ADVERTISEMENT
Kamis, Januari 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Ada 9 Ribu Pasukan TNI di Papua. Ini Penjelasan Kapuspen TNI

“Bagaimana prioritas pertahanan, kalau kita punya uang, beli kapal, pesawat, masih lima sampai 10 datang tahun. Siapa bisa prediksi tidak ada perang satu sampai tiga tahun yang akan datang”.

16 Juli 2025
0
Bantah Sebby Sambom, Puspen TNI: Tidak Benar Guru dan Nakes yang Diserang di Yahukimo Terafiliasi Militer

Mayjen Kristomei Sianturi, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Mayjen Kristomei Sianturi, Kepala Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (Kapuspen TNI) menyebutkan, saat ini terdapat 9 ribu pasukan TNI yang berdinas di Papua.

Dengan jumlah yang ada, jika disebarkan di seluruh tanah Papua yang sangat luas maka tidak kelihatan, karena tidak sebanding dengan luas wilayah.

ADVERTISEMENT

“Kalau disebar di Papua seluas itu, gak sebanding jumlahnya. Kalau dilihat di titik-titik di peta itu gak kelihatan,” ujar Kristomei di Subden Mabes TNI, Jalan Medan Merdeka Pusat, Jakarta Pusat, Selasa 15 Juli 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal ini disampaikan Kristomei menjawab kritikan dari Koalisi Masyarakat Sipil terkait pembangunan 100 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di seluruh Indonesia, termasuk di Papua.

Baca Juga

Kasus Penikaman di Jalan Ahmad Yani Timika, Kapolres Minta Warga Percayakan ke Polisi

Situasi Keamanan di Jalan Ahmad Yani Timika Memanas, Satu Anggota Brimob Terkena Anak Panah

Kristomei menjelaskan bahwa pembangunan Yonif TP salah satunya terfokus di Papua, dikarenakan jika membandingkan luas Papua dan jumlah penempatan pasukan maka sebenarnya hal itu masih belum ideal.

Ia menyampaikan, TNI menganut Sistem Perlindungan Rakyat Semesta (Sishanrata). Oleh karena itu, anggaran pertahanan saat ini difokuskan untuk program ketahanan pangan.

Langkah itu dilakukan sebagai antisipasi terjadinya perang pada masa yang akan datang.

Dengan jumlah anggaran pertahanan Rp139,2 triliun yang terbilang terbatas, pemerintah memutuskan memprioritaskan memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM).

“Bagaimana prioritas pertahanan, kalau kita punya uang, beli kapal, pesawat, masih lima sampai 10 datang tahun. Siapa bisa prediksi tidak ada perang satu sampai tiga tahun yang akan datang,” katanya.

Kristomei pun menyebut, dengan kondisi dunia yang semakin rawan perang, keputusan untuk membentuk Yonif TP sangat tepat.

Selain bisa bertugas menjaga konservasi, keberadaan mereka juga berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan Nasional agar kebutuhan dalam negeri bisa dipasok sendiri.

“Faktanya Iran serang Israel, Rusia dan Ukraina, India dan Pakistan, India serang Myanmar, paling cepat dilakukan dengan budget terbatas ya pembangunan Batalyon TP,” terangnya.

Mantan Kapendam Jaya tersebut menambahkan, rekrutmen prajurit tahun ini memang diperuntukkan untuk memenuhi struktur Yonif TP.

“Penambahan hanya terjadi di tingkat pembangunan teritorial, ada 100 TP yang dibentuk. Untuk mengawalnya butuh 20 ribu tamtama dan 1.300 bintara,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kasus Penikaman di Jalan Ahmad Yani Timika, Kapolres Minta Warga Percayakan ke Polisi

Kasus Penikaman di Jalan Ahmad Yani Timika, Kapolres Minta Warga Percayakan ke Polisi

28 Januari 2026
Situasi Keamanan di Jalan Ahmad Yani Timika Memanas, Satu Anggota Brimob Terkena Anak Panah

Situasi Keamanan di Jalan Ahmad Yani Timika Memanas, Satu Anggota Brimob Terkena Anak Panah

28 Januari 2026
Tiga Tahun Beruntun Masuk KEN, TIFA Siap Bawa Seni Papua ke Panggung Internasional

Tiga Tahun Beruntun Masuk KEN, TIFA Siap Bawa Seni Papua ke Panggung Internasional

28 Januari 2026
Gelar Dapur Rakyat, Kogabwilhan III Sajikan Makanan Siap Santap untuk Ribuan Warga Pegunungan Bintang

Gelar Dapur Rakyat, Kogabwilhan III Sajikan Makanan Siap Santap untuk Ribuan Warga Pegunungan Bintang

28 Januari 2026
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Seorang Mahasiswa di KM Gunung Dempo

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Seorang Mahasiswa di KM Gunung Dempo

28 Januari 2026
Masuk Enam Provinsi Terbaik se-Indonesia, Papua Tengah Raih UHC Award 2026 Kategori Utama

Masuk Enam Provinsi Terbaik se-Indonesia, Papua Tengah Raih UHC Award 2026 Kategori Utama

28 Januari 2026

POPULER

  • Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Awali Tugas sebagai Kapolres Supiori, Kompol Frits Erari Hadiri Ibadah, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Brigjen Alfred Papare Bergeser ke Papua Barat, Kombes Jeremias Rontini di Papua Tengah

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Jabat Kapolda Papua Tengah, Jeremias Rontini ‘Pecah Bintang’, Berikut Sekilas Perjalanan Karirnya

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Polisi Tangkap Tiga Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Seorang Mahasiswa di KM Gunung Dempo

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Perjalanan Dinas ASN Mimika Dinilai Berlebihan, Wabup Emanuel: Pelayanan Publik Terabaikan

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Situasi Keamanan di Jalan Ahmad Yani Timika Memanas, Satu Anggota Brimob Terkena Anak Panah

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Dewan Pers dan Kejaksaan RI Teken Nota Kesepahaman

Dewan Pers dan Kejaksaan RI Teken Nota Kesepahaman

Penerbangan Langsung Jakarta–Timika–Nabire Segera Dibuka, Gunakan Pesawat Berbadan Besar

Penerbangan Langsung Jakarta–Timika–Nabire Segera Dibuka, Gunakan Pesawat Berbadan Besar

Layani Antar Pulang Pasien OAP Kurang Mampu, RSUD Mimika Luncurkan Program “Sa Antar Ko”

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id