ADVERTISEMENT
Selasa, Oktober 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Tolak Transmigrasi, AMKI Papua Tengah: Yang Diperlukan Program Bersifat Pemberdayaan Orang Asli Papua

Jika program transmigrasi tetap dipaksakan di tengah minimnya jumlah penduduk OAP, sangat berpotensi pada kepunahan dan termarginalnya OAP di atas tanah kelahirannya.

28 Oktober 2024
0
Tolak Transmigrasi, AMKI Papua Tengah: Yang Diperlukan Program Bersifat Pemberdayaan Orang Asli Papua

Melianus Numang, Ketua AMKI Papua Tengah. (Foto: Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka melalui Kementerian Transmigrasi berencana menghidupkan kembali program transmigrasi.

Salah satu wilayah di Timur Indonesia yang menjadi lokasi transmigrasi adalah Tanah Papua.

Terkait program pemindahan warga dalam kapasitas besar dari Barat Indonesia ke Papua mendapatkan penolakan keras dari masyarakat yang mendiami Bumi Cenderawasih.

Salah satu pernyataan yang menolak program transmigrasi di Papua datang dari Angkatan Muda Kemah Injil (AMKI) Provinsi Papua Tengah.

Baca Juga

Kabut Asap Mimika, PAUD–SD dan SLB Belajar dari Rumah

Sem Bukaleng Apresiasi Perhatian Pemkab Mimika pada Adat Amungme

Melianus Numang, Ketua Angkatan Muda Kemah Injil (AMKI) Provinsi Papua Tengah mengatakan program transmigrasi dan rencana pemekaran kabupaten di Daerah Otonomi Baru (DOB) sudah menjadi isu Nasional yang ramai dibahas oleh OAP belakangan ini.

Melianus menilai program transmigrasi dan pemekaran kabupaten di DOB menjadi sesuatu yang sangat sensitif.

“Program ini akan berdampak pada pengancaman serius bagi Orang Asli Papua di atas tanahnya sendiri,” ujar Melianus dalam keterangan tertulisnya yang diterima koranpapua.id, Minggu 27 Oktober 2024.

Mewakili pemuda dan masyarakat Papua secara umum, Melianus menyatakan tidak sependapat dan dengan tegas menolak program transmigrasi dan pemekaran kabupaten di tanah Papua.

Dikatakan penduduk OAP saat ini hanya 3 juta jiwa yang tersebar di tujuh provinsi yakni, Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan Tengah, Papua Barat Daya, Papua Utara.

“Jumlah ini sangat minim untuk OAP hidup di negerinya sendiri,” pungkasnya.

Melianus mengkuatirkan jika program transmigrasi tetap dipaksakan di tengah minimnya jumlah penduduk OAP, sangat berpotensi pada kepunahan dan termarginalnya OAP di atas tanah kelahirannya yang kaya akan sumber daya alam.

Melianus menganjurkan kepada Presiden Prabowo melalui Kabinet Merah Putih sebaiknya menurunkan program-program yang bersifat partisipatif pemberdayaan OAP.

Sehingga dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam membangun dan memperbaiki ekonomi rakyat OAP.

Karena hanya lewat program-program pemberdayaan mampu meningkatkan harkat dan martabat OAP agar sejajar dengan saudara-saudaranya yang lain di negara ini.

Perlu diketahui rencana menghidupkan kembali program transmigrasi di Papua disampaikan Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Pernyataan ini disampaikan Muhammad Iftitah pada saat serah terima jabatan di Kantor Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di Jakarta Selatan, Senin 21 Oktober 2024.

Iftitah menyampaikan Kementerian Transmigrasi mendapat instruksi dari Presiden Prabowo Subianto untuk melaksanakan program transmigrasi ke wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua.

Tujuan program trasmigrasi untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan di berbagai daerah di Indonesia.

Tujuan lainnya agar Papua betul-betul menjadi bagian utuh dari Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam konteks kesejahteraan dan persatuan Nasional yang lebih besar. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kabut Asap Mimika, PAUD–SD dan SLB Belajar dari Rumah

Kabut Asap Mimika, PAUD–SD dan SLB Belajar dari Rumah

12 Oktober 2026
Sem Bukaleng Apresiasi Perhatian Pemkab Mimika pada Adat Amungme

Sem Bukaleng Apresiasi Perhatian Pemkab Mimika pada Adat Amungme

12 Oktober 2026
HUT ke-30 Mimika, Deinas Geley Ajak Warga Bangun dengan Hati

HUT ke-30 Mimika, Deinas Geley Ajak Warga Bangun dengan Hati

12 Oktober 2026
Tiga Dekade Mimika, Bupati Ajak Semua Pihak Bangun Ekonomi

Tiga Dekade Mimika, Bupati Ajak Semua Pihak Bangun Ekonomi

12 Oktober 2026
HUT ke-30 Mimika, Rettob-Kemong Paparkan Capaian dan Tantangan

HUT ke-30 Mimika, Rettob-Kemong Paparkan Capaian dan Tantangan

12 Oktober 2026
Dari Lala Pokaka hingga Layanan Kesehatan Gratis, Mimika Perkuat Pelayanan untuk Warga

Mimika Targetkan 10 Kampung Dapat Akses Listrik

12 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    790 shares
    Bagikan 316 Tweet 198
  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Anggota Polsek Ilu, Puncak Jaya Dibacok OTK, Korban Kritis Dirawat di RS Bhayangkara

Anggota Polsek Ilu, Puncak Jaya Dibacok OTK, Korban Kritis Dirawat di RS Bhayangkara

Selama Satu Hari Tenggelam di Kali Orey, Samuel Mamawiso Ditemukan Masih Hidup

Selama Satu Hari Tenggelam di Kali Orey, Samuel Mamawiso Ditemukan Masih Hidup

Seleksi CPNS 2024 di Mimika Diikuti 5 Ribu Pelamar, Valentinus: CAT Ini Berlangsung Objektif dan Bebas dari Praktek Kecurangan

Seleksi CPNS 2024 di Mimika Diikuti 5 Ribu Pelamar, Valentinus: CAT Ini Berlangsung Objektif dan Bebas dari Praktek Kecurangan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id