ADVERTISEMENT
Rabu, September 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Intan Jaya

Masyarakat Ketakutan dan Ingin Mengungsi Pasca Serangan OPM di Distrik Homeyo

Letjen TNI Richard Tampubolon mengatakan sejak April 2024, OPM terus mengganggu keamanan serta kenyamanan masyarakat di Bumi Papua.

11 Mei 2024
0
Masyarakat Ketakutan dan Ingin Mengungsi Pasca Serangan OPM di Distrik Homeyo

Anggota Tni saat bertemu Masyarakat Pogapa Distrik Homeyo (Foto:Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA,Koranpapua.id– Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) membuat warga Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah merasa ketakutan.

Masyarakat yang mendiami wilayah itu banyak yang ingin mengungsi meninggalkan kampung halamannya, untuk mencari tempat tinggal yang lebih aman.

ADVERTISEMENT

Mereka trauma pasca serangan yang dilancarkan OPM kelompok Afrianus Bagubau dan Keny Tipagau dalam beberapa waktu terakhir.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski demikian, aparat gabungan TNI-Polri tetap berupaya memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat.

Baca Juga

Kejari Mimika Tuntaskan Uang Pengganti Rp31,3 Miliar dari Paulus Kurnala

Cegah Permukiman Kumuh, Pemkab Mimika Dorong Penataan Sejak Dini

Langkah yang dilakukan adalah proaktif mengamankan wilayah Distrik Homeyo, sehingga masyarakat tidak mengungsi ke tempat lain.

Melalui keterangan tertulis yang diterima Koranpapua.id, Jumat 10 Mei 2024, Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Richard Tampubolon mengatakan sejak April 2024, OPM terus mengganggu keamanan serta kenyamanan masyarakat di Bumi Papua.

Gangguan ini dilakukan melalui serangan bersenjata terhadap Aparat Keamanan (Apkam) TNI- Polri dan masyarakat sipil.

Demikian halnya, serangan OPM kelompok Afrianus Bagubau dan Keny Tipagau yang terus dilancarkan di wilayah Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Diantaranya, Kamis 2 Mei 2024, bangunan Koramil 1705-05/Homeyo ditembak oleh OPM kelompok Keni Tipagau.

Serangan tersebut juga disertai dengan pembakaran tempat tinggal anggota Koramil, namun apinya berhasil dipadamkan.

Pada Kamis 9 Mei 2024 sekitar pukul 15.10 WIT, OPM kelompok Afrianus Bagubau dan Keny Tipagau kembali melepaskan dua kali tembakan ke kantor Koramil 1705-05/Homeyo.

Merespon aksi tersebut, prajurit TNI jajaran Komando Operasi TNI Habema beserta Satgas Nanggala Kopasus Damai Cartenz langsung melakukan pengejaran.

Dalam pengejaran itu beberapa anggota OPM terkena tembakan, sehingga mereduksi kekuatan OPM kelompok Afrianus Bagubau dan Keny Tipagau.

Dampak signifikan yang muncul dengan Operasi Penindakan Apkam Gabungan TNI Polri adalah, berhasil mencegah masyarakat Kampung Pogapa, Distrik Hameyo untuk mengungsi dari kampung halamannya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kejari Mimika Tuntaskan Uang Pengganti Rp31,3 Miliar dari Paulus Kurnala

Kejari Mimika Tuntaskan Uang Pengganti Rp31,3 Miliar dari Paulus Kurnala

22 September 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 28.000 Batang Rokok di Bandara Sentani

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 28.000 Batang Rokok di Bandara Sentani

22 September 2026
Cegah Permukiman Kumuh, Pemkab Mimika Dorong Penataan Sejak Dini

Cegah Permukiman Kumuh, Pemkab Mimika Dorong Penataan Sejak Dini

22 September 2026
Dukung Smart Governance, Pemkab Mimika Mulai Wajibkan OPD Gunakan Tanda Tangan Elektronik

Dukung Smart Governance, Pemkab Mimika Mulai Wajibkan OPD Gunakan Tanda Tangan Elektronik

22 September 2026
10 Rumah Layak Huni di Kampung Nawaripi Tetap untuk Warga Setempat, Ini Penjelasan Dinas

10 Rumah Layak Huni di Kampung Nawaripi Tetap untuk Warga Setempat, Ini Penjelasan Dinas

22 September 2026
Mimika Punya 11 Kawasan Kumuh, Pemkab Hanya Bisa Intervensi Tiga, Ini Daftarnya

Mimika Punya 11 Kawasan Kumuh, Pemkab Hanya Bisa Intervensi Tiga, Ini Daftarnya

22 September 2026

POPULER

  • Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • PN Timika Eksekusi Lahan Sengketa di SP 2, Bangunan di Atas Tanah Dibongkar

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Bupati Mimika Targetkan APBD Perubahan 2026 Ditetapkan Sebelum 30 September

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Satgas Damai Cartenz Bekuk Pembunuh Danramil Aradide

Satgas Damai Cartenz Bekuk Pembunuh Danramil Aradide

Rentetan Teror KKB di Pegunungan Bintang, Warga Sipil Mengungsi ke Jayapura

Rentetan Teror KKB di Pegunungan Bintang, Warga Sipil Mengungsi ke Jayapura

Polisi Amankan Sajam dari Pengunjung Konser Musik Launching Pilgub Papua Selatan

Polisi Amankan Sajam dari Pengunjung Konser Musik Launching Pilgub Papua Selatan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id