ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Banyak Kontraktor Luar Masuk Timika, Harga Penawaran Hancur, Gapensi Minta Pokja UKPBJ Lebih Selektif

Pengusaha muda Papua ini menyampaikan bahwa dengan sistem pengadaan yang lebih fear kini muncul banyak pertanyaan di kalangan para pengusaha lokal Timika.  

11 Juli 2024
0
Layanan Bus Gratis, Solusi Tepat Ditengah Mahalnya Biaya Transportasi di Kota Timika

Ronal Kambu, ST, Sekretaris Gapensi Mimika. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pekerjaan proyek fisik di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah kini menjadi incaran banyak kontraktor dari luar.

Para kontraktor dari luar Mimika berani mengambil resiko dengan menerima penawaran paling murah.

Kondisi ini membuat harga penawaran ‘hancur’ dan dapat mengorbankan pengusaha lokal Timika.

Dengan menerima penawaran paling rendah, maka sudah pasti kontraktor luar menjadi pemenang terhadap sebagian besar pekerjaan fisik maupun jasa konsultan perencanaan dan pengawasan yang didanai dengan APBD Mimika tahun 2024.

Baca Juga

Dekranasda Mimika Minta PTFI Perluas Promosi Produk Pengrajin Lokal

Penjualan Produk UMKM Dekranasda Mimika Tembus Rp12,5 Juta Sehari di Event PTFI

Melihat kondisi ini Gapensi Mimika, sebagai salah satu mitra strategis pemerintah dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi meminta kepada Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Mimka agar lebih selektif dalam melakukan evaluasi terhadap peserta.

“Melihat perkembangan pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Mimika, Gapensi memberikan apresiasi kepada UKPBJ,” ujar Ronal Kambu, ST, Sekretaris Gapensi Mimika kepada koranpapua.id, Kamis 11 Juli 2024.

Apresiasi diberikan karena UKPBJ membuka peluang cukup besar kepada penawar atau perusahaan luar Timika untuk ikut berpartisipasi dalam proses pengadaan barang jasa di dengan harga penawaran yang lebih murah.

“Artinya sudah tidak ada lagi jago kandang dengan sistem yang lebih baik dan lebih kompetitif. Siapa saja boleh berpartisipasi asalkan memenuhi persyaratan dan ketentuan yang diminta,” ujar Ronal.

Meski demikian pengusaha muda Papua ini menyampaikan bahwa dengan sistem pengadaan yang lebih fear kini muncul banyak pertanyaan di kalangan para pengusaha lokal Mimika.

“Ini menjadi pertanyaan teman-teman pengusaha anggota Gapensi di Mimika. Apakah dengan harga penawaran demikian peserta dari luar Timika bisa menyelesaikan pekerjaannya?” jelas Ronal.

Menanggapi hal ini Gapensi dengan tegas meminta kepada Pokja UKPBJ Kabupaten Mimika untuk lebih selektif dalam melakukan evaluasi kepada peserta.

Pasalnya fluktuasi harga di Kabupaten Mimika tidak bisa ditebak.

Ronal mencontohkan untuk harga semen, hari ini masih dijual dengan harga Rp100 ribu per sak, namun menjelang November 2024 bisa tembus hingga Rp120 ribu per sak.

“Ini harus menjadi perhatian khusus, solar bisa langka dan harga material bisa mendadak berubah. Karenanya perlu menjadi perhatian Pokja, termasuk teman-teman pengusaha  dari luar yang ingin bersaing di Mimika,” tandas Ronal.

Ronal juga menyarankan kepada pengusaha besar yang juga adalah anggota Gapensi Mimika untuk saling membantu dan memberi support kepada pengusaha kecil dan menengah.

Salah satu suportnya tambah Ronal, kepada pengusaha besar yang sudah mendapatkan pekerjaan dengan nilai ratusan miliar sesuai kualifikasi, jangan lagi ikut dalam tender kegiatan fisik yang nilai anggarannya kecil.

“Kasih juga kesempatan kepada anggota kami yang pengusaha kecil dan menengah untuk ikut, supaya ada keseimbangan. Yang besar kerja yang besar dan yang kecil kerjakan yang kecil,” harap Ronal. (Redaksi)

 

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dekranasda Mimika Minta PTFI Perluas Promosi Produk Pengrajin Lokal

Dekranasda Mimika Minta PTFI Perluas Promosi Produk Pengrajin Lokal

27 Oktober 2026
Penjualan Produk UMKM Dekranasda Mimika Tembus Rp12,5 Juta Sehari di Event PTFI

Penjualan Produk UMKM Dekranasda Mimika Tembus Rp12,5 Juta Sehari di Event PTFI

27 Oktober 2026
Pemkab Mimika Perkuat P4GN, Generasi Muda Jadi Sasaran Pencegahan Narkoba

Pemkab Mimika Perkuat P4GN, Generasi Muda Jadi Sasaran Pencegahan Narkoba

27 Oktober 2026
Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada Mimika Rp54 Miliar, Penyidik Tunggu Audit BPKP

Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada Mimika Rp54 Miliar, Penyidik Tunggu Audit BPKP

27 Oktober 2026
BNN Mimika Ajak Pengguna Narkoba Berani Jalani Rehabilitasi

BNN Mimika Ajak Pengguna Narkoba Berani Jalani Rehabilitasi

27 Oktober 2026
Dukcapil Mimika Sosialisasikan Perda Administrasi Kependudukan

Dukcapil Mimika Sosialisasikan Perda Administrasi Kependudukan

27 Oktober 2026

POPULER

  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Baru Satu Sekolah Ajukan PJJ, Disdik Mimika Pantau Kondisi Siswa

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Monev Malam Hari di Puskesmas Ipaya, Dinkes Mimika Tekankan Inovasi dan Disiplin Pelayanan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dinsos Mimika Sosialisasikan Kampung Siaga Bencana

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Peduli Pendidikan, PTFI Gelar Program CSR Orbit dengan 250 Guru di Mimika

Peduli Pendidikan, PTFI Gelar Program CSR Orbit dengan 250 Guru di Mimika

Ketua KPU Papua Tengah, Belum Ada Aturan Bupati dan Wakil Bupati Harus OAP, Sistem Noken Hanya Enam Kabupaten

Ketua KPU Papua Tengah, Belum Ada Aturan Bupati dan Wakil Bupati Harus OAP, Sistem Noken Hanya Enam Kabupaten

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Kapus Limau Asri Segera Dilimpahkan ke Kejari Mimika

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Kapus Limau Asri Segera Dilimpahkan ke Kejari Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id