ADVERTISEMENT
Minggu, Mei 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Wilhelmus Haurissa Minta Guru Yayasan yang Lulus PPPK Dikembalikan ke Sekolah Asal

Anak-anak yang dididik di sekolah swasta bukan dipandang sebagai orang kelas dua, melainkan harus sama kedudukannya dengan sekolah negeri.

8 Juni 2024
0
Wilhelmus Haurissa Minta Guru Yayasan yang Lulus PPPK Dikembalikan ke Sekolah Asal

Wilhelmus Haurissa, Dewan Penasehat Yayasan Tabita Sion sementara mendoakan siswa-siswi Kelas VI dalam acara pelepasan dan pengutusan pada Jumat 7 Juni 2024. (foto:Redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pendidikan diharapkan dapat keluarkan kebijakan terkait penempatan tenaga guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Lebih khusus kepada mereka yang sebelum diterima menjadi PPPK mengajar di sekolah yayasan, agar dapat dikembalikan sekolah asal.

ADVERTISEMENT

Usulan ini disampaikan Wilhemus Haurissa, Dewan Penasehat Yayasan Tabita Sion, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah dalam sambutannya di acara penamatan siswa kelas VI SD Sion.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Permintaan ini Haurissa sampaikan di hadapan Wiji Utami, Pengawas SD pada Dinas Pendidikan Mimika yang juga hadir pada acara penamatan yang berlangsung di Gedung Tongkonan Timika, Jumat 7 Juni 2024.

Baca Juga

YLBH Papua Tengah Kecam Penembakan Warga Sipil di Tembagapura, Desak Istana Bertangung Jawab

Community Gateway Wamena Diresmikan, Perkuat Pemerataan Akses Layanan Digital

Usulan yang sama menurut Haurissa sudah pernah disampaikan kepada John Rettob, ketika saat masih menjabat sebagai Wakil Bupati Mimika.

Pertemuan Haurissa dengan Jhon Rettob yang kini menjabat Plt Bupati Mimika terjadi pada suatu pertemuan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika beberapa waktu lalu.

Bahkan pada pertemuan tersebut semua pengelola yayasan satu suara meminta guru-guru yayasan yang lulus PPPK tidak dimutasikan ke sekolah negeri.

Alasannya anak-anak yang menempuh pendidikan di sekolah yayasan juga putra-putri bangsa, sehingga mempunyai hak yang sama mendapat pengajaran dari guru negeri sehingga ada keseimbangan.

Menurut Haurissa aturan mutasi guru PPPK ke sekolah negeri berdampak terhadap kekosongan tenaga pengajar di sekolah swasta, sehingga terpaksa harus merekrut guru baru yang justru memberatkan yayasan.

Haurissa yang pernah menjabat Sekda Mimika ini menuturkan, mengembalikan guru yayasan ke sekolah asal sangat membantu meringankan yayasan dalam hal pemberian upah, karena sudah ditanggung pemerintah.

Dengan demikian biaya pendidikan yang ditanggung orang tua tidak mahal, karena pihak yayasan akan menurunkan pungutan SPP.

Pemerintah jangan menempatkan sekolah swasta nomor dua dalam dunia pendidikan. Sebab keberadaan sekolah yayasan dan negeri sama-sama mendidik dan menyiapkan anak-anak generasi bangsa Indonesia.

Haurissa kembali mengulangi pernyataan Anis Baswedan ketika masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan.

Bahwa anak-anak yang dididik di sekolah swasta bukan dipandang sebagai orang kelas dua, melainkan harus sama kedudukannya dengan sekolah negeri.

Dengan dasar pandangan ini, Haurissa berharap guru PPPK seharusnya dikembalikan ke sekolah dimana awalnya guru tersebut mengabdi.

Haurissa menitipkan usulan ini kepada Wiji Utami, perwakilan Dinas Pendidikan untuk diteruskan kepada pimpinan agar memperhatikan keluhan atas kebutuhan tenaga guru.

“Harapan saya bisa direspon oleh pemerintah supaya yayasan bisa lebih hidup, karena mendapat keringanan dan memiliki guru-guru yang berkualitas untuk menghasilkan generasi yang cerdas,” tutup Haurissa. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

YLBH Papua Tengah Kecam Penembakan Warga Sipil di Tembagapura, Desak Istana Bertangung Jawab

YLBH Papua Tengah Kecam Penembakan Warga Sipil di Tembagapura, Desak Istana Bertangung Jawab

9 Mei 2026
Community Gateway Wamena Diresmikan, Perkuat Pemerataan Akses Layanan Digital

Community Gateway Wamena Diresmikan, Perkuat Pemerataan Akses Layanan Digital

9 Mei 2026
Januari-Mei 2026, 12 Tokoh OPM Berhasil Dilumpuhkan, Pangkogabwilhan III: Keselamatan Warga Sipil Hukum Tertinggi

Januari-Mei 2026, 12 Tokoh OPM Berhasil Dilumpuhkan, Pangkogabwilhan III: Keselamatan Warga Sipil Hukum Tertinggi

9 Mei 2026
OPM Pimpinan Guspi Waker Diduga Pelaku Penembakan yang Menewaskan Warga di Tembagapura

OPM Pimpinan Guspi Waker Diduga Pelaku Penembakan yang Menewaskan Warga di Tembagapura

9 Mei 2026
Dankodaeral XI Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas Rekrutmen Calon Taruna AAL 2026 di Papua Selatan

Dankodaeral XI Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas Rekrutmen Calon Taruna AAL 2026 di Papua Selatan

9 Mei 2026
Malaria Tropika Papua: Ancaman Serius dan Upaya Eliminasi yang Berkelanjutan

Malaria Tropika Papua: Ancaman Serius dan Upaya Eliminasi yang Berkelanjutan

9 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    835 shares
    Bagikan 334 Tweet 209
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    642 shares
    Bagikan 257 Tweet 161
  • Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

    620 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Dari Rp46 Miliar, Hanya Tersisa Rp5 Miliar untuk Operasional Satpol PP Mimika

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Dugaan Korupsi Proyek Lahan Perkebunan Rp22,5 Miliar, Kejari Mimika Periksa Delapan Saksi

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Jalan Poros Timika-Mapurujaya Kembali Memakan Korban, Seorang Wiraswasta Tewas di TKP

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pejabat BPKAD Terlibat: Komisi Yudisial Pantau Sidang Dugaan Korupsi Pengadaan ATK Rp4,1 Miliar

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Pengurus Parpol dan Caleg Tidak Bisa Diusulkan Menjadi Anggota DPRK Jalur Lembaga Adat

Support Timika Tuan Rumah MTQ se-Papua, Pemkab Mimika Tambah Dana Rp2,5 Miliar

Rp4 Milliar Dana Padat Karya Distrik Miru Dibagi Merata untuk Sebelas Kelurahan

Rp4 Milliar Dana Padat Karya Distrik Miru Dibagi Merata untuk Sebelas Kelurahan

Kejar Bripda Aske, Polda Papua Terjunkan Personil Brimob dan Satgas ODC ke Yalimo

Kejar Bripda Aske, Polda Papua Terjunkan Personil Brimob dan Satgas ODC ke Yalimo

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id