ADVERTISEMENT
Rabu, Juli 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Banyak Kontraktor Luar Masuk Timika, Harga Penawaran Hancur, Gapensi Minta Pokja UKPBJ Lebih Selektif

Pengusaha muda Papua ini menyampaikan bahwa dengan sistem pengadaan yang lebih fear kini muncul banyak pertanyaan di kalangan para pengusaha lokal Timika.  

11 Juli 2024
0
Layanan Bus Gratis, Solusi Tepat Ditengah Mahalnya Biaya Transportasi di Kota Timika

Ronal Kambu, ST, Sekretaris Gapensi Mimika. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pekerjaan proyek fisik di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah kini menjadi incaran banyak kontraktor dari luar.

Para kontraktor dari luar Mimika berani mengambil resiko dengan menerima penawaran paling murah.

ADVERTISEMENT

Kondisi ini membuat harga penawaran ‘hancur’ dan dapat mengorbankan pengusaha lokal Timika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dengan menerima penawaran paling rendah, maka sudah pasti kontraktor luar menjadi pemenang terhadap sebagian besar pekerjaan fisik maupun jasa konsultan perencanaan dan pengawasan yang didanai dengan APBD Mimika tahun 2024.

Baca Juga

Satgas Pamtas dan Warga Bersihkan Landasan Bandara Luban demi Kelancaran Penerbangan

Agustinus Anggaibak: Saatnya Pemerintah Bentuk Kementerian Khusus Tangani Otsus

Melihat kondisi ini Gapensi Mimika, sebagai salah satu mitra strategis pemerintah dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi meminta kepada Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Mimka agar lebih selektif dalam melakukan evaluasi terhadap peserta.

“Melihat perkembangan pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Mimika, Gapensi memberikan apresiasi kepada UKPBJ,” ujar Ronal Kambu, ST, Sekretaris Gapensi Mimika kepada koranpapua.id, Kamis 11 Juli 2024.

Apresiasi diberikan karena UKPBJ membuka peluang cukup besar kepada penawar atau perusahaan luar Timika untuk ikut berpartisipasi dalam proses pengadaan barang jasa di dengan harga penawaran yang lebih murah.

“Artinya sudah tidak ada lagi jago kandang dengan sistem yang lebih baik dan lebih kompetitif. Siapa saja boleh berpartisipasi asalkan memenuhi persyaratan dan ketentuan yang diminta,” ujar Ronal.

Meski demikian pengusaha muda Papua ini menyampaikan bahwa dengan sistem pengadaan yang lebih fear kini muncul banyak pertanyaan di kalangan para pengusaha lokal Mimika.

“Ini menjadi pertanyaan teman-teman pengusaha anggota Gapensi di Mimika. Apakah dengan harga penawaran demikian peserta dari luar Timika bisa menyelesaikan pekerjaannya?” jelas Ronal.

Menanggapi hal ini Gapensi dengan tegas meminta kepada Pokja UKPBJ Kabupaten Mimika untuk lebih selektif dalam melakukan evaluasi kepada peserta.

Pasalnya fluktuasi harga di Kabupaten Mimika tidak bisa ditebak.

Ronal mencontohkan untuk harga semen, hari ini masih dijual dengan harga Rp100 ribu per sak, namun menjelang November 2024 bisa tembus hingga Rp120 ribu per sak.

“Ini harus menjadi perhatian khusus, solar bisa langka dan harga material bisa mendadak berubah. Karenanya perlu menjadi perhatian Pokja, termasuk teman-teman pengusaha  dari luar yang ingin bersaing di Mimika,” tandas Ronal.

Ronal juga menyarankan kepada pengusaha besar yang juga adalah anggota Gapensi Mimika untuk saling membantu dan memberi support kepada pengusaha kecil dan menengah.

Salah satu suportnya tambah Ronal, kepada pengusaha besar yang sudah mendapatkan pekerjaan dengan nilai ratusan miliar sesuai kualifikasi, jangan lagi ikut dalam tender kegiatan fisik yang nilai anggarannya kecil.

“Kasih juga kesempatan kepada anggota kami yang pengusaha kecil dan menengah untuk ikut, supaya ada keseimbangan. Yang besar kerja yang besar dan yang kecil kerjakan yang kecil,” harap Ronal. (Redaksi)

 

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pamtas dan Warga Bersihkan Landasan Bandara Luban demi Kelancaran Penerbangan

Satgas Pamtas dan Warga Bersihkan Landasan Bandara Luban demi Kelancaran Penerbangan

29 Juli 2026
Agustinus Anggaibak: Saatnya Pemerintah Bentuk Kementerian Khusus Tangani Otsus

Agustinus Anggaibak: Saatnya Pemerintah Bentuk Kementerian Khusus Tangani Otsus

29 Juli 2026
DLH Mimika Perketat Pengawasan Limbah Medis B3 untuk Cegah Pencemaran

Milad Ke-51, MUI Mimika Dorong Kolaborasi Ulama, Pemerintah, dan Masyarakat

29 Juli 2026
DLH Mimika Perketat Pengawasan Limbah Medis B3 untuk Cegah Pencemaran

DLH Mimika Perketat Pengawasan Limbah Medis B3 untuk Cegah Pencemaran

29 Juli 2026
Fraksi Golkar Soroti Layanan Air Bersih di Mimika Belum Optimal Meski Anggaran Besar

Fraksi Golkar Soroti Layanan Air Bersih di Mimika Belum Optimal Meski Anggaran Besar

29 Juli 2026
Waktu Persiapan Menipis, KONI Mimika Minta Papua Tengah Percepat Administrasi PON Beladiri

Karantina Papua Tengah Musnahkan Media Pembawa HPHK yang Tak Penuhi Syarat

29 Juli 2026

POPULER

  • Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    713 shares
    Bagikan 285 Tweet 178
  • TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

    708 shares
    Bagikan 283 Tweet 177
  • Tiga Tahun Harumkan Nama Papua di Panggung Reggae Dunia: Dave Baransano Masih Berjuang Sendiri, Butuh Dukungan

    577 shares
    Bagikan 231 Tweet 144
  • Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Misteri Pria Tewas dengan Empat Anak Panah di Mimika Terungkap, Korban Diketahui Tukang Ojek yang Hilang Tiga Hari

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Gelombang Laut di Perairan Kokonau-Mimika Capai 2,5 Meter, Nelayan Diminta Tunda Melaut Jika Cuaca Memburuk

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Peduli Pendidikan, PTFI Gelar Program CSR Orbit dengan 250 Guru di Mimika

Peduli Pendidikan, PTFI Gelar Program CSR Orbit dengan 250 Guru di Mimika

Ketua KPU Papua Tengah, Belum Ada Aturan Bupati dan Wakil Bupati Harus OAP, Sistem Noken Hanya Enam Kabupaten

Ketua KPU Papua Tengah, Belum Ada Aturan Bupati dan Wakil Bupati Harus OAP, Sistem Noken Hanya Enam Kabupaten

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Kapus Limau Asri Segera Dilimpahkan ke Kejari Mimika

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Kapus Limau Asri Segera Dilimpahkan ke Kejari Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id