ADVERTISEMENT
Selasa, April 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Identitas Mayat Kepala Terpisah dengan Badan di SP9 Terungkap, Ini Nama Korban dan Profesinya

Sementara alamat tinggal sekarang di Kampung Limau Asri SP5, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

2 Desember 2025
0
Identitas Mayat Kepala Terpisah dengan Badan di SP9 Terungkap, Ini Nama Korban dan Profesinya

Surip Dorce Reseday, istri korban yang ditemukan meninggal di SP 9. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Identitas mayat pria yang ditemukan kepala terpisah dengan badannya di wilayah SP9, Distrik Iwaka, Selasa 2 Desember 2025, akhirnya terungkap.

Korban diketahui bernama Bonesius Gaitian (46), warga Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku.

ADVERTISEMENT

Sementara alamat tinggal sekarang di Kampung Limau Asri SP5, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Korban diketahui sehari-hari berprofesi sebagai tukang bata.

Baca Juga

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

Istri korban, Surip Dorce Reseday, menceritakan detik-detik terakhir suaminya sebelum ditemukan meninggal.

Dengan suara bergetar, ia mengatakan bahwa sang suami memutuskan menarik ojek karena pekerjaan membuat bata terhenti akibat kehabisan pasir.

Menurut Surip, pagi itu Bonesius mengantar seorang warga yang membawa parang dan meminta untuk diantar ke SP7.

“Dia bilang tujuannya ke SP7. Suami antar dia. Ojeknya sempat kembali dulu, tapi orang itu belum bayar. Saya sempat siapkan air minum untuk suami,” ujar Surip saat ditemui koranpapua.id di RSUD Mimika.

Tak lama kemudian, pria yang diantar Bonesius kembali lagi dan mengatakan bahwa ia sedang menunggu kakaknya sebelum melanjutkan perjalanan ke SP7.

Setelah mengisi bensin, Bonesius kembali mengantar orang tersebut. Namun, sekitar 15 menit setelah ia pergi, Surip mendapat telepon yang mengabarkan musibah.

“Mereka bilang, ‘bapak Bonesius kecelakaan.’ Saya kaget. Setelah dapat informasi di grup, saya lihat fotonya, dan itu benar suami saya,” tuturnya sambil menahan tangis.

Bonesius meninggalkan tiga orang anak, satu sudah menikah, sementara dua lainnya masih bersekolah-salah satunya baru duduk di kelas 2 SD.

Suasana haru menyelimuti keluarga saat jenazah korban dibawa ke RSUD Mimika.

Wakil Kepala Suku Aru Kabupaten Mimika, Hariyanto Laelaen, menyampaikan duka mendalam atas kehilangan tersebut.

“Kami sangat terpukul dengan kejadian ini karena kehilangan masyarakat Aru di Kabupaten Mimika. Kami berharap pihak keamanan, dalam hal ini kepolisian, segera menangkap pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

27 April 2026
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

27 April 2026
Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

27 April 2026
Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

27 April 2026
Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

27 April 2026
Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

27 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    633 shares
    Bagikan 253 Tweet 158
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Karaka Mimika Kuasai Pasar Malaysia dan Singapura, Januari-April 2026 Sumbang Devisa Rp800 Juta

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Korban Pembunuhan di SP9, Tangis Keluarga Pecah Saat Jenazah Bonesius Tiba di RSUD Mimika

Korban Pembunuhan di SP9, Tangis Keluarga Pecah Saat Jenazah Bonesius Tiba di RSUD Mimika

Dua Provinsi Darurat HIV/AIDS, Papua Tembus 23.500, Papua Tengah 22.868 Kasus

Dua Provinsi Darurat HIV/AIDS, Papua Tembus 23.500, Papua Tengah 22.868 Kasus

Wakil Ketua BAKN DPR RI Menilai Enam Provinsi di Tanah Papua Lemah Tata Kelola Keuangan, Ada 20 Ribu Temuan

Wakil Ketua BAKN DPR RI Menilai Enam Provinsi di Tanah Papua Lemah Tata Kelola Keuangan, Ada 20 Ribu Temuan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id