ADVERTISEMENT
Senin, Januari 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

TPNPB-OPM Ingatkan Nakes dan Guru Asal NTT dan Maluku Kembali ke Kota, Tinggalkan Tempat Tugas di Wilayah Konflik

“Saudara-saudara bagian dari kami, tapi dalam perang kami tidak melihat siapa yang jadi korban, kami minta saudara-saudari bertugas saja di kota, sekarang kami lagi perang”.

24 Maret 2025
0
TPNPB-OPM Ingatkan Nakes dan Guru Asal NTT dan Maluku Kembali ke Kota, Tinggalkan Tempat Tugas di Wilayah Konflik

Jubir KOMNAS TPNPB, Sebby Sambom. (foto:ist.koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengingatkan tenaga kesehatan (Nakes) dan guru asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Maluku untuk keluar dari wilayah-wilayah konflik di Papua.

Permintaan ini disampaikan Sebby Sambon, Juru Bicara TPNPB-OPM dalam keterangannya yang diterima koranpapua.id, Senin 24 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

“Kami sudah memperingatkan mereka, jangan datang ke sini. Kami sedang berjuang untuk kemerdekaan Papua dan membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk bangsa Melanesia Maluku dan NTT,” pesan Sebby.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sebby juga meminta guru dan Nakes asal NTT dan Maluku yang sudah terlanjur bertugas di daerah konflik Papua agar kembali bertugas di kota.

Baca Juga

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

“Saudara-saudara bagian dari kami, tapi dalam perang kami tidak melihat siapa yang jadi korban, kami minta saudara-saudari bertugas saja di kota, sekarang kami lagi perang,” pintanya.

Dalam pernyataannya, Sebby juga menegaskan bahwa TPNPB belum secara resmi menyatakan resmi perang, tetapi siap bertempur jika diperlukan.

Sebby juga dalam keterangannya juga memberikan klarifikasi terkait tuduhan yang dilayangkan oleh TNI mengenai penyerangan terhadap tenaga kesehatan dan guru di Papua.

Ia mengatakan bahwa tuduhan yang disampaikan pihak TNI tidak benar dan tidak memiliki dasar yang kuat.

“Kami belum menerima laporan resmi dari lapangan terkait insiden tersebut. Yang ada hanya versi pemerintah,” tegas Sebby.

TPNPB tidak pernah menyatakan bahwa ada enam orang yang dibunuh. “Itu adalah klaim dari pemerintah, bukan pernyataan resmi dari kami,” pungkasnya.

Sebby juga menanggapi pernyataan TNI yang menyebutkan bahwa motif penyerangan, karena masyarakat tidak memberi dana yang diminta OPM.

“Tuduhan ini tidak masuk akal. Jika memang ada ketidakpuasan dari masyarakat, mengapa tidak ada laporan sebelumnya? Pernyataan TNI ini prematur dan tidak berdasar,” tandasnya.

Pernyataan Panglima TNI yang menyebutkan bahwa semua tenaga guru dan medis yang bertugas di Papua adalah bagian dari TNI juga mendapatkan kritikan dari Sebby.

“Makanya wajar kami bunuh karena mereka adalah TNI,” ujarnya.

Sebby mengimbau kepada masyarakat asli Papua agar tidak mudah percaya terhadap aparat keamanan Indonesia.

Karena menurutnya, aparat keamanan datang ke Papua bukan untuk melindungi, tetapi untuk menguasai.

“Jangan mudah percaya pada janji mereka. Mereka menggunakan berbagai cara, termasuk bantuan pangan dan obat-obatan, untuk mengendalikan kami,” tegasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

26 Januari 2026
Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

26 Januari 2026
Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

26 Januari 2026
Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

26 Januari 2026
Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

26 Januari 2026
Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

26 Januari 2026

POPULER

  • Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Brigjen Alfred Papare Bergeser ke Papua Barat, Kombes Jeremias Rontini di Papua Tengah

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Jabat Kapolda Papua Tengah, Jeremias Rontini ‘Pecah Bintang’, Berikut Sekilas Perjalanan Karirnya

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Awali Tugas sebagai Kapolres Supiori, Kompol Frits Erari Hadiri Ibadah, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Oknum Pejabat Bea Cukai Papua Diduga Lakukan Pelecehan Anak di Bawah Umur, Korban Anak Rekan Kerja

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Pemkab Mimika Pastikan Buka Penerimaan CPNS 2026, Kuota 274 Formasi

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Tembak Mati Beberapa Anggota Separatis, Koops Habema Rebut Dua Markas Utama OPM Kodap XVI Yahukimo

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Hari Ketiga Pencarian, Khoirul ABK KM. Mina Nusantara Belum Ditemukan

Hari Ketiga Pencarian, Khoirul ABK KM. Mina Nusantara Belum Ditemukan

Hari Ketiga Pencarian, Khoirul ABK KM. Mina Nusantara Belum Ditemukan

Raih Berkah Ramadhan, Komunitas Srikandi Nusantara Timika Bagi 500 Takjil Gratis

Hari Ketiga Pencarian, Khoirul ABK KM. Mina Nusantara Belum Ditemukan

Ungkap Kebenaran Peristiwa Penyerangan Guru dan Nakes di Yahukimo, Satgas Gakkum ODC Olah TKP di Tiga Lokasi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id