ADVERTISEMENT
Sabtu, Juli 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Intan Jaya

Masyarakat Ketakutan dan Ingin Mengungsi Pasca Serangan OPM di Distrik Homeyo

Letjen TNI Richard Tampubolon mengatakan sejak April 2024, OPM terus mengganggu keamanan serta kenyamanan masyarakat di Bumi Papua.

11 Mei 2024
0
Masyarakat Ketakutan dan Ingin Mengungsi Pasca Serangan OPM di Distrik Homeyo

Anggota Tni saat bertemu Masyarakat Pogapa Distrik Homeyo (Foto:Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA,Koranpapua.id– Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) membuat warga Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah merasa ketakutan.

Masyarakat yang mendiami wilayah itu banyak yang ingin mengungsi meninggalkan kampung halamannya, untuk mencari tempat tinggal yang lebih aman.

ADVERTISEMENT

Mereka trauma pasca serangan yang dilancarkan OPM kelompok Afrianus Bagubau dan Keny Tipagau dalam beberapa waktu terakhir.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski demikian, aparat gabungan TNI-Polri tetap berupaya memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat.

Baca Juga

Ribka Haluk Desak Pemkab Intan Jaya Serius Tangani Kasus Penembakan di Intan Jaya

Bupati Intan Jaya: Kontak Tembak TNI dan OPM Tewaskan Seorang Ibu Hamil

Langkah yang dilakukan adalah proaktif mengamankan wilayah Distrik Homeyo, sehingga masyarakat tidak mengungsi ke tempat lain.

Melalui keterangan tertulis yang diterima Koranpapua.id, Jumat 10 Mei 2024, Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Richard Tampubolon mengatakan sejak April 2024, OPM terus mengganggu keamanan serta kenyamanan masyarakat di Bumi Papua.

Gangguan ini dilakukan melalui serangan bersenjata terhadap Aparat Keamanan (Apkam) TNI- Polri dan masyarakat sipil.

Demikian halnya, serangan OPM kelompok Afrianus Bagubau dan Keny Tipagau yang terus dilancarkan di wilayah Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Diantaranya, Kamis 2 Mei 2024, bangunan Koramil 1705-05/Homeyo ditembak oleh OPM kelompok Keni Tipagau.

Serangan tersebut juga disertai dengan pembakaran tempat tinggal anggota Koramil, namun apinya berhasil dipadamkan.

Pada Kamis 9 Mei 2024 sekitar pukul 15.10 WIT, OPM kelompok Afrianus Bagubau dan Keny Tipagau kembali melepaskan dua kali tembakan ke kantor Koramil 1705-05/Homeyo.

Merespon aksi tersebut, prajurit TNI jajaran Komando Operasi TNI Habema beserta Satgas Nanggala Kopasus Damai Cartenz langsung melakukan pengejaran.

Dalam pengejaran itu beberapa anggota OPM terkena tembakan, sehingga mereduksi kekuatan OPM kelompok Afrianus Bagubau dan Keny Tipagau.

Dampak signifikan yang muncul dengan Operasi Penindakan Apkam Gabungan TNI Polri adalah, berhasil mencegah masyarakat Kampung Pogapa, Distrik Hameyo untuk mengungsi dari kampung halamannya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dr. Ribka Haluk: Hidup di Atas Emas, Seharusnya Masyarakat Sejahtera

Ribka Haluk Desak Pemkab Intan Jaya Serius Tangani Kasus Penembakan di Intan Jaya

4 Juli 2026
Bupati Intan Jaya: Kontak Tembak TNI dan OPM Tewaskan Seorang Ibu Hamil

Bupati Intan Jaya: Kontak Tembak TNI dan OPM Tewaskan Seorang Ibu Hamil

4 Juli 2026
Geser Rp3,2 Triliun untuk Pengembangan Ubi Jalar di Papua Tengah

Geser Rp3,2 Triliun untuk Pengembangan Ubi Jalar di Papua Tengah

4 Juli 2026
Penembakan Pilot AMA Air, Uskup Jayapura: Pukulan terhadap Pelayanan Kemanusian di  Pedalaman Papua

Penembakan Pilot AMA Air, Uskup Jayapura: Pukulan terhadap Pelayanan Kemanusian di  Pedalaman Papua

4 Juli 2026
Tabrak Trotoar di Mile 32 Timika, Pengendara Sepada Motor Dilaporkan Tewas

Tabrak Trotoar di Mile 32 Timika, Pengendara Sepada Motor Dilaporkan Tewas

4 Juli 2026
Pencarian Empat Nelayan Hilang di Perairan Mimika Dihentikan, Basarnas: Akan Dibuka Kembali Jika Ada Petunjuk

Pencarian Empat Nelayan Hilang di Perairan Mimika Dihentikan, Basarnas: Akan Dibuka Kembali Jika Ada Petunjuk

4 Juli 2026

POPULER

  • Pendeta GKI Tewas di Intan Jaya, Menham Minta Panglima TNI dan Kapolri Kendalikan Anggotanya

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • SMK Negeri 6 Mimika: Sekolah Gratis dengan Empat Program Unggulan, Pendaftaran Hingga 10 Juli

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Pertamina Berlakukan Harga Terbaru BBM Non-Subsidi di Papua-Maluku, Berikut Daftarnya

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Remaja 14 Tahun Asal Jawa Barat Diduga Dieksploitasi Jadi Pekerja Seks di Lokalisasi Kilometer 10

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Dr. Abraham Kateyau Ingatkan Kepala Kampung Jalankan Amanah dengan Baik, Tim Evaluasi Masih Bekerja

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • YPMAK Genjot Transformasi RSMM, Seleksi Penyusun Master Plan Diikuti Puluhan Perusahaan Nasional

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Satgas Damai Cartenz Bekuk Pembunuh Danramil Aradide

Satgas Damai Cartenz Bekuk Pembunuh Danramil Aradide

Rentetan Teror KKB di Pegunungan Bintang, Warga Sipil Mengungsi ke Jayapura

Rentetan Teror KKB di Pegunungan Bintang, Warga Sipil Mengungsi ke Jayapura

Polisi Amankan Sajam dari Pengunjung Konser Musik Launching Pilgub Papua Selatan

Polisi Amankan Sajam dari Pengunjung Konser Musik Launching Pilgub Papua Selatan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id