ADVERTISEMENT
Jumat, April 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Wilhelmus Haurissa Minta Guru Yayasan yang Lulus PPPK Dikembalikan ke Sekolah Asal

Anak-anak yang dididik di sekolah swasta bukan dipandang sebagai orang kelas dua, melainkan harus sama kedudukannya dengan sekolah negeri.

8 Juni 2024
0
Wilhelmus Haurissa Minta Guru Yayasan yang Lulus PPPK Dikembalikan ke Sekolah Asal

Wilhelmus Haurissa, Dewan Penasehat Yayasan Tabita Sion sementara mendoakan siswa-siswi Kelas VI dalam acara pelepasan dan pengutusan pada Jumat 7 Juni 2024. (foto:Redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pendidikan diharapkan dapat keluarkan kebijakan terkait penempatan tenaga guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Lebih khusus kepada mereka yang sebelum diterima menjadi PPPK mengajar di sekolah yayasan, agar dapat dikembalikan sekolah asal.

ADVERTISEMENT

Usulan ini disampaikan Wilhemus Haurissa, Dewan Penasehat Yayasan Tabita Sion, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah dalam sambutannya di acara penamatan siswa kelas VI SD Sion.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Permintaan ini Haurissa sampaikan di hadapan Wiji Utami, Pengawas SD pada Dinas Pendidikan Mimika yang juga hadir pada acara penamatan yang berlangsung di Gedung Tongkonan Timika, Jumat 7 Juni 2024.

Baca Juga

Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

Usulan yang sama menurut Haurissa sudah pernah disampaikan kepada John Rettob, ketika saat masih menjabat sebagai Wakil Bupati Mimika.

Pertemuan Haurissa dengan Jhon Rettob yang kini menjabat Plt Bupati Mimika terjadi pada suatu pertemuan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika beberapa waktu lalu.

Bahkan pada pertemuan tersebut semua pengelola yayasan satu suara meminta guru-guru yayasan yang lulus PPPK tidak dimutasikan ke sekolah negeri.

Alasannya anak-anak yang menempuh pendidikan di sekolah yayasan juga putra-putri bangsa, sehingga mempunyai hak yang sama mendapat pengajaran dari guru negeri sehingga ada keseimbangan.

Menurut Haurissa aturan mutasi guru PPPK ke sekolah negeri berdampak terhadap kekosongan tenaga pengajar di sekolah swasta, sehingga terpaksa harus merekrut guru baru yang justru memberatkan yayasan.

Haurissa yang pernah menjabat Sekda Mimika ini menuturkan, mengembalikan guru yayasan ke sekolah asal sangat membantu meringankan yayasan dalam hal pemberian upah, karena sudah ditanggung pemerintah.

Dengan demikian biaya pendidikan yang ditanggung orang tua tidak mahal, karena pihak yayasan akan menurunkan pungutan SPP.

Pemerintah jangan menempatkan sekolah swasta nomor dua dalam dunia pendidikan. Sebab keberadaan sekolah yayasan dan negeri sama-sama mendidik dan menyiapkan anak-anak generasi bangsa Indonesia.

Haurissa kembali mengulangi pernyataan Anis Baswedan ketika masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan.

Bahwa anak-anak yang dididik di sekolah swasta bukan dipandang sebagai orang kelas dua, melainkan harus sama kedudukannya dengan sekolah negeri.

Dengan dasar pandangan ini, Haurissa berharap guru PPPK seharusnya dikembalikan ke sekolah dimana awalnya guru tersebut mengabdi.

Haurissa menitipkan usulan ini kepada Wiji Utami, perwakilan Dinas Pendidikan untuk diteruskan kepada pimpinan agar memperhatikan keluhan atas kebutuhan tenaga guru.

“Harapan saya bisa direspon oleh pemerintah supaya yayasan bisa lebih hidup, karena mendapat keringanan dan memiliki guru-guru yang berkualitas untuk menghasilkan generasi yang cerdas,” tutup Haurissa. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

3 April 2026
Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

3 April 2026
Perampokan Bersenjata Gasak Enam Handphone dan Uang Jutaan Rupiah

Perampokan Bersenjata Gasak Enam Handphone dan Uang Jutaan Rupiah

3 April 2026
Konflik Berdarah Dogiayai: Polda Papua Tengah akan Bentuk Timsus, Kapolda Minta Maaf

Konflik Berdarah Dogiayai: Polda Papua Tengah akan Bentuk Timsus, Kapolda Minta Maaf

3 April 2026
Pengemudi Ojek Luka Serius Disabet Senjata Tajam, Polisi Buru Pelaku

Pengemudi Ojek Luka Serius Disabet Senjata Tajam, Polisi Buru Pelaku

3 April 2026
Pemkab Mimika Resmi Terbitkan SE Nomor 30 Tahun 2025, ASN WFH Setiap Jumat

Pemkab Mimika Resmi Terbitkan SE Nomor 30 Tahun 2025, ASN WFH Setiap Jumat

3 April 2026

POPULER

  • Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    620 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • ASN Wajib Turun ke Pedalaman, Pemkab Mimika Naikkan Uang Perjalanan Dinas Rp3,5 Juta per Hari

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Seorang Warga Tewas di Kwamki Narama, Diduga Diserang Sekompok Orang

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Pengurus Parpol dan Caleg Tidak Bisa Diusulkan Menjadi Anggota DPRK Jalur Lembaga Adat

Support Timika Tuan Rumah MTQ se-Papua, Pemkab Mimika Tambah Dana Rp2,5 Miliar

Rp4 Milliar Dana Padat Karya Distrik Miru Dibagi Merata untuk Sebelas Kelurahan

Rp4 Milliar Dana Padat Karya Distrik Miru Dibagi Merata untuk Sebelas Kelurahan

Kejar Bripda Aske, Polda Papua Terjunkan Personil Brimob dan Satgas ODC ke Yalimo

Kejar Bripda Aske, Polda Papua Terjunkan Personil Brimob dan Satgas ODC ke Yalimo

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id