ADVERTISEMENT
Jumat, September 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

RSUD Mimika Rawat Kakak Beradik Didiagnosa Difteri, Satu Meninggal Dunia

Adapun gejala yang timbul adalah demam, batuk, nyeri tenggorokan, suara serak sampai dengan sesak napas.

4 Juni 2024
0
RSUD Mimika Segera Miliki Gedung Pusat Diagnostik, Pemda Gelontorkan Rp125 Miliar

Direktur RSUD Kabupaten Mimika, dr. Antonius Pasulu (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Penyakit difteri sepekan ini menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Untuk kejelasan penyakit ini sudah ada di Timika, Dinkes masih menunggu konfirmasi hasil dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

ADVERTISEMENT

Apakah sudah ada penderita difteri yang dirawat di rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Mimika ?

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berikut keterangan dr. Antonius Pasulu, Sp.THT-KL.M.Kes, Direktur RSUD Mimika kepada koranpapua.id, Senin 3 Juni 2024.

Baca Juga

Tak Lagi Jual Pinang, 20 Pedagang SP2 Mimika Beralih Buka Kios

Tangani Kawasan Kumuh, Pemkab Mimika Bangun 6 Rumah di Sempan Tahun Ini

Dokter Anton mengatakan pada tanggal 27 Mei 2024, RSUD menerima dua pasien kakak beradik berusia lima dan tujuh tahun.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis, kakak beradik tersebut didiagnosa terpapar difteri, sehingga dilakukan perawatan intensif di ruang isolasi.

Namun pada perawatan hari ketujuh, nyawa adiknya yang berusia lima tahun tidak dapat tertolong karena komplikasi berat yang dialaminya.

Sementara untuk kondisi kakaknya saat ini menunjukkan perbaikan dari keluhan sebelumnya.

“Adiknya tidak tertolong. Kita doakan kakaknya bisa kembali pulih,” ujar dokter Anton.

Dokter Anton menuturkan, dari penelusuran diketahui bahwa kedua anak tersebut sama sekali belum mendapatkan vaksinasi/imunisasi difteri.

Dokter Anton menjelaskan, difteri merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri corynebacterium diphteriae.

Bakteri ini dapat tertular di segala usia, namun sering pada anak-anak.

Penularannya melalui partikel udara, percikan air liur saat bersin atau batuk.

Bisa juga penularan melalui permukaan barang yang terkontaminasi dan luka yang terinfeksi.

“Pada sebagian kasus penderita difteri mungkin tidak merasakan gejala apapun, sementara sebagian mengalami gejala ringan sampai berat,” papar dokter Anton.

Adapun gejala yang timbul adalah demam, batuk, nyeri tenggorokan, suara serak sampai dengan sesak napas.

Pada pemeriksaan didapatkan pembengkakan pada leher, terdapat lapisan tipis berwarna abu-abu yang menutupi amandel pada tenggorokan juga didapatkan pada bagian hidung.

Bakteri ini dapat menghasilkan toxin (racun) yang merusak jaringan di hidung dan tenggorokan yang menyebabkan sumbatan pada jalan napas atas dan bawah.

Serta dapat menyebar ke aliran darah. Hal ini dapat mengakibatkan komplikasi ke jantung, paru, ginjal dan saraf yang dapat menyebabkan kematian.

Dokter Anton memberikan beberapa langkah sebagai upaya pencegahan:

  1. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan
  2. Menerapkan protokol kesehatan jika sedang sakit atau berada dalam kerumunan
  3. Yang paling penting adalah memperoleh vaksinasi difteri.

Karena itu dokter Anton berpesan kepada orang tua agar dapat memastikan anak-anaknya untuk memperoleh vaksinasi.

Ini bertujuan agar terbentuk kekebalan tubuh terhadap penyakit- penyakit menular yang berbahaya termasuk penyakit difteri. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tangani Kawasan Kumuh, Pemkab Mimika Bangun 6 Rumah di Sempan Tahun Ini

Tangani Kawasan Kumuh, Pemkab Mimika Bangun 6 Rumah di Sempan Tahun Ini

24 September 2026
Tak Hanya Jaga Perbatasan, Satgas Pasgat Donorkan Darah untuk Warga Boven Digoel

Tak Hanya Jaga Perbatasan, Satgas Pasgat Donorkan Darah untuk Warga Boven Digoel

24 September 2026
Tak Lagi Jual Pinang, 20 Pedagang SP2 Mimika Beralih Buka Kios

Tak Lagi Jual Pinang, 20 Pedagang SP2 Mimika Beralih Buka Kios

24 September 2026
80 Pejabat Mimika Ikuti Pelatihan, Bupati Minta Tinggalkan Pola Kerja Lama

80 Pejabat Mimika Ikuti Pelatihan, Bupati Minta Tinggalkan Pola Kerja Lama

24 September 2026
TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

24 September 2026
Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

24 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Dr Aisyah: Pencegahan Narkoba Harus dari Pribadi dan Lingkungan

Dr Aisyah: Pencegahan Narkoba Harus dari Pribadi dan Lingkungan

Distrik Miru Segera Salurkan 100 Ton Beras untuk Warga Sebelas Kelurahan

Distrik Miru Segera Salurkan 100 Ton Beras untuk Warga Sebelas Kelurahan

BPBJ Mimika Catat 11.455 Paket RUP, Total Pagu Anggaran Rp3,971 Triliun

BPBJ Mimika Catat 11.455 Paket RUP, Total Pagu Anggaran Rp3,971 Triliun

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id