ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Banyak Kontraktor Luar Masuk Timika, Harga Penawaran Hancur, Gapensi Minta Pokja UKPBJ Lebih Selektif

Pengusaha muda Papua ini menyampaikan bahwa dengan sistem pengadaan yang lebih fear kini muncul banyak pertanyaan di kalangan para pengusaha lokal Timika.  

11 Juli 2024
0
Layanan Bus Gratis, Solusi Tepat Ditengah Mahalnya Biaya Transportasi di Kota Timika

Ronal Kambu, ST, Sekretaris Gapensi Mimika. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pekerjaan proyek fisik di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah kini menjadi incaran banyak kontraktor dari luar.

Para kontraktor dari luar Mimika berani mengambil resiko dengan menerima penawaran paling murah.

Kondisi ini membuat harga penawaran ‘hancur’ dan dapat mengorbankan pengusaha lokal Timika.

Dengan menerima penawaran paling rendah, maka sudah pasti kontraktor luar menjadi pemenang terhadap sebagian besar pekerjaan fisik maupun jasa konsultan perencanaan dan pengawasan yang didanai dengan APBD Mimika tahun 2024.

Baca Juga

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Melihat kondisi ini Gapensi Mimika, sebagai salah satu mitra strategis pemerintah dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi meminta kepada Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Mimka agar lebih selektif dalam melakukan evaluasi terhadap peserta.

“Melihat perkembangan pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Mimika, Gapensi memberikan apresiasi kepada UKPBJ,” ujar Ronal Kambu, ST, Sekretaris Gapensi Mimika kepada koranpapua.id, Kamis 11 Juli 2024.

Apresiasi diberikan karena UKPBJ membuka peluang cukup besar kepada penawar atau perusahaan luar Timika untuk ikut berpartisipasi dalam proses pengadaan barang jasa di dengan harga penawaran yang lebih murah.

“Artinya sudah tidak ada lagi jago kandang dengan sistem yang lebih baik dan lebih kompetitif. Siapa saja boleh berpartisipasi asalkan memenuhi persyaratan dan ketentuan yang diminta,” ujar Ronal.

Meski demikian pengusaha muda Papua ini menyampaikan bahwa dengan sistem pengadaan yang lebih fear kini muncul banyak pertanyaan di kalangan para pengusaha lokal Mimika.

“Ini menjadi pertanyaan teman-teman pengusaha anggota Gapensi di Mimika. Apakah dengan harga penawaran demikian peserta dari luar Timika bisa menyelesaikan pekerjaannya?” jelas Ronal.

Menanggapi hal ini Gapensi dengan tegas meminta kepada Pokja UKPBJ Kabupaten Mimika untuk lebih selektif dalam melakukan evaluasi kepada peserta.

Pasalnya fluktuasi harga di Kabupaten Mimika tidak bisa ditebak.

Ronal mencontohkan untuk harga semen, hari ini masih dijual dengan harga Rp100 ribu per sak, namun menjelang November 2024 bisa tembus hingga Rp120 ribu per sak.

“Ini harus menjadi perhatian khusus, solar bisa langka dan harga material bisa mendadak berubah. Karenanya perlu menjadi perhatian Pokja, termasuk teman-teman pengusaha  dari luar yang ingin bersaing di Mimika,” tandas Ronal.

Ronal juga menyarankan kepada pengusaha besar yang juga adalah anggota Gapensi Mimika untuk saling membantu dan memberi support kepada pengusaha kecil dan menengah.

Salah satu suportnya tambah Ronal, kepada pengusaha besar yang sudah mendapatkan pekerjaan dengan nilai ratusan miliar sesuai kualifikasi, jangan lagi ikut dalam tender kegiatan fisik yang nilai anggarannya kecil.

“Kasih juga kesempatan kepada anggota kami yang pengusaha kecil dan menengah untuk ikut, supaya ada keseimbangan. Yang besar kerja yang besar dan yang kecil kerjakan yang kecil,” harap Ronal. (Redaksi)

 

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

7 Oktober 2026
Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

7 Oktober 2026
200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

7 Oktober 2026
Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

7 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    720 shares
    Bagikan 288 Tweet 180
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Peduli Pendidikan, PTFI Gelar Program CSR Orbit dengan 250 Guru di Mimika

Peduli Pendidikan, PTFI Gelar Program CSR Orbit dengan 250 Guru di Mimika

Ketua KPU Papua Tengah, Belum Ada Aturan Bupati dan Wakil Bupati Harus OAP, Sistem Noken Hanya Enam Kabupaten

Ketua KPU Papua Tengah, Belum Ada Aturan Bupati dan Wakil Bupati Harus OAP, Sistem Noken Hanya Enam Kabupaten

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Kapus Limau Asri Segera Dilimpahkan ke Kejari Mimika

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Kapus Limau Asri Segera Dilimpahkan ke Kejari Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id