ADVERTISEMENT
Kamis, April 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

TPNPB Kodap XVI Pimpinan Elkius Kobak Klaim Bertanggungjawab Atas Eksekusi Mati Dua Intelejen Militer Indonesia

“Termasuk seluruh warga imigran Indonesia yang sedang mencuri emas ilegal di seluruh Tanah Papua agar kosongkan hutan-hutan di Tanah Papua. Perintah ini kami keluarkan sebelum adanya korban jiwa yang lebih banyak”.

30 November 2025
0
Tenda Jaya Sakti Satgas Yonif 113 Pamtas RI–PNG Mobile, Membuka Jendela Dunia Bagi Warga Intan Jaya yang Terisolasi

Beberapa barang bukti yang disita pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo setelah eksekusi mati dua agen intelijen militer Indonesia yang sedang mengintai di wilayah perang tepat di tengah hutan di jalan Balim, Sabtu 29 November 2025. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

YAHUKIMO, Koranpapua.id- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo pimpinan Brigjen Elkius Kobak dan Mayor Kopitua Heluka, mengaku bertanggungjawab atas eksekusi mati terhadap dua intelejen militer Indonesia.

Kedua agen militer Indonesia itu, dieksekusi saat sedang melakukan pengintaian di wilayah perang tepatnya di tengah hutan di Jalan Balim, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Sabtu 29 November 2025.

ADVERTISEMENT

Laporan kejadian tersebut diterima Manajemen Markas Pusat Komando Nasional TPNPB dari pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo dibawah pimpinan Brigjen Elkius Kobak.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pernyataan ini disampaikan Sebby Sambom, Juru TPNPB dalam siaran persnya yang dikeluarkan, Sabtu 29 November 2025.

Baca Juga

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

“Laporan dari Yahukimo bahwa TPNPB Kodap XVI bertanggungjawab atas eksekusi mati dua agen intelijen militer Indonesia yang sedang melakukan mata-mata di wilayah perang selama melakukan operasi sejak 28-29 November 2025,” demikian pernyataan Sebby Sambo.

Dalam pernyataannya, Sebby menegaskan bahwa, eksekusi mati dua agen intelijen militer Indonesia tersebut sebagai balasan atas pembunuhan terhadap Lipet Sobolim.

“Pembunuhan terhadap dua intelijen Indonesia itu kami siap bertanggungjawab dan mengimbau kepada aparat militer Indonesia untuk hentikan melakukan serangan bom melalui drone saat melakukan serangan balasan,” tulisnya.

Komnas TPNPB mengimbau kepada seluruh warga imigran Indonesia keluar dari hutan-hutan di Yahukimo dan kembali ke asalnya demi keselamatan diri.

“Termasuk seluruh warga imigran Indonesia yang sedang mencuri emas ilegal di seluruh Tanah Papua agar kosongkan hutan-hutan di Tanah Papua. Perintah ini kami keluarkan sebelum adanya korban jiwa yang lebih banyak,” lanjutnya.

Sebby juga mengimbau kepada pemerintah Indonesia agar membuka akses kepada lembaga-lembaga HAM Internasional, untuk mengevakuasi warga yang sedang mengungsi di hutan-hutan di wilayah konflik bersenjata di Tanah Papua.

Ini bertujuan untuk menghindari korban jiwa yang lebih banyak akibat serangan militer Indonesia melalui darat dan udara.

Termasuk yang meninggal karena tidak adanya layanan kesehatan, makanan dan pakaian serta tidak adanya bantuan kemanusiaan lainnya dari lembaga-lembaga kemanusiaan.” (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

29 April 2026
Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

29 April 2026
Pempus Perkuat Intervensi Kesehatan, 12% ODHA di Indonesia Berada di Tanah Papua

Pempus Perkuat Intervensi Kesehatan, 12% ODHA di Indonesia Berada di Tanah Papua

29 April 2026
Pagelaran Seni Budaya Papua Resmi Dibuka, Dimeriahkan 10 Grup Yospan dan Dance Modern

Pagelaran Seni Budaya Papua Resmi Dibuka, Dimeriahkan 10 Grup Yospan dan Dance Modern

29 April 2026
TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

29 April 2026
Tiga Hari Kedepan Masih Berpotensi Hujan, Distrik Tembagapura Rawan Longsor

Tiga Hari Kedepan Masih Berpotensi Hujan, Distrik Tembagapura Rawan Longsor

29 April 2026

POPULER

  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Setelah Dua Tahun Membangun, Umat Hindu di Nabire Miliki Pura Agung Puja Dewata

Setelah Dua Tahun Membangun, Umat Hindu di Nabire Miliki Pura Agung Puja Dewata

Jenazah yang Ditemukan di TPU SP1 Merupakan Mahasiswa Poltekkes Timika

Jenazah yang Ditemukan di TPU SP1 Merupakan Mahasiswa Poltekkes Timika

IPMANAPANDODE Yogyakarta Desak Usut Tuntas Peristiwa Kapiraya, Layangkan Delapan Pernyataan Sikap

IPMANAPANDODE Yogyakarta Desak Usut Tuntas Peristiwa Kapiraya, Layangkan Delapan Pernyataan Sikap

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id