ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

PFA Luluskan 24 Anak Angkatan Perdana, dari Tanah Papua untuk Indonesia

Lewat program PFA ini, selain pendidikan bola dan pendidikan formal ada juga pendidikan karakter yang telah diajarkan ke anak-anak.

20 Juni 2024
0
PFA Luluskan 24 Anak Angkatan Perdana, dari Tanah Papua untuk Indonesia

Direktur dan EVP Sustainable Development and Community Relation PT FI Claus Wamafma, Direktur Teknik PFA Wolgang Pikal foto bersama 24 anak angkatan perdana PFA, Rabu 19 Juni 2024. (foto : ist./koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Setelah ditempa selama dua tahun, Papua Football Academy (PFA) meluluskan 24 siswa angkatan perdana, Rabu, 19 Juni 2024.

Suasana haru sekaligus bahagia mewarnai ruang indoor hall Basket Mimika Sports Complex, menandai kelulusan 24 anak-anak berbakat asal Papua.

Mereka telah menuntaskan pendidikan selama dua tahun di kawah candradimuka sepakbola, PFA.

Dengan kelulusan ini menjadi sebuah langkah baru menuju langkah besar lainnnya yang lebih tinggi untuk meraih impian.

Baca Juga

Pusat Operasi UMKM Mimika Mulai Dibangun, Emanuel: Jangan Berhenti di Peletakan Batu

Festival UMKM Jadi Etalase Produk Lokal, Pemkab Mimika Dorong Produk Tembus Pasar Lebih Luas

Untuk diketahui PFA memiliki visi memberikan pendidikan dan mengoptimalkan talenta anak Papua menjadi individu unggul yang berintelegensi.

Individu yang kompetitif, percaya diri, adaptif, melalui sepakbola dan berpeluang menjadi pemain sepak bola profesional di tanah air serta Internasional.

Para lulusan PFA ini menjadi generasi baru muda Papua yang diharapkan menjadi calon pesepakbola profesional handal, sekaligus sumber daya manusia produktif dari Tanah Papua untuk Indonesia.

Mimpi 24 anak ini berawal dari pencarian bakat talenta sepak bola angkatan perdana yang dibentuk oleh PTFI di tahun 2022.

Sebanyak 24 anak ini berhasil bersaing dengan 477 anak lainnya dari tiga kota besar di Papua, yakni Jayapura, Timika dan Merauke.

Selama dua tahun mereka terus ditempa untuk pembentukan karakter lewat sepak bola sebagai medianya.

Mereka didampingi oleh pelatih dan staff ofisial yang telah memiliki sertifikasi lisensi dan sarat pengalaman dengan dipimpin oleh Wolfgang Pikal selaku Direktur Akademi.

Sepak bola menjembatani anak-anak berbakat pilihan ini juga dalam mempelajari sendi-sendi kehidupan lainnya. Mereka belajar tentang etika sosial, kedisiplinan juga kemandirian hidup.

Wolfgang Pikal mengungkapkan, dari 24 lulusan perdana ini diharapkan banyak yang bisa menjadi pemain bola professional.

Bagi sebagian yang lain yang tidak menjadi pemain bola, juga diyakini sudah siap menjadi manusia yang baik bagi masyarakat, dan juga menjadi manusia yang produktif di Papua bahkan di Indonesia.

Mantan Pelatih Timnas Indonesia ini mengatakan, tantangan selanjutnya bagi anak-anak ini adalah kecepatan mereka beradaptasi di akademi-akademi lanjutan di Jawa.

Anak-anak harus memiliki kesabaran dan semangat yang sama seperti awal bergabung di PFA. Karena di tempat yang baru nanti mereka akan diperhadapkan dengan fasilitas dan sistem yang berbeda dengan PFA.

Tidak hanya itu, rasa optimis juga mengalir dari PTFI kepada para alumnus atlet PFA yang seluruhnya lahir di tahun 2009.

Claus Wamafma, Direktur dan EVP Sustainable Development and Community Relation PTFI pada acara kelulusan itu berbagi cerita pengalaman hidupnya.

Bahwa putra Papua juga bisa menjadi mutiara bersinar saat berpijak di luar Papua.

Apalagi lewat sepak bola, putra asli Papua selalu akan disegani dimanapun berada saat tengah belajar menuntut ilmu kehidupan.

“Apa yang kita lakukan sudah di jalan yang benar. Dari sesuatu yang belum ada bayangannya sampai akhirnya dua tahun ini berjalan dan hari ini kita ada di sini,” kata Claus.

Menurutnya, ini adalah bukti bahwa semua sudah berjalan dengan baik dengan sistem yang sudah dipersiapkan.

“Kita mulai bangun jalan untuk anak-anak ini kedepan dan itu sesuatu yang menggembirakan,” tandasnya.

Claus menambahkan, lewat program PFA ini, selain dari pendidikan bola dan pendidikan formal ada juga pendidikan karakter yang telah diajarkan ke anak-anak.

Ia berharap hal ini bisa menjadi bekal untuk kemudian hari dan juga menjadi contoh bagi anak-anak Papua yang akan bergabung dengan PFA.

Kini 24 anak didik angkatan pertama yang telah melampaui proses selama dua tahun di PFA membawa harapan baru bagi generasi muda Papua.

Berbagai akademi dan klub sudah siap menjadi perahu berikutnya dalam petualangan karir mereka.

Pada waktu yang sama, generasi berikutnya melalui PFA Cari Bakat 2024 akan datang dengan membawa semangat yang sama, yaitu Dari Tanah Papua Untuk Indonesia. (Redaksi)

 

 

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pusat Operasi UMKM Mimika Mulai Dibangun, Emanuel: Jangan Berhenti di Peletakan Batu

Pusat Operasi UMKM Mimika Mulai Dibangun, Emanuel: Jangan Berhenti di Peletakan Batu

7 Oktober 2026
Festival UMKM Jadi Etalase Produk Lokal, Pemkab Mimika Dorong Produk Tembus Pasar Lebih Luas

Festival UMKM Jadi Etalase Produk Lokal, Pemkab Mimika Dorong Produk Tembus Pasar Lebih Luas

7 Oktober 2026
Festival UMKM Jadi Etalase Produk Lokal, Pemkab Mimika Dorong Produk Tembus Pasar Lebih Luas

Gebyar Sadar Pajak Mimika: Pemkab Tegaskan Pajak Bukan Sekadar Soal Hadiah

7 Oktober 2026
Pajak Mimika Baru Terealisasi 47,66 Persen, Pemkab Dorong Kepatuhan Tanpa Hadiah

Pajak Mimika Baru Terealisasi 47,66 Persen, Pemkab Dorong Kepatuhan Tanpa Hadiah

6 Oktober 2026
Perselisihan Pelajar Meledak Jadi Bentrok Warga di Mimika, 8 Orang Diamankan Polisi

Perselisihan Pelajar Meledak Jadi Bentrok Warga di Mimika, 8 Orang Diamankan Polisi

6 Oktober 2026
Karya Kamoro Bernilai Jutaan Rupiah, Thomas Dorong Festival Seni di Mimika Digelar Lebih Besar

Karya Kamoro Bernilai Jutaan Rupiah, Thomas Dorong Festival Seni di Mimika Digelar Lebih Besar

6 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    661 shares
    Bagikan 264 Tweet 165
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    586 shares
    Bagikan 234 Tweet 147
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Perijinan Belum Tuntas, Developer Sudah Eksekusi, Kepkam Nawaripi Pertanyakan Pembangunan di DAS

Perijinan Belum Tuntas, Developer Sudah Eksekusi, Kepkam Nawaripi Pertanyakan Pembangunan di DAS

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Kampung Hiripau Mimika Timur

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Kampung Hiripau Mimika Timur

Kakanwil Kemenkumham Sayangkan Banyak Tahanan Kabur dari Lapas Timika

Kakanwil Kemenkumham Sayangkan Banyak Tahanan Kabur dari Lapas Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id