ADVERTISEMENT
Sabtu, Februari 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Mahasiswa di Nabire Unjuk Rasa Tolak Militer Nonorganik di Tanah Papua

“Tanah Papua bukan tanah kosong, kami mau hidup damai tanpa bunyi senjata, kami tidak mau mati dalam tangan militer. Hentikan pendropan militer non organik yang membuat warga sipil takut dan trauma”.

10 November 2025
0
Mahasiswa di Nabire Unjuk Rasa Tolak Militer Nonorganik di Tanah Papua

Ratusan mahasiswa di Nabire gelar unjuk rasa penolakan militer nonorganik di Tanah Papua, Senin 10 November 2025. (foto Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id- Suara penolakan terhadap penempatan pasukan militer nonorganik di sejumlah wilayah di Tanah Papua terus bergema.

Terbaru, hari ini Senin 10 November 2025 aksi unjuk rasa penolakan ditunjukan ratusan mahasiswa di Nabire, Ibukota Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Pimpinan Kota, Forum Independen Mahasiswa West Papua (FIMWP) menggelar unjuk rasa di depan Gapura USWIM, Jalan Kalibobo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Unjuk rasa secara damai itu untuk menyingkapi situasi terkini terkait dengan penempatan militer nonorganik di Tanah Papua.

Baca Juga

Tabrak Median Jalan di Pertigan Diana Mall Timika, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian

Area Bandara Merauke dalam Pengamanan Ketat Satgas Yon Parako 466 Pasgat

Merurut para mahasiswa, penempatan pasukan militer nonorganik di Papua berdampak terhadap terus jatuhnya korban warga sipil, dan terjadi pengungsian di Intan Jaya, Puncak, Puncak, Nduga.

Sebelum menyampaikan orasi, mahasiswa dengan memakai jas almamater sudah berkumpul sejak pukul 8.00 WIT.

Selain membentangkan poster dan spanduk, mereka juga menyampaikan orasi secara bergantian.

“Tanah Papua bukan tanah kosong, kami mau hidup damai tanpa bunyi senjata, kami tidak mau mati dalam tangan militer,” kata salah satu mahasiswa dalam orasinya.

“Hentikan pendropan militer non organik yang membuat warga sipil takut dan trauma,” ujarnya.

Dalam orasi itu, mereka juga mendesak Komnas HAM RI segera investigasi penembakan 11 warga sipil di Soanggama Intan Jaya.

“Save Intan Jaya. Puncak, Puncak Jaya, Nduga,” berbagai tulisan lainnya.

Usai menyampaikan orasi di depan Gapura USWIM, massa aksi berencana melakukan long march ke kantor Majelis Rakyat Papua Tengah, namun belum mendapatkan izin dari aparat keamanan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tabrak Median Jalan di Pertigan Diana Mall Timika, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian

Tabrak Median Jalan di Pertigan Diana Mall Timika, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian

28 Februari 2026
Area Bandara Merauke dalam Pengamanan Ketat Satgas Yon Parako 466 Pasgat

Area Bandara Merauke dalam Pengamanan Ketat Satgas Yon Parako 466 Pasgat

28 Februari 2026
Romario Moromako Ditikam di Pelabuhan Poumako, Polisi Buruh Pelaku

Romario Moromako Ditikam di Pelabuhan Poumako, Polisi Buruh Pelaku

28 Februari 2026
Percepatan Implementasi Program Nasional, Seluruh Pimpinan Daerah se- Indonesia Berkumpul di Bogor

Percepatan Implementasi Program Nasional, Seluruh Pimpinan Daerah se- Indonesia Berkumpul di Bogor

28 Februari 2026
Ilustrasi Beras SPPH dan Minyakkita (Foto:ist/Koranpapua.id)

Tekan Lajunya Harga Pangan Strategis di Papua Raya, Beras SPHP dan Minyakita Jadi Instrumen Penting

28 Februari 2026
Dampak Pemotongan Transfer Pusat, Pemprov Papua Tengah Hentikan Menerima Proposal Bantuan

Dampak Pemotongan Transfer Pusat, Pemprov Papua Tengah Hentikan Menerima Proposal Bantuan

28 Februari 2026

POPULER

  • Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

    Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

    630 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • YLBH Papua Tengah Kecam Dugaan Penembakan Brutal Tiga Warga Sipil di Gorong-Gorong-Timika

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Ini Identitas Prajurit TNI yang Tewas Diserang KKB di Nabire

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Korpasgat Gagalkan Upaya Penyelundupan Ganja 1,7 Kilogram di Bandara Sentani Jayapura

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Bupati Merauke Kecewa, Banyak yang Dibiayai Pemerintah, Setelah Jadi Dokter Memilih Bekerja di Luar Papua

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Gubernur Meki Nawipa Instruksikan Bupati Mimika, Deiyai dan Dogiyai Turun ke Kapiraya Selasa 24 Februari

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Pantau dari Udara hingga Dialog, Pemkab Mimika Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga Kapiraya

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
Next Post
Warga Perumahan Timika Indah 2 Keluhkan Jalan Rusak dan Genangan Air, Minta Perhatian Pemerintah

Warga Perumahan Timika Indah 2 Keluhkan Jalan Rusak dan Genangan Air, Minta Perhatian Pemerintah

TNI-Polri, ASN dan Satgas Korpasgat Peringati Hari Pahlawan 2025 di Paniai

TNI-Polri, ASN dan Satgas Korpasgat Peringati Hari Pahlawan 2025 di Paniai

Bahas Strategi Wujudkan Papua Tengah Sehat, Kadis Kesehatan Delapan Kabupaten Rakerkesda di Timika

Angka Malaria di Mimika Turun dari 21 Persen Tahun 2020 Menjadi 18,2 Persen di Tahun 2025

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id