ADVERTISEMENT
Rabu, Mei 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Intan Jaya

Masyarakat Ketakutan dan Ingin Mengungsi Pasca Serangan OPM di Distrik Homeyo

Letjen TNI Richard Tampubolon mengatakan sejak April 2024, OPM terus mengganggu keamanan serta kenyamanan masyarakat di Bumi Papua.

11 Mei 2024
0
Masyarakat Ketakutan dan Ingin Mengungsi Pasca Serangan OPM di Distrik Homeyo

Anggota Tni saat bertemu Masyarakat Pogapa Distrik Homeyo (Foto:Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA,Koranpapua.id– Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) membuat warga Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah merasa ketakutan.

Masyarakat yang mendiami wilayah itu banyak yang ingin mengungsi meninggalkan kampung halamannya, untuk mencari tempat tinggal yang lebih aman.

ADVERTISEMENT

Mereka trauma pasca serangan yang dilancarkan OPM kelompok Afrianus Bagubau dan Keny Tipagau dalam beberapa waktu terakhir.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski demikian, aparat gabungan TNI-Polri tetap berupaya memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat.

Baca Juga

Iduladha 1447 H: 668 Hewan Kurban Masuk ke Mimika, Barantina Pastikan Sehat dan Aman Dikonsumsi

Disdik Mimika Tekankan Pentingnya TK Sebelum SD, Terapkan Ketentuan Usia dan Fleksibilitas di Lapangan

Langkah yang dilakukan adalah proaktif mengamankan wilayah Distrik Homeyo, sehingga masyarakat tidak mengungsi ke tempat lain.

Melalui keterangan tertulis yang diterima Koranpapua.id, Jumat 10 Mei 2024, Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Richard Tampubolon mengatakan sejak April 2024, OPM terus mengganggu keamanan serta kenyamanan masyarakat di Bumi Papua.

Gangguan ini dilakukan melalui serangan bersenjata terhadap Aparat Keamanan (Apkam) TNI- Polri dan masyarakat sipil.

Demikian halnya, serangan OPM kelompok Afrianus Bagubau dan Keny Tipagau yang terus dilancarkan di wilayah Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Diantaranya, Kamis 2 Mei 2024, bangunan Koramil 1705-05/Homeyo ditembak oleh OPM kelompok Keni Tipagau.

Serangan tersebut juga disertai dengan pembakaran tempat tinggal anggota Koramil, namun apinya berhasil dipadamkan.

Pada Kamis 9 Mei 2024 sekitar pukul 15.10 WIT, OPM kelompok Afrianus Bagubau dan Keny Tipagau kembali melepaskan dua kali tembakan ke kantor Koramil 1705-05/Homeyo.

Merespon aksi tersebut, prajurit TNI jajaran Komando Operasi TNI Habema beserta Satgas Nanggala Kopasus Damai Cartenz langsung melakukan pengejaran.

Dalam pengejaran itu beberapa anggota OPM terkena tembakan, sehingga mereduksi kekuatan OPM kelompok Afrianus Bagubau dan Keny Tipagau.

Dampak signifikan yang muncul dengan Operasi Penindakan Apkam Gabungan TNI Polri adalah, berhasil mencegah masyarakat Kampung Pogapa, Distrik Hameyo untuk mengungsi dari kampung halamannya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Iduladha 1447 H: 668 Hewan Kurban Masuk ke Mimika, Barantina Pastikan Sehat dan Aman Dikonsumsi

Iduladha 1447 H: 668 Hewan Kurban Masuk ke Mimika, Barantina Pastikan Sehat dan Aman Dikonsumsi

26 Mei 2026
Disdik Mimika Tekankan Pentingnya TK Sebelum SD, Terapkan Ketentuan Usia dan Fleksibilitas di Lapangan

Disdik Mimika Tekankan Pentingnya TK Sebelum SD, Terapkan Ketentuan Usia dan Fleksibilitas di Lapangan

26 Mei 2026
Program BAUWA SD Sentra Pendidikan Timika Angkat Cerita Rakyat Kamoro untuk Tingkatkan Literasi

Program BAUWA SD Sentra Pendidikan Timika Angkat Cerita Rakyat Kamoro untuk Tingkatkan Literasi

26 Mei 2026
Nobar Pesta Babi Tutup HUT Ke-132 Misi Katolik di Tanah Papua

Nobar Pesta Babi Tutup HUT Ke-132 Misi Katolik di Tanah Papua

26 Mei 2026
Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Kaimana Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, Belum Ada Laporan Dampak Kerusakan

26 Mei 2026
Satu Korban Ledakan Granat di Gereja Santo Paulus Nabuni Meninggal Dunia di RSUD Mimika

Satu Korban Ledakan Granat di Gereja Santo Paulus Nabuni Meninggal Dunia di RSUD Mimika

26 Mei 2026

POPULER

  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    716 shares
    Bagikan 286 Tweet 179
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    630 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Satgas Damai Cartenz Bekuk Pembunuh Danramil Aradide

Satgas Damai Cartenz Bekuk Pembunuh Danramil Aradide

Rentetan Teror KKB di Pegunungan Bintang, Warga Sipil Mengungsi ke Jayapura

Rentetan Teror KKB di Pegunungan Bintang, Warga Sipil Mengungsi ke Jayapura

Polisi Amankan Sajam dari Pengunjung Konser Musik Launching Pilgub Papua Selatan

Polisi Amankan Sajam dari Pengunjung Konser Musik Launching Pilgub Papua Selatan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id