, Ini Identitasnya

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Soal Transparansi Dana Otsus: Anggota DPD RI PFM Minta Kejagung Periksa Ketua MRP Se-Papua Raya

    607 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah Minta Freeport Tidak Kurangi Setoran ke Daerah

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
Next Post
Dua Warga Sipil di Yahukimo Dibacok KKB saat Perayaan Natal, Satu Korban Meninggal Dunia

Dua Warga Sipil di Yahukimo Dibacok KKB saat Perayaan Natal, Satu Korban Meninggal Dunia

Pemda se-Tanah Papua Diinstruksikan Segera Rampungkan APBD dan RAP Otsus 2026

Pemda se-Tanah Papua Diinstruksikan Segera Rampungkan APBD dan RAP Otsus 2026

Menjadi Tonggak Sejarah, Kawasan Pusat Perkantoran Pemprov Papua Tengah Mulai Dibangun

Menjadi Tonggak Sejarah, Kawasan Pusat Perkantoran Pemprov Papua Tengah Mulai Dibangun

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id