ADVERTISEMENT
Senin, April 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Empat Guru di Yahukimo Papua Diserang OTK, Ibu Melani Meninggal Dunia

11 Oktober 2025
0
Empat Guru di Yahukimo Papua Diserang OTK, Ibu Melani Meninggal Dunia

Proses Evakuasi salah satu korban guru (Melani, 31 tahun) usai diserang OTK (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Perbuatan keji ini tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Kami sudah menurunkan tim untuk menyelidiki dan mengejar sekelompok OTK tersebut”.

YAHUKIMO, Koranpapua.id– Empat guru di Kampung Holuwon, Distrik Holuwon, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan diserang sekelompok orang tidak dikenal (OTK).

Penyerangan terjadi ketika empat guru ini sedang melakukan penanaman pohon di sekitar perbukitan sekolah, Jumat 10 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

Dari serangan itu mengakibatkan ibu guru Melani (31 tahun), satu dari empat guru tersebut meninggal dunia. Sementara tiga guru lainnya dilaporkan selamat namun mengalami trauma.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kombes Pol Cahyo Sukarnito, Kabid Humas Polda Papua membenarkan bahwa para guru diserang saat melakukan penanaman pohon di sekitar perbukitan sekolah.

Baca Juga

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

Korban meninggal dunia sempat dilarikan ke Wamena menggunakan pesawat MAF, yang kemudian dilanjutkan ke RS Bhayangkara di Jayapura.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula ketika para guru bersama murid menuju lokasi penanaman pohon yang berjarak sekitar 30 menit dari sekolah.

Sesampainya di lokasi, seorang murid memberi tahu bahwa terdapat dua orang membawa parang dan panah di bawah bukit yang diduga hendak memalang jalan.

Saksi kemudian menuruni bukit untuk memastikan informasi tersebut. Namun, di tengah perjalanan, saksi mendengar teriakan minta tolong dari arah bawah bukit.

Saat tiba di lokasi, saksi mendapati korban Melani Wamea dalam kondisi kritis dengan luka tusukan di tubuhnya.

“Korban merupakan tenaga pendidik di Sekolah John D. Wilson Holuwon. Korban meninggal dunia saat tiba di RS Bhayangkara,” kata Kabid Humas Cahyo.

Pihaknya juga mengecam keras tindakan kekerasan terhadap tenaga pendidik yang sedang mengabdi di daerah pedalaman.

Kepolisian setempat pun akan mengambil langkah hukum tegas untuk mengungkap dan menangkap para pelaku.

“Kami sangat berduka. Perbuatan keji ini tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Kami sudah menurunkan tim untuk menyelidiki dan mengejar sekelompok OTK tersebut,” tegas Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino. (*)

Penulis: Djesica Putri

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

27 April 2026
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

27 April 2026
Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

27 April 2026
Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

27 April 2026
Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

27 April 2026
Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

27 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    633 shares
    Bagikan 253 Tweet 158
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Karaka Mimika Kuasai Pasar Malaysia dan Singapura, Januari-April 2026 Sumbang Devisa Rp800 Juta

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Gubernur Hendrik Lewerissa Hadiri HUT ke-20 IKEMAL Papua, Kedatangannya Disambut Meriah

Gubernur Hendrik Lewerissa Hadiri HUT ke-20 IKEMAL Papua, Kedatangannya Disambut Meriah

Jenderal Bintang Tiga Sambangi Prajurit di Garis Depan, Satgas Yonif 4 Marinir Gelar Layanan Kesehatan Gratis

Jenderal Bintang Tiga Sambangi Prajurit di Garis Depan, Satgas Yonif 4 Marinir Gelar Layanan Kesehatan Gratis

Wujudkan Lingkungan Sehat, Satgas Korpasgat dan Pemkab Dogiyai Gelar Jumat Bersih

Wujudkan Lingkungan Sehat, Satgas Korpasgat dan Pemkab Dogiyai Gelar Jumat Bersih

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id