ADVERTISEMENT
Jumat, Agustus 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Unjuk Rasa di YPMAK, Minta 6.000 Kuota Beasiswa

Pada aksi pertama, Direktur YPMAK telah menampung aspirasi yang mereka sampaikan, namun hingga kini belum ada jawaban.

6 Juni 2024
0
Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Unjuk Rasa di YPMAK, Minta 6.000 Kuota Beasiswa

Ratusan mahasiswa dan pelajar melakukan aksi demo di depan Kantor YPMAK di Jalan Yos Sudarso, Kamis 6 Juni 2024. (foto:Redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Ratusan pelajar dan mahasiswa tujuh suku menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK), Kamis 6 Juni 2024.

Dalam unjuk rasa itu, pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Generasi Peduli Pendidikan Suku Amungme dan Kamoro dan lima suku kekerabatan meminta YPMAK memberikan 6.000 kuota beasiswa pendidikan.

ADVERTISEMENT

Jika YPMAK tidak bisa menjawab permintaan ini, mereka meminta agar PT Freeport Indonesia (PTFI) berhenti melakukan eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam unjuk rasa itu massa aksi juga membentangkan spanduk bertuliskan, “Kongkalingkong dana pendidikan oleh Freeport, pemerintah dan YPMAK berdampak terhadap nasib generasi muda Amungme Kamoro dan lima suku kekerabatan menjadi korban”.

Baca Juga

Yoris Raweyai: Ratusan Pengungsi Akibat Konflik di Puncak Sulit Kembali Pulang ke Rumah

Tidak Dilengkapi Dokumen, Belasan Kilogram Daging Kerbau Asap dan Reptil Dimusnahkan

Saripianus Deikme, Kordinator Lapangan (Korlap) mengungkapkan, unjuk rasa yang mereka lakukan sebagai aksi lanjutan yang pernah dilakukan pada tanggal 3 Juni lalu.

Menurutnya pada aksi pertama, Direktur YPMAK telah menampung aspirasi yang mereka sampaikan, namun hingga kini belum ada jawaban.

“Kami minta penambahan kuota dari 3.000 menjadi 6.000 itu menjadi pokok aksi, dan kita harapkan itu menjadi keputusan YPMAK,” tegas Saripianus.

Dikatakan jaminan pendidikan yang diberikan YPMAK di tahun 2024 untuk pelajar dan mahasiswa hanya 50 persen dari kuota yang ada. Bahkan untuk kuota 3.000 juga masih belum jelas.

“Belum ada penjelasan dari pimpinan YPMAK untuk pelajar dan mahasiswa di kota studi. Selama ini selalu katakan bahwa 3.000 tetapi implementasi tidak pernah ada,” tandasnya.

Saripianus mengancam akan kembali melakukan unjuk rasa dengan jumlah yang massa lebih besar, jika dalam beberapa waktu kedepan YPMAK belum memberikan jawaban atas tuntutan yang mereka minta. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Yoris Raweyai Sebut Konflik Papua Bukan Hal Baru, Perlu Ketegasan Presiden Prabowo

Yoris Raweyai: Ratusan Pengungsi Akibat Konflik di Puncak Sulit Kembali Pulang ke Rumah

7 Agustus 2026
Tidak Dilengkapi Dokumen, Belasan Kilogram Daging Kerbau Asap dan Reptil Dimusnahkan

Tidak Dilengkapi Dokumen, Belasan Kilogram Daging Kerbau Asap dan Reptil Dimusnahkan

7 Agustus 2026
Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

7 Agustus 2026
Setelah Menunggu Tiga Tahun, Akhirnya Ribuan Artefak Asal Papua di Amerika dikembalikan

Setelah Menunggu Tiga Tahun, Akhirnya Ribuan Artefak Asal Papua di Amerika dikembalikan

7 Agustus 2026
Sambut HUT RI di Mimika: 38 Regu Putri Meriahkan Gerak Jalan Kreasi, Wabup Emanuel: Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

Sambut HUT RI di Mimika: 38 Regu Putri Meriahkan Gerak Jalan Kreasi, Wabup Emanuel: Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

7 Agustus 2026
Bawa 940 Gram Ganja, Penumpang Asal Wamena Diamankan di Bandara Sentani

Bawa 940 Gram Ganja, Penumpang Asal Wamena Diamankan di Bandara Sentani

6 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    662 shares
    Bagikan 265 Tweet 166
  • Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Taruna Akpol Asal Papua Barat Daya Meninggal Dunia, Polisi Selidiki Penyebabnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Kecelakaan Tunggal di Jalan Irigasi Timika, Pengendara Kabur Tinggalkan Motor

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Banyak Masalah, Lapas Kelas II Timika Segera Dilakukan Pembenahan

Banyak Masalah, Lapas Kelas II Timika Segera Dilakukan Pembenahan

BULD Puskesmas Mapurujaya Sudah Layani Imunisasi Polio 1.774 Anak

BULD Puskesmas Mapurujaya Sudah Layani Imunisasi Polio 1.774 Anak

BPBD Mimika Beri Pengetahuan Penyelamatan Evakuasi Korban Kebakaran dan Non Kebakaran

BPBD Mimika Beri Pengetahuan Penyelamatan Evakuasi Korban Kebakaran dan Non Kebakaran

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id