ADVERTISEMENT
Jumat, Maret 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

TPNPB-OPM Ingatkan Nakes dan Guru Asal NTT dan Maluku Kembali ke Kota, Tinggalkan Tempat Tugas di Wilayah Konflik

“Saudara-saudara bagian dari kami, tapi dalam perang kami tidak melihat siapa yang jadi korban, kami minta saudara-saudari bertugas saja di kota, sekarang kami lagi perang”.

24 Maret 2025
0
TPNPB-OPM Ingatkan Nakes dan Guru Asal NTT dan Maluku Kembali ke Kota, Tinggalkan Tempat Tugas di Wilayah Konflik

Jubir KOMNAS TPNPB, Sebby Sambom. (foto:ist.koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengingatkan tenaga kesehatan (Nakes) dan guru asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Maluku untuk keluar dari wilayah-wilayah konflik di Papua.

Permintaan ini disampaikan Sebby Sambon, Juru Bicara TPNPB-OPM dalam keterangannya yang diterima koranpapua.id, Senin 24 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

“Kami sudah memperingatkan mereka, jangan datang ke sini. Kami sedang berjuang untuk kemerdekaan Papua dan membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk bangsa Melanesia Maluku dan NTT,” pesan Sebby.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sebby juga meminta guru dan Nakes asal NTT dan Maluku yang sudah terlanjur bertugas di daerah konflik Papua agar kembali bertugas di kota.

Baca Juga

Dorong Ekonomi Masyarakat Pesisir: YPMAK Bentuk Pokja Program Kampung Aparuka 2026, Siapkan Anggaran Rp300 Juta

Prajurit Gerak Cepat TNI AU Dikerahkan, Amankan 11 Bandara Perintis di Papua

“Saudara-saudara bagian dari kami, tapi dalam perang kami tidak melihat siapa yang jadi korban, kami minta saudara-saudari bertugas saja di kota, sekarang kami lagi perang,” pintanya.

Dalam pernyataannya, Sebby juga menegaskan bahwa TPNPB belum secara resmi menyatakan resmi perang, tetapi siap bertempur jika diperlukan.

Sebby juga dalam keterangannya juga memberikan klarifikasi terkait tuduhan yang dilayangkan oleh TNI mengenai penyerangan terhadap tenaga kesehatan dan guru di Papua.

Ia mengatakan bahwa tuduhan yang disampaikan pihak TNI tidak benar dan tidak memiliki dasar yang kuat.

“Kami belum menerima laporan resmi dari lapangan terkait insiden tersebut. Yang ada hanya versi pemerintah,” tegas Sebby.

TPNPB tidak pernah menyatakan bahwa ada enam orang yang dibunuh. “Itu adalah klaim dari pemerintah, bukan pernyataan resmi dari kami,” pungkasnya.

Sebby juga menanggapi pernyataan TNI yang menyebutkan bahwa motif penyerangan, karena masyarakat tidak memberi dana yang diminta OPM.

“Tuduhan ini tidak masuk akal. Jika memang ada ketidakpuasan dari masyarakat, mengapa tidak ada laporan sebelumnya? Pernyataan TNI ini prematur dan tidak berdasar,” tandasnya.

Pernyataan Panglima TNI yang menyebutkan bahwa semua tenaga guru dan medis yang bertugas di Papua adalah bagian dari TNI juga mendapatkan kritikan dari Sebby.

“Makanya wajar kami bunuh karena mereka adalah TNI,” ujarnya.

Sebby mengimbau kepada masyarakat asli Papua agar tidak mudah percaya terhadap aparat keamanan Indonesia.

Karena menurutnya, aparat keamanan datang ke Papua bukan untuk melindungi, tetapi untuk menguasai.

“Jangan mudah percaya pada janji mereka. Mereka menggunakan berbagai cara, termasuk bantuan pangan dan obat-obatan, untuk mengendalikan kami,” tegasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dorong Ekonomi Masyarakat Pesisir: YPMAK Bentuk Pokja Program Kampung Aparuka 2026, Siapkan Anggaran Rp300 Juta

Dorong Ekonomi Masyarakat Pesisir: YPMAK Bentuk Pokja Program Kampung Aparuka 2026, Siapkan Anggaran Rp300 Juta

13 Maret 2026
Wakil Panglima TNI Kunjungi Pos Satgas Yon Parako 466 Pasgat di Sinak, Tekankan Rasa Aman untuk Papua

Prajurit Gerak Cepat TNI AU Dikerahkan, Amankan 11 Bandara Perintis di Papua

13 Maret 2026
Kapolres Mimika Jawab Keraguan Operator Terbangkan Pesawat ke Empat Distrik Pegunungan

Dua Kali Peristiwa Penembakan di Tembagapura, TNI-Polri Perketat Pengamanan, Antisipasi Masuk ke Kota Timika

13 Maret 2026
Dari Rp14 Ribu ke Pj Sekda Mimika: Perjalanan Inspiratif Putra Kamoro Abraham Keteyau

Kinerja 133 Kepala Kampung Dievaluasi, Sekda Abraham Instruksikan Siapkan Dokumen dan Laporan Keuangan

13 Maret 2026
Ratusan Massa Turun ke Jalan: Blokade Bundaran Timika Indah, Desak Bupati Mimika Batalkan Pelantikan Pejabat

Ratusan Massa Turun ke Jalan: Blokade Bundaran Timika Indah, Desak Bupati Mimika Batalkan Pelantikan Pejabat

13 Maret 2026
Klinik Swasta di Mimika Siap Layani Pemeriksaan dan Obat Malaria Gratis, Berlaku Mulai April 2026

Klinik Swasta di Mimika Siap Layani Pemeriksaan dan Obat Malaria Gratis, Berlaku Mulai April 2026

12 Maret 2026

POPULER

  • Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

    Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

    709 shares
    Bagikan 284 Tweet 177
  • Lantik 282 Pejabat Pemkab Mimika, Johannes Rettob: Bukan Karena Suka atau Tidak Suka

    655 shares
    Bagikan 262 Tweet 164
  • THR ASN 2026: Pemkab Mimika Siapkan Rp20 Miliar Lebih, Pembayaran Tunggu Petunjuk Pusat

    645 shares
    Bagikan 258 Tweet 161
  • Ratusan Massa Turun ke Jalan: Blokade Bundaran Timika Indah, Desak Bupati Mimika Batalkan Pelantikan Pejabat

    578 shares
    Bagikan 231 Tweet 145
  • Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Anton Alom Kritik Penunjukan Plt Sekwan Mimika “Ini Penghinaan Lembaga DPR”

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Hari Ketiga Pencarian, Khoirul ABK KM. Mina Nusantara Belum Ditemukan

Hari Ketiga Pencarian, Khoirul ABK KM. Mina Nusantara Belum Ditemukan

Hari Ketiga Pencarian, Khoirul ABK KM. Mina Nusantara Belum Ditemukan

Raih Berkah Ramadhan, Komunitas Srikandi Nusantara Timika Bagi 500 Takjil Gratis

Hari Ketiga Pencarian, Khoirul ABK KM. Mina Nusantara Belum Ditemukan

Ungkap Kebenaran Peristiwa Penyerangan Guru dan Nakes di Yahukimo, Satgas Gakkum ODC Olah TKP di Tiga Lokasi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id