ADVERTISEMENT
Selasa, Agustus 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Tolak Transmigrasi, AMKI Papua Tengah: Yang Diperlukan Program Bersifat Pemberdayaan Orang Asli Papua

Jika program transmigrasi tetap dipaksakan di tengah minimnya jumlah penduduk OAP, sangat berpotensi pada kepunahan dan termarginalnya OAP di atas tanah kelahirannya.

28 Oktober 2024
0
Tolak Transmigrasi, AMKI Papua Tengah: Yang Diperlukan Program Bersifat Pemberdayaan Orang Asli Papua

Melianus Numang, Ketua AMKI Papua Tengah. (Foto: Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka melalui Kementerian Transmigrasi berencana menghidupkan kembali program transmigrasi.

Salah satu wilayah di Timur Indonesia yang menjadi lokasi transmigrasi adalah Tanah Papua.

ADVERTISEMENT

Terkait program pemindahan warga dalam kapasitas besar dari Barat Indonesia ke Papua mendapatkan penolakan keras dari masyarakat yang mendiami Bumi Cenderawasih.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Salah satu pernyataan yang menolak program transmigrasi di Papua datang dari Angkatan Muda Kemah Injil (AMKI) Provinsi Papua Tengah.

Baca Juga

Ribuan Pelajar Tumpah Ruah di Karnaval Budaya Mimika, Kostum Adat hingga Cita-Cita Warnai Jalanan Timika

Kasus Penembakan yang Tewaskan Warga di Raffles Residence 3 Timika: Aipda M Ditetapkan Tersangka

Melianus Numang, Ketua Angkatan Muda Kemah Injil (AMKI) Provinsi Papua Tengah mengatakan program transmigrasi dan rencana pemekaran kabupaten di Daerah Otonomi Baru (DOB) sudah menjadi isu Nasional yang ramai dibahas oleh OAP belakangan ini.

Melianus menilai program transmigrasi dan pemekaran kabupaten di DOB menjadi sesuatu yang sangat sensitif.

“Program ini akan berdampak pada pengancaman serius bagi Orang Asli Papua di atas tanahnya sendiri,” ujar Melianus dalam keterangan tertulisnya yang diterima koranpapua.id, Minggu 27 Oktober 2024.

Mewakili pemuda dan masyarakat Papua secara umum, Melianus menyatakan tidak sependapat dan dengan tegas menolak program transmigrasi dan pemekaran kabupaten di tanah Papua.

Dikatakan penduduk OAP saat ini hanya 3 juta jiwa yang tersebar di tujuh provinsi yakni, Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan Tengah, Papua Barat Daya, Papua Utara.

“Jumlah ini sangat minim untuk OAP hidup di negerinya sendiri,” pungkasnya.

Melianus mengkuatirkan jika program transmigrasi tetap dipaksakan di tengah minimnya jumlah penduduk OAP, sangat berpotensi pada kepunahan dan termarginalnya OAP di atas tanah kelahirannya yang kaya akan sumber daya alam.

Melianus menganjurkan kepada Presiden Prabowo melalui Kabinet Merah Putih sebaiknya menurunkan program-program yang bersifat partisipatif pemberdayaan OAP.

Sehingga dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam membangun dan memperbaiki ekonomi rakyat OAP.

Karena hanya lewat program-program pemberdayaan mampu meningkatkan harkat dan martabat OAP agar sejajar dengan saudara-saudaranya yang lain di negara ini.

Perlu diketahui rencana menghidupkan kembali program transmigrasi di Papua disampaikan Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Pernyataan ini disampaikan Muhammad Iftitah pada saat serah terima jabatan di Kantor Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di Jakarta Selatan, Senin 21 Oktober 2024.

Iftitah menyampaikan Kementerian Transmigrasi mendapat instruksi dari Presiden Prabowo Subianto untuk melaksanakan program transmigrasi ke wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua.

Tujuan program trasmigrasi untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan di berbagai daerah di Indonesia.

Tujuan lainnya agar Papua betul-betul menjadi bagian utuh dari Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam konteks kesejahteraan dan persatuan Nasional yang lebih besar. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ribuan Pelajar Tumpah Ruah di Karnaval Budaya Mimika, Kostum Adat hingga Cita-Cita Warnai Jalanan Timika

Ribuan Pelajar Tumpah Ruah di Karnaval Budaya Mimika, Kostum Adat hingga Cita-Cita Warnai Jalanan Timika

11 Agustus 2026
Kasus Penembakan yang Tewaskan Warga di Raffles Residence 3 Timika: Aipda M Ditetapkan Tersangka

Kasus Penembakan yang Tewaskan Warga di Raffles Residence 3 Timika: Aipda M Ditetapkan Tersangka

11 Agustus 2026
Akses Jalan di SP2 Timika Sempat Lumpuh, Warga Palang Jalan Terkait Sengketa Tanah

Akses Jalan di SP2 Timika Sempat Lumpuh, Warga Palang Jalan Terkait Sengketa Tanah

11 Agustus 2026
Sambut HUT RI ke-81: Merah Putih Raksasa Dibentangkan di Gunung Cycloop Jayapura 

Sambut HUT RI ke-81: Merah Putih Raksasa Dibentangkan di Gunung Cycloop Jayapura 

10 Agustus 2026
Hari Masyarakat Adat Internasional, DAD Mimika Soroti Perlindungan Hak dan Masa Depan Masyarakat Adat

Hari Masyarakat Adat Internasional, DAD Mimika Soroti Perlindungan Hak dan Masa Depan Masyarakat Adat

10 Agustus 2026
Jelang HUT RI ke-81, Pemkab Mimika Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Mimika Barat

Jelang HUT RI ke-81, Pemkab Mimika Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Mimika Barat

10 Agustus 2026

POPULER

  • Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

    “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    578 shares
    Bagikan 231 Tweet 145
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • DLH Sibuk Sosialisasi AMDALnet, Sampah Timika Tak Kunjung Teratasi: Kepala Dinas Akui Belum Ada Solusi

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • DPO KKB GW Dilumpuhkan di Tembagapura, Satgas Gabungan Masih Buru Jejaknya di Hutan

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Anggota Polsek Ilu, Puncak Jaya Dibacok OTK, Korban Kritis Dirawat di RS Bhayangkara

Anggota Polsek Ilu, Puncak Jaya Dibacok OTK, Korban Kritis Dirawat di RS Bhayangkara

Selama Satu Hari Tenggelam di Kali Orey, Samuel Mamawiso Ditemukan Masih Hidup

Selama Satu Hari Tenggelam di Kali Orey, Samuel Mamawiso Ditemukan Masih Hidup

Seleksi CPNS 2024 di Mimika Diikuti 5 Ribu Pelamar, Valentinus: CAT Ini Berlangsung Objektif dan Bebas dari Praktek Kecurangan

Seleksi CPNS 2024 di Mimika Diikuti 5 Ribu Pelamar, Valentinus: CAT Ini Berlangsung Objektif dan Bebas dari Praktek Kecurangan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id