ADVERTISEMENT
Selasa, Juni 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Tolak Transmigrasi, AMKI Papua Tengah: Yang Diperlukan Program Bersifat Pemberdayaan Orang Asli Papua

Jika program transmigrasi tetap dipaksakan di tengah minimnya jumlah penduduk OAP, sangat berpotensi pada kepunahan dan termarginalnya OAP di atas tanah kelahirannya.

28 Oktober 2024
0
Tolak Transmigrasi, AMKI Papua Tengah: Yang Diperlukan Program Bersifat Pemberdayaan Orang Asli Papua

Melianus Numang, Ketua AMKI Papua Tengah. (Foto: Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka melalui Kementerian Transmigrasi berencana menghidupkan kembali program transmigrasi.

Salah satu wilayah di Timur Indonesia yang menjadi lokasi transmigrasi adalah Tanah Papua.

ADVERTISEMENT

Terkait program pemindahan warga dalam kapasitas besar dari Barat Indonesia ke Papua mendapatkan penolakan keras dari masyarakat yang mendiami Bumi Cenderawasih.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Salah satu pernyataan yang menolak program transmigrasi di Papua datang dari Angkatan Muda Kemah Injil (AMKI) Provinsi Papua Tengah.

Baca Juga

Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

Sterilisasi Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II, Tim Jibom Gegana Polda Papua Bertolak ke Biak

Melianus Numang, Ketua Angkatan Muda Kemah Injil (AMKI) Provinsi Papua Tengah mengatakan program transmigrasi dan rencana pemekaran kabupaten di Daerah Otonomi Baru (DOB) sudah menjadi isu Nasional yang ramai dibahas oleh OAP belakangan ini.

Melianus menilai program transmigrasi dan pemekaran kabupaten di DOB menjadi sesuatu yang sangat sensitif.

“Program ini akan berdampak pada pengancaman serius bagi Orang Asli Papua di atas tanahnya sendiri,” ujar Melianus dalam keterangan tertulisnya yang diterima koranpapua.id, Minggu 27 Oktober 2024.

Mewakili pemuda dan masyarakat Papua secara umum, Melianus menyatakan tidak sependapat dan dengan tegas menolak program transmigrasi dan pemekaran kabupaten di tanah Papua.

Dikatakan penduduk OAP saat ini hanya 3 juta jiwa yang tersebar di tujuh provinsi yakni, Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan Tengah, Papua Barat Daya, Papua Utara.

“Jumlah ini sangat minim untuk OAP hidup di negerinya sendiri,” pungkasnya.

Melianus mengkuatirkan jika program transmigrasi tetap dipaksakan di tengah minimnya jumlah penduduk OAP, sangat berpotensi pada kepunahan dan termarginalnya OAP di atas tanah kelahirannya yang kaya akan sumber daya alam.

Melianus menganjurkan kepada Presiden Prabowo melalui Kabinet Merah Putih sebaiknya menurunkan program-program yang bersifat partisipatif pemberdayaan OAP.

Sehingga dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam membangun dan memperbaiki ekonomi rakyat OAP.

Karena hanya lewat program-program pemberdayaan mampu meningkatkan harkat dan martabat OAP agar sejajar dengan saudara-saudaranya yang lain di negara ini.

Perlu diketahui rencana menghidupkan kembali program transmigrasi di Papua disampaikan Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Pernyataan ini disampaikan Muhammad Iftitah pada saat serah terima jabatan di Kantor Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di Jakarta Selatan, Senin 21 Oktober 2024.

Iftitah menyampaikan Kementerian Transmigrasi mendapat instruksi dari Presiden Prabowo Subianto untuk melaksanakan program transmigrasi ke wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua.

Tujuan program trasmigrasi untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan di berbagai daerah di Indonesia.

Tujuan lainnya agar Papua betul-betul menjadi bagian utuh dari Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam konteks kesejahteraan dan persatuan Nasional yang lebih besar. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

1 Juni 2026
Sterilisasi Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II, Tim Jibom Gegana Polda Papua Bertolak ke Biak

Sterilisasi Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II, Tim Jibom Gegana Polda Papua Bertolak ke Biak

1 Juni 2026
Mahasiswa UTU Asal Papua Yulianus Petege, Raih Juara Pada Ajang Fotografi Internasional

Mahasiswa UTU Asal Papua Yulianus Petege, Raih Juara Pada Ajang Fotografi Internasional

1 Juni 2026
Pemkab Mimika Siapkan Tempat Ibadah Sementara Pasca Kebakaran Gereja Katalik Poumako

Kenaikan Harga Material dan BBM, Pemkab Mimika Evaluasi Menyeluruh Struktur Nilai Proyek 2026

1 Juni 2026
Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Pemkab Mimika Siapkan Tempat Ibadah Sementara Pasca Kebakaran Gereja Katalik Poumako

1 Juni 2026
Papua Mahkota Keanekaragaman Hayati, Ditengah Maraknya Pemburuan Liar

Papua Mahkota Keanekaragaman Hayati, Ditengah Maraknya Pemburuan Liar

1 Juni 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    818 shares
    Bagikan 327 Tweet 205
  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Ledakan Diduga Bom Terjadi di Biak, Lima Orang Tewas dan Tiga Lainnya Hilang

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Satgas ODC Ringkus ‘EK’ Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya, Ini Berbagai Aksi Kriminalnya

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • Paulus Waterpauw Desak Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat Adat Lebih Aktif

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • Film Pesta Babi dan Teman Tagar Maira Hadirkan Narasi Kemanusiaan yang Jujur di Tanah Papua

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
Next Post
Anggota Polsek Ilu, Puncak Jaya Dibacok OTK, Korban Kritis Dirawat di RS Bhayangkara

Anggota Polsek Ilu, Puncak Jaya Dibacok OTK, Korban Kritis Dirawat di RS Bhayangkara

Selama Satu Hari Tenggelam di Kali Orey, Samuel Mamawiso Ditemukan Masih Hidup

Selama Satu Hari Tenggelam di Kali Orey, Samuel Mamawiso Ditemukan Masih Hidup

Seleksi CPNS 2024 di Mimika Diikuti 5 Ribu Pelamar, Valentinus: CAT Ini Berlangsung Objektif dan Bebas dari Praktek Kecurangan

Seleksi CPNS 2024 di Mimika Diikuti 5 Ribu Pelamar, Valentinus: CAT Ini Berlangsung Objektif dan Bebas dari Praktek Kecurangan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id