ADVERTISEMENT
Rabu, September 9, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Intan Jaya

Masyarakat Ketakutan dan Ingin Mengungsi Pasca Serangan OPM di Distrik Homeyo

Letjen TNI Richard Tampubolon mengatakan sejak April 2024, OPM terus mengganggu keamanan serta kenyamanan masyarakat di Bumi Papua.

11 Mei 2024
0
Masyarakat Ketakutan dan Ingin Mengungsi Pasca Serangan OPM di Distrik Homeyo

Anggota Tni saat bertemu Masyarakat Pogapa Distrik Homeyo (Foto:Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA,Koranpapua.id– Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) membuat warga Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah merasa ketakutan.

Masyarakat yang mendiami wilayah itu banyak yang ingin mengungsi meninggalkan kampung halamannya, untuk mencari tempat tinggal yang lebih aman.

ADVERTISEMENT

Mereka trauma pasca serangan yang dilancarkan OPM kelompok Afrianus Bagubau dan Keny Tipagau dalam beberapa waktu terakhir.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski demikian, aparat gabungan TNI-Polri tetap berupaya memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat.

Baca Juga

Aparat Bongkar Dua Ladang Ganja di Pegunungan Bintang, 1.347 Batang Diamankan

Pria 30 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Tak Ada Tanda Kekerasan

Langkah yang dilakukan adalah proaktif mengamankan wilayah Distrik Homeyo, sehingga masyarakat tidak mengungsi ke tempat lain.

Melalui keterangan tertulis yang diterima Koranpapua.id, Jumat 10 Mei 2024, Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Richard Tampubolon mengatakan sejak April 2024, OPM terus mengganggu keamanan serta kenyamanan masyarakat di Bumi Papua.

Gangguan ini dilakukan melalui serangan bersenjata terhadap Aparat Keamanan (Apkam) TNI- Polri dan masyarakat sipil.

Demikian halnya, serangan OPM kelompok Afrianus Bagubau dan Keny Tipagau yang terus dilancarkan di wilayah Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Diantaranya, Kamis 2 Mei 2024, bangunan Koramil 1705-05/Homeyo ditembak oleh OPM kelompok Keni Tipagau.

Serangan tersebut juga disertai dengan pembakaran tempat tinggal anggota Koramil, namun apinya berhasil dipadamkan.

Pada Kamis 9 Mei 2024 sekitar pukul 15.10 WIT, OPM kelompok Afrianus Bagubau dan Keny Tipagau kembali melepaskan dua kali tembakan ke kantor Koramil 1705-05/Homeyo.

Merespon aksi tersebut, prajurit TNI jajaran Komando Operasi TNI Habema beserta Satgas Nanggala Kopasus Damai Cartenz langsung melakukan pengejaran.

Dalam pengejaran itu beberapa anggota OPM terkena tembakan, sehingga mereduksi kekuatan OPM kelompok Afrianus Bagubau dan Keny Tipagau.

Dampak signifikan yang muncul dengan Operasi Penindakan Apkam Gabungan TNI Polri adalah, berhasil mencegah masyarakat Kampung Pogapa, Distrik Hameyo untuk mengungsi dari kampung halamannya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Aparat Bongkar Dua Ladang Ganja di Pegunungan Bintang, 1.347 Batang Diamankan

Aparat Bongkar Dua Ladang Ganja di Pegunungan Bintang, 1.347 Batang Diamankan

8 September 2026
Pria 30 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Tak Ada Tanda Kekerasan

Pria 30 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Tak Ada Tanda Kekerasan

8 September 2026
Pengendara Motor Tabrak Belakang Truk di Jalan Yos Sudarso Timika, Dilarikan ke RSUD

Pengendara Motor Tabrak Belakang Truk di Jalan Yos Sudarso Timika, Dilarikan ke RSUD

8 September 2026
Mediasi Disdik Mimika, Polemik TK Negeri Fajar Baru Muare Berakhir

Mediasi Disdik Mimika, Polemik TK Negeri Fajar Baru Muare Berakhir

8 September 2026
Polres Mimika Musnahkan 161 Gram Ganja, Nilainya Capai Rp41 Juta

Polres Mimika Musnahkan 161 Gram Ganja, Nilainya Capai Rp41 Juta

8 September 2026
Bupati Rettob: Protokol Bukan Sekadar Pengatur Acara, tapi Penjaga Wibawa Pemerintah

Bupati Rettob: Protokol Bukan Sekadar Pengatur Acara, tapi Penjaga Wibawa Pemerintah

8 September 2026

POPULER

  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    614 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Mobil Rental Penganiayaan Maut di Jalan Freeport Lama Ditemukan, Identitas Pelaku Dikantongi Polisi

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Penindakan di Yahukimo, Empat Diduga Anggota Batalyon Eden Sawi Tewas, Enam Diamankan

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • 18 Koordinator KONI Distrik Dibentuk, Merlyn Dorong Pembinaan Atlet Mimika hingga Kampung

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Satgas Damai Cartenz Bekuk Pembunuh Danramil Aradide

Satgas Damai Cartenz Bekuk Pembunuh Danramil Aradide

Rentetan Teror KKB di Pegunungan Bintang, Warga Sipil Mengungsi ke Jayapura

Rentetan Teror KKB di Pegunungan Bintang, Warga Sipil Mengungsi ke Jayapura

Polisi Amankan Sajam dari Pengunjung Konser Musik Launching Pilgub Papua Selatan

Polisi Amankan Sajam dari Pengunjung Konser Musik Launching Pilgub Papua Selatan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id