ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 9, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Ratusan TKBM Pelabuhan Pomako Mogok Kerja, Tuntut Bendahara Diganti

Akibat mogok sempat membuat aktivitas bongkar muat di pelabuhan lumpuh. Ini dikarenakan selain mogok kerja, TKBM juga melakukan pemalangan di areal bongkar muat kapal.

10 Mei 2024
0
Ratusan TKBM Pelabuhan Pomako Mogok Kerja, Tuntut Bendahara Diganti

Seratus lebih TKBM di Pelabuhan Pomako, Timika melakukan aksi mogok kerja menuntut bendahara diganti, Jumat 10 Mei 2024. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Ratusan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Pomako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, menggelar aksi mogok kerja, Jumat 10 Mei 2024

Mereka menuntut agar bendahara TKBM diganti, karena belum membayar upah kerja selama ini.

ADVERTISEMENT

Farid Sijianto, S.AN, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Pomako ketika dihubungi Koranpapua.id, Jumat 10 Mei 2024 membenarkan aksi tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, aksi mogok kerja dilakukan karena TKBM merasa kecewa upah mereka belum kunjung dibayarkan oleh bendahara.

Baca Juga

Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

DPO KKB GW Dilumpuhkan di Tembagapura, Satgas Gabungan Masih Buru Jejaknya di Hutan

Meski demikian Farid tidak mengetahui pasti berapa besar upah yang dituntut anggota TKBM.

“Sebenarnya permasalahannya internal saja. Sekitar seratus lebih TKBM yang sempat mogok kerja, mereka menuntut bendahara diganti,” jelas Farid.

Dikatakan, saat ini TKBM yang bekerja di Pelabuhan Pomako berjumlah sekitar 700 orang, namun yang melakukan aksi mogok sekitar 100 orang lebih.

Farid menambahkan, akibat mogok tersebut sempat membuat aktivitas bongkar muat di pelabuhan lumpuh.

Ini dikarenakan selain mogok kerja, TKBM juga melakukan pemalangan di areal bongkar muat kapal.

“Tapi sekarang sudah selesai, kegiatan sudah berjalan kembali. Barang-barang di kapal bisa diturunkan ke truk, dan penumpukan kendaraan sudah lancar,” terang Farid.

Terkait persoalan ini, polisi sudah memfasilitasi pertemuan TKBM dengan bendahara. Namun soal permintaan pergantian bendahara akan bahas dalam pertemuan lanjutan.

“Untuk mengganti badan pengurus tidak langsung hari ini, karena ada aturan mainnya. Tidak semena-mena diganti, kan belum tahu siapa penggantinya,” ungkapnya.

Menjawab tuntutan TKBM, Farid menuturkan pihaknya tidak bisa melakukan intervensi. Meski demikian, bendahara sudah diingatkan agar segera membayar hak-hak TKBM, sehingga tidak mengganggu aktivitas bongkar muat di pelabuhan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

9 Agustus 2026
DPO KKB GW Dilumpuhkan di Tembagapura, Satgas Gabungan Masih Buru Jejaknya di Hutan

DPO KKB GW Dilumpuhkan di Tembagapura, Satgas Gabungan Masih Buru Jejaknya di Hutan

9 Agustus 2026
Delapan Tahun Tanpa Sekolah, Anak-anak Banti Akhirnya Punya Harapan Kembali ke Ruang Kelas

Delapan Tahun Tanpa Sekolah, Anak-anak Banti Akhirnya Punya Harapan Kembali ke Ruang Kelas

9 Agustus 2026
666 Tahun Islam Masuk Fakfak, Sekretaris PWM Papua Barat: Bukan Sekadar Hitungan Waktu

666 Tahun Islam Masuk Fakfak, Sekretaris PWM Papua Barat: Bukan Sekadar Hitungan Waktu

9 Agustus 2026
Hadir di Papua Barat: Tim Ekspedisi Patriot UNAIR Berdayakan UMKM Lewat Inovasi Olahan Buah Matoa

Hadir di Papua Barat: Tim Ekspedisi Patriot UNAIR Berdayakan UMKM Lewat Inovasi Olahan Buah Matoa

9 Agustus 2026
Pembangunan Papua Tidak Semata Agenda Wilayah Tertinggal, tetapi Menjadi Pertumbuhan Baru Indonesia di Kawasan Pasifik 

Pembangunan Papua Tidak Semata Agenda Wilayah Tertinggal, tetapi Menjadi Pertumbuhan Baru Indonesia di Kawasan Pasifik 

9 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    664 shares
    Bagikan 266 Tweet 166
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Kecelakaan Tunggal di Jalan Irigasi Timika, Pengendara Kabur Tinggalkan Motor

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
PFA Bawa Pulang Tropy Kompetisi Freeport Junior Cup 2024

PFA Bawa Pulang Tropy Kompetisi Freeport Junior Cup 2024

Mayat Wanita Ditemukan Tergeletak di Pinggir Kali

Mayat Wanita Ditemukan Tergeletak di Pinggir Kali

 Dari Tanah Papua untuk Indonesia, Valentino Wagiu Dipanggil Gabung Garuda Muda U-16

 Dari Tanah Papua untuk Indonesia, Valentino Wagiu Dipanggil Gabung Garuda Muda U-16

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id