ADVERTISEMENT
Selasa, Oktober 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Warga Budi Utomo Geram Bangkai Babi Dibuang di Tempat Pembuangan Sampah

Dinas sudah melakukan upaya dan langkah penanggulangan wabah termasuk penguburan sudah masuk bulan keempat. Pemerintah  berharap peternak bisa secara mandiri melakukan penguburan bila ternak babinya mati.

18 April 2024
0
Warga Budi Utomo Geram Bangkai Babi Dibuang di Tempat Pembuangan Sampah

Bangkai babi yang tergeletak di tempat pembuangan sampah Jalan Budi Utomo Ujung. (Foto:Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Warga sekitaran Jalan Budi Utomo Ujung, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah geram dengan kelakuan warga yang membuang bangkai babi di dua Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang ada di wilayah itu.

Pantauan Koranpapua.id, Kamis 18 April 2024, dua TPS itu berada di Jalan Budi Utomo ujung yang letaknya tidak berjauhan. Satu TPS berada di depan Perumahan Bintang Timur dan satu TPS lainnya berada di pertigaan lorong SMK Taruna Timika.

Bangkai babi sudah dikerumuni lalat dan menebarkan aroma bau busuk, membuat warga yang melintas di lokasi terlihat menutup hidung dan mulut menggunakan tangan.

Di TPS pertigaan SMK Taruna, ada satu ekor babi yang dibungkus karung namun sudah terbuka dan diletakkan di tepi jalan dekat tempat tumpukan sampah.

Baca Juga

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 36 Botol Miras Ilegal ke Oksibil

Pemkab Mimika Dorong Perencanaan Kampung Berbasis Kebutuhan Warga

Sedangkan, di TPS depan Perumahan Bintang Timur, terdapat tiga ekor bangkai babi. Dua diantaranya berada tepat di tempat sampah dan satu ekor berwarna hitam berada sekitar 10 meter dari tempat sampah.

Adam, seorang warga yang tinggal di dekat TPS mengaku tidak mengetahui siapa yang membuang bangkai babi di tempat itu.

Dikatakan bangkai babi tersebut terlihat tergeletak sejak pagi. Ia juga menduga, bangkai babi itu sepertinya baru dibuang pagi tadi

“Dalam dua sampai tiga bulan terakhir ini sering ada bangkai babi yang dibuang di situ, tapi tidak tahu siapa orang yang buang,” ungkapnya saat ditemui media ini.

Menurutnya, sebelumnya ada sampai lima ekor babi yang dibuang di tempat itu.

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan sebelumnya telah menghimbau agar masyarakat khususnya para peternak agar tidak membuang babi yang mati di sembarang tempat.

Apalagi, di tengah merebaknya virus African Swine Fever (ASF) alias demam babi Afrika di Kabupaten Mimika.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga bahkan telah menyediakan tempat penguburan babi yang jauh dari pusat kota.

Termasuk menyediakan petugas untuk menjemput langsung di kandang apabila diketahui ada ternak babi yang mati.

Namun, upaya itu tampaknya tidak dihiraukan oleh sejumlah oknum peternak babi di Kabupaten Mimika. Alhasil, bangkai babi masih dibuang di sembarang tempat.

Sementara Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan,  drh. Sabelina Fitriani saat dihubungi Koranpapua.id  mengatakan bahwa pihaknya telah menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sembarangan bangkai babi.

“Kita sudah sampaikan lewat flier gereja juga lewat kelurahan dan kampung kalau per tgl 15 April kita sudah tutup penguburan bangkai babi di Iwaka dan peternak diwajibkan melakukan penguburan secara mandiri,” jelas Sabelina.

Dinas sudah melakukan upaya dan langkah penanggulangan wabah termasuk penguburan sudah masuk bulan keempat. Jadi pemerintah sangat berharap peternak bisa secara mandiri melakukan penguburan bila ternak babinya mati.

“Kita sudah himbau masyarakat peternak untuk tidak buang di sembarang tempat karena bisa menularkan kembali virus ASF ke ternak babi yang lain,” tegasnya (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Bahaya Kabut Asap: Anak dan Lansia Perlu Perlindungan Ekstra

Bahaya Kabut Asap: Anak dan Lansia Perlu Perlindungan Ekstra

20 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 36 Botol Miras Ilegal ke Oksibil

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 36 Botol Miras Ilegal ke Oksibil

20 Oktober 2026
Pemkab Mimika Dorong Perencanaan Kampung Berbasis Kebutuhan Warga

Pemkab Mimika Dorong Perencanaan Kampung Berbasis Kebutuhan Warga

20 Oktober 2026
DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

20 Oktober 2026
Mimika Susun RAD TBC 2026–2030, Perkuat Deteksi Dini

Bapenda Mimika Siapkan Ranperbup, Lindungi Hak Wajib Pajak

20 Oktober 2026
Mimika Susun RAD TBC 2026–2030, Perkuat Deteksi Dini

Mimika Susun RAD TBC 2026–2030, Perkuat Deteksi Dini

20 Oktober 2026

POPULER

  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    645 shares
    Bagikan 258 Tweet 161
  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    614 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Kepala Puskesmas Atuka Apresiasi Monev Dinkes Mimika, Dorong Perbaikan Layanan

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • Waspada Influenza! Kenali 8 Gejala dan Cara Mencegahnya

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
  • Polisi Amankan 12 Motor Diduga Hasil Curanmor di Mimika, Dua Remaja Ditangkap

    512 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Alarm Keselamatan! 26 Orang Tewas akibat Kecelakaan di Mimika

    511 shares
    Bagikan 204 Tweet 128
Next Post
John Rettob Ingatkan TransNusa Konsisten, Jangan Awal Ceremonial Bagus, Satu Hari Terbang Menghilang

John Rettob Ingatkan TransNusa Konsisten, Jangan Awal Ceremonial Bagus, Satu Hari Terbang Menghilang

 Pengembangan Wirausaha, Freeport Bina Pengusaha Muda Papua melalui Papuan Bridge Program

 Pengembangan Wirausaha, Freeport Bina Pengusaha Muda Papua melalui Papuan Bridge Program

Keuskupan Timika Genap Berusia 20 Tahun, RD. Marthen Kuayo Ajak Semua Pihak Gaungkan Gerakan Tungku Api

Keuskupan Timika Genap Berusia 20 Tahun, RD. Marthen Kuayo Ajak Semua Pihak Gaungkan Gerakan Tungku Api

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id