ADVERTISEMENT
Sabtu, November 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

RSUD Mimika Rawat Kakak Beradik Didiagnosa Difteri, Satu Meninggal Dunia

Adapun gejala yang timbul adalah demam, batuk, nyeri tenggorokan, suara serak sampai dengan sesak napas.

4 Juni 2024
0
RSUD Mimika Segera Miliki Gedung Pusat Diagnostik, Pemda Gelontorkan Rp125 Miliar

Direktur RSUD Kabupaten Mimika, dr. Antonius Pasulu (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Penyakit difteri sepekan ini menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Untuk kejelasan penyakit ini sudah ada di Timika, Dinkes masih menunggu konfirmasi hasil dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

Apakah sudah ada penderita difteri yang dirawat di rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Mimika ?

Berikut keterangan dr. Antonius Pasulu, Sp.THT-KL.M.Kes, Direktur RSUD Mimika kepada koranpapua.id, Senin 3 Juni 2024.

Baca Juga

SCOPI Optimistis Kopi Puncak Jaya Berkembang, Petani Didorong Tingkatkan Kualitas

HKN ke-62, Dinkes dan KORMI Mimika Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat

Dokter Anton mengatakan pada tanggal 27 Mei 2024, RSUD menerima dua pasien kakak beradik berusia lima dan tujuh tahun.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis, kakak beradik tersebut didiagnosa terpapar difteri, sehingga dilakukan perawatan intensif di ruang isolasi.

Namun pada perawatan hari ketujuh, nyawa adiknya yang berusia lima tahun tidak dapat tertolong karena komplikasi berat yang dialaminya.

Sementara untuk kondisi kakaknya saat ini menunjukkan perbaikan dari keluhan sebelumnya.

“Adiknya tidak tertolong. Kita doakan kakaknya bisa kembali pulih,” ujar dokter Anton.

Dokter Anton menuturkan, dari penelusuran diketahui bahwa kedua anak tersebut sama sekali belum mendapatkan vaksinasi/imunisasi difteri.

Dokter Anton menjelaskan, difteri merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri corynebacterium diphteriae.

Bakteri ini dapat tertular di segala usia, namun sering pada anak-anak.

Penularannya melalui partikel udara, percikan air liur saat bersin atau batuk.

Bisa juga penularan melalui permukaan barang yang terkontaminasi dan luka yang terinfeksi.

“Pada sebagian kasus penderita difteri mungkin tidak merasakan gejala apapun, sementara sebagian mengalami gejala ringan sampai berat,” papar dokter Anton.

Adapun gejala yang timbul adalah demam, batuk, nyeri tenggorokan, suara serak sampai dengan sesak napas.

Pada pemeriksaan didapatkan pembengkakan pada leher, terdapat lapisan tipis berwarna abu-abu yang menutupi amandel pada tenggorokan juga didapatkan pada bagian hidung.

Bakteri ini dapat menghasilkan toxin (racun) yang merusak jaringan di hidung dan tenggorokan yang menyebabkan sumbatan pada jalan napas atas dan bawah.

Serta dapat menyebar ke aliran darah. Hal ini dapat mengakibatkan komplikasi ke jantung, paru, ginjal dan saraf yang dapat menyebabkan kematian.

Dokter Anton memberikan beberapa langkah sebagai upaya pencegahan:

  1. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan
  2. Menerapkan protokol kesehatan jika sedang sakit atau berada dalam kerumunan
  3. Yang paling penting adalah memperoleh vaksinasi difteri.

Karena itu dokter Anton berpesan kepada orang tua agar dapat memastikan anak-anaknya untuk memperoleh vaksinasi.

Ini bertujuan agar terbentuk kekebalan tubuh terhadap penyakit- penyakit menular yang berbahaya termasuk penyakit difteri. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

SCOPI Optimistis Kopi Puncak Jaya Berkembang, Petani Didorong Tingkatkan Kualitas

SCOPI Optimistis Kopi Puncak Jaya Berkembang, Petani Didorong Tingkatkan Kualitas

7 November 2026
HKN ke-62, Dinkes dan KORMI Mimika Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat

HKN ke-62, Dinkes dan KORMI Mimika Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat

7 November 2026
Satgas Korpasgat Koroway Batu Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga

Satgas Korpasgat Koroway Batu Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga

7 November 2026
10.458 Kasus Malaria Ditangani Puskesmas Timika Jaya, Dua Wilayah Tertinggi

10.458 Kasus Malaria Ditangani Puskesmas Timika Jaya, Dua Wilayah Tertinggi

7 November 2026
Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140 Ribu per Kilogram Akibat Kemarau

Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140 Ribu per Kilogram Akibat Kemarau

7 November 2026
Operasi TNI di Yahukimo, Tujuh Pucuk Senjata Api Diamankan

Operasi TNI di Yahukimo, Tujuh Pucuk Senjata Api Diamankan

7 November 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Tembak Enam Orang dalam Dua Hari Penyerangan di Tambrauw

    TPNPB Klaim Tembak Enam Orang dalam Dua Hari Penyerangan di Tambrauw

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • 28 Ibu Hamil di Mimika Positif HIV, 24 Orang Telah Jalani Pengobatan ARV

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • TPNPB Ultimatum Warga Pendatang di Tambrauw, Ancam Bunuh Jika Tak Tinggalkan Wilayah

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Sehari Setelah Jadi Tersangka, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • ASN Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika, Pisau Masih Tertancap

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Bupati JR Tegaskan Hasil Profiling Jadi Pertimbangan Penempatan Jabatan ASN di Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Dr Aisyah: Pencegahan Narkoba Harus dari Pribadi dan Lingkungan

Dr Aisyah: Pencegahan Narkoba Harus dari Pribadi dan Lingkungan

Distrik Miru Segera Salurkan 100 Ton Beras untuk Warga Sebelas Kelurahan

Distrik Miru Segera Salurkan 100 Ton Beras untuk Warga Sebelas Kelurahan

BPBJ Mimika Catat 11.455 Paket RUP, Total Pagu Anggaran Rp3,971 Triliun

BPBJ Mimika Catat 11.455 Paket RUP, Total Pagu Anggaran Rp3,971 Triliun

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id