ADVERTISEMENT
Sabtu, Maret 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Ringankan Beban Pengungsi Konflik Bersenjata di Papua Tengah, Pemuda Katolik Galang Bantuan Kemanusian

Melalui Posko ini, pemuda Katolik mengajak umat Katolik di lima dekenat Keuskupan Timika, serta berbagai pemerhati kemanusiaan lainnya untuk ikut berbela rasa.

28 Mei 2025
0
Ringankan Beban Pengungsi Konflik Bersenjata di Papua Tengah, Pemuda Katolik Galang Bantuan Kemanusian

Pemuda Katolik Komda Papua Tengah saat menyampaikan keterangan pers penggalangan bantuan untuk korban konflik bersenjata. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE- Koranpapua.id– Konflik bersenjata yang terjadi di tiga kabupaten di wilayah Provinsi Papua Tengah dalam dua pekan terakhir, sangat berdampak terhadap kehidupan masyarakat di wilayah itu.

Kontak tembak antara Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan aparat keamanan yang terjadi di Kabupaten Puncak, Intan Jaya dan Dogiyai itu, tidak saja berjatuhan korban jiwa, tetapi ribuan warga terpaksa harus mengungsi dari kampung halaman mereka.

ADVERTISEMENT

Sebagai bentuk keprihatinan dan solidaritas untuk meringankan beban hidup warga pengungsi,  mendorong Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua Tengah untuk melakukan penggalangan bantuan kemanusiaan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Aksi bantuan kemanusian ini yang sudah dimulai sejak tanggal 23 Mei hingga 5 Juni 2025, ditandai dengan dibukanya Posko Kemanusiaan di Gereja Kristus Sahabat Kita (KSK) Nabire.

Baca Juga

Gelar Aksi Hingga Sore, Tidak Ditemui Bupati, Aksi Forum Peduli ASN Papua di Mimika Pulang dengan Kecewa

Dorong Ekonomi Masyarakat Pesisir: YPMAK Bentuk Pokja Program Kampung Aparuka 2026, Siapkan Anggaran Rp300 Juta

Posko ini difokuskan untuk menggalang bantuan kemanusiaan bagi warga sipil yang terdampak langsung oleh konflik bersenjata.

Kristianus Madai, Ketua Bidang Bencana dan Tanggap Darurat Komda Papua Tengah dalam keterangan persnya yang diterima koranpapua.id, Rabu 28 Mei 2025, menyatakan bahwa pemuda Katolik hadir murni untuk misi kemanusiaan, bukan berpihak kepada kelompok manapun.

“Kami hadir sebagai wujud belas kasih dan solidaritas. Warga yang trauma dan panik di daerah konflik adalah saudara kita. Kepedulian mereka adalah kepedulian kita semua,” ujarnya.

Menurut Kristianus, fokus utama bantuan diarahkan kepada warga sipil yang mengungsi dari Distrik Gome, Kabupaten Puncak dan Kampung Itadipa, Kabupaten Intan Jaya yang menjadi titik-titik terparah dari konflik bersenjata.

Melalui Posko ini, pemuda Katolik mengajak umat Katolik di lima dekenat Keuskupan Timika, serta berbagai pemerhati kemanusiaan lainnya untuk ikut berbela rasa.

Bantuan yang dikumpulkan meliputi bahan makanan, minuman, pakaian layak pakai, obat-obatan, perlengkapan sekolah, serta dana sukarela.

Kristianus mengutip motto tahbisan Uskup Timika, Mgr. Bernardus Bofitwoa Baru, OSA: Ego Sum Ostium (Akulah pintu bagi domba-domba-Ku), sebagai inspirasi gerakan ini.

“Kami percaya bahwa ‘domba-domba’ itu adalah warga sipil tak bersalah yang menjadi korban konflik ini,” katanya.

Mengutip Katolikkana.com, Pastor Yanuarius Yogi, Pr, Dekan Dekenat Moni-Puncak, menyampaikan bahwa situasi di Intan Jaya dan Puncak masih sangat mencekam.

Ia menegaskan perlunya tindakan nyata dan mendesak pemerintah serta kelompok bersenjata untuk segera mengakhiri konflik melalui jalan damai.

“Kami mendukung seluruh bentuk bantuan, baik dari pemerintah, mahasiswa, maupun pemuda Katolik. Namun, yang lebih penting adalah dialog damai untuk mengakhiri penderitaan rakyat sipil,” kata Pastor Yance.

Dalam pernyataan sikapnya, Pemuda Katolik Papua Tengah mengeluarkan empat tuntutan utama:

  1. Gencatan senjata segera antara TNI-POLRI dan TPNPB-OPM di Intan Jaya dan Puncak.
  2. Penarikan pasukan militer organik dan non-organik dari wilayah konflik.
  3. Penyelesaian masalah melalui pendekatan damai, humanis, dan bermartabat.
  4. Pembukaan ruang dialog antara negara dan seluruh pihak yang bertikai. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gelar Aksi Hingga Sore, Tidak Ditemui Bupati, Aksi Forum Peduli ASN Papua di Mimika Pulang dengan Kecewa

Gelar Aksi Hingga Sore, Tidak Ditemui Bupati, Aksi Forum Peduli ASN Papua di Mimika Pulang dengan Kecewa

14 Maret 2026
Dorong Ekonomi Masyarakat Pesisir: YPMAK Bentuk Pokja Program Kampung Aparuka 2026, Siapkan Anggaran Rp300 Juta

Dorong Ekonomi Masyarakat Pesisir: YPMAK Bentuk Pokja Program Kampung Aparuka 2026, Siapkan Anggaran Rp300 Juta

13 Maret 2026
Wakil Panglima TNI Kunjungi Pos Satgas Yon Parako 466 Pasgat di Sinak, Tekankan Rasa Aman untuk Papua

Prajurit Gerak Cepat TNI AU Dikerahkan, Amankan 11 Bandara Perintis di Papua

13 Maret 2026
Kapolres Mimika Jawab Keraguan Operator Terbangkan Pesawat ke Empat Distrik Pegunungan

Dua Kali Peristiwa Penembakan di Tembagapura, TNI-Polri Perketat Pengamanan, Antisipasi Masuk ke Kota Timika

13 Maret 2026
Dari Rp14 Ribu ke Pj Sekda Mimika: Perjalanan Inspiratif Putra Kamoro Abraham Keteyau

Kinerja 133 Kepala Kampung Dievaluasi, Sekda Abraham Instruksikan Siapkan Dokumen dan Laporan Keuangan

13 Maret 2026
Ratusan Massa Turun ke Jalan: Blokade Bundaran Timika Indah, Desak Bupati Mimika Batalkan Pelantikan Pejabat

Ratusan Massa Turun ke Jalan: Blokade Bundaran Timika Indah, Desak Bupati Mimika Batalkan Pelantikan Pejabat

13 Maret 2026

POPULER

  • Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

    Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

    717 shares
    Bagikan 287 Tweet 179
  • Lantik 282 Pejabat Pemkab Mimika, Johannes Rettob: Bukan Karena Suka atau Tidak Suka

    656 shares
    Bagikan 262 Tweet 164
  • THR ASN 2026: Pemkab Mimika Siapkan Rp20 Miliar Lebih, Pembayaran Tunggu Petunjuk Pusat

    647 shares
    Bagikan 259 Tweet 162
  • Ratusan Massa Turun ke Jalan: Blokade Bundaran Timika Indah, Desak Bupati Mimika Batalkan Pelantikan Pejabat

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

    578 shares
    Bagikan 231 Tweet 145
  • Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Anton Alom Kritik Penunjukan Plt Sekwan Mimika “Ini Penghinaan Lembaga DPR”

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Pemkab Mimika, Freeport dan Wahana Indonesia Lakukan Diskusi Terbatas Bahas Pencegahan Stunting

Pemkab Mimika, Freeport dan Wahana Indonesia Lakukan Diskusi Terbatas Bahas Pencegahan Stunting

Pemkab Tetapkan Branding ‘Mimika Rumah Kita’, Bupati JR: Jadilah Rumah yang Nyaman dan Inklusif

Ironi Lokasi Galian C, Izin Provinsi Lindungi Perusak Lingkungan dan Penyebar Malaria di Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id