ADVERTISEMENT
Selasa, September 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Warga Budi Utomo Geram Bangkai Babi Dibuang di Tempat Pembuangan Sampah

Dinas sudah melakukan upaya dan langkah penanggulangan wabah termasuk penguburan sudah masuk bulan keempat. Pemerintah  berharap peternak bisa secara mandiri melakukan penguburan bila ternak babinya mati.

18 April 2024
0
Warga Budi Utomo Geram Bangkai Babi Dibuang di Tempat Pembuangan Sampah

Bangkai babi yang tergeletak di tempat pembuangan sampah Jalan Budi Utomo Ujung. (Foto:Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Warga sekitaran Jalan Budi Utomo Ujung, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah geram dengan kelakuan warga yang membuang bangkai babi di dua Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang ada di wilayah itu.

Pantauan Koranpapua.id, Kamis 18 April 2024, dua TPS itu berada di Jalan Budi Utomo ujung yang letaknya tidak berjauhan. Satu TPS berada di depan Perumahan Bintang Timur dan satu TPS lainnya berada di pertigaan lorong SMK Taruna Timika.

ADVERTISEMENT

Bangkai babi sudah dikerumuni lalat dan menebarkan aroma bau busuk, membuat warga yang melintas di lokasi terlihat menutup hidung dan mulut menggunakan tangan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Di TPS pertigaan SMK Taruna, ada satu ekor babi yang dibungkus karung namun sudah terbuka dan diletakkan di tepi jalan dekat tempat tumpukan sampah.

Baca Juga

Hendak ke RSUD Mimika, Ibu Ini Melahirkan Bayi Kembar di Mobil Patroli Polisi

Mimika Raih Terbaik I Program 3 Juta Rumah dari Kemendagri, Dapat Bantuan 300 Bedah Rumah

Sedangkan, di TPS depan Perumahan Bintang Timur, terdapat tiga ekor bangkai babi. Dua diantaranya berada tepat di tempat sampah dan satu ekor berwarna hitam berada sekitar 10 meter dari tempat sampah.

Adam, seorang warga yang tinggal di dekat TPS mengaku tidak mengetahui siapa yang membuang bangkai babi di tempat itu.

Dikatakan bangkai babi tersebut terlihat tergeletak sejak pagi. Ia juga menduga, bangkai babi itu sepertinya baru dibuang pagi tadi

“Dalam dua sampai tiga bulan terakhir ini sering ada bangkai babi yang dibuang di situ, tapi tidak tahu siapa orang yang buang,” ungkapnya saat ditemui media ini.

Menurutnya, sebelumnya ada sampai lima ekor babi yang dibuang di tempat itu.

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan sebelumnya telah menghimbau agar masyarakat khususnya para peternak agar tidak membuang babi yang mati di sembarang tempat.

Apalagi, di tengah merebaknya virus African Swine Fever (ASF) alias demam babi Afrika di Kabupaten Mimika.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga bahkan telah menyediakan tempat penguburan babi yang jauh dari pusat kota.

Termasuk menyediakan petugas untuk menjemput langsung di kandang apabila diketahui ada ternak babi yang mati.

Namun, upaya itu tampaknya tidak dihiraukan oleh sejumlah oknum peternak babi di Kabupaten Mimika. Alhasil, bangkai babi masih dibuang di sembarang tempat.

Sementara Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan,  drh. Sabelina Fitriani saat dihubungi Koranpapua.id  mengatakan bahwa pihaknya telah menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sembarangan bangkai babi.

“Kita sudah sampaikan lewat flier gereja juga lewat kelurahan dan kampung kalau per tgl 15 April kita sudah tutup penguburan bangkai babi di Iwaka dan peternak diwajibkan melakukan penguburan secara mandiri,” jelas Sabelina.

Dinas sudah melakukan upaya dan langkah penanggulangan wabah termasuk penguburan sudah masuk bulan keempat. Jadi pemerintah sangat berharap peternak bisa secara mandiri melakukan penguburan bila ternak babinya mati.

“Kita sudah himbau masyarakat peternak untuk tidak buang di sembarang tempat karena bisa menularkan kembali virus ASF ke ternak babi yang lain,” tegasnya (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hendak ke RSUD Mimika, Ibu Ini Melahirkan Bayi Kembar di Mobil Patroli Polisi

Hendak ke RSUD Mimika, Ibu Ini Melahirkan Bayi Kembar di Mobil Patroli Polisi

29 September 2026
Mimika Raih Terbaik I Program 3 Juta Rumah dari Kemendagri, Dapat Bantuan 300 Bedah Rumah

Mimika Raih Terbaik I Program 3 Juta Rumah dari Kemendagri, Dapat Bantuan 300 Bedah Rumah

29 September 2026
8 Korban LCT Cahaya Permata Hati Ditemukan Selamat, Dievakuasi ke Timika

8 Korban LCT Cahaya Permata Hati Ditemukan Selamat, Dievakuasi ke Timika

29 September 2026
Dinkes Mimika Dorong Siswa SMP Negeri 1 Mapurujaya Biasakan Hidup Sehat

Dinkes Mimika Dorong Siswa SMP Negeri 1 Mapurujaya Biasakan Hidup Sehat

29 September 2026
Empat Petak Kos di Area Petrosea Timika Terbakar, 20 Personel Dikerahkan

Empat Petak Kos di Area Petrosea Timika Terbakar, 20 Personel Dikerahkan

29 September 2026
Dinkes Mimika Terus Gencarkan PHBS dan Aksi Bergizi di Sekolah, Sasar SMPN 1 Mapurujaya

Dinkes Mimika Terus Gencarkan PHBS dan Aksi Bergizi di Sekolah, Sasar SMPN 1 Mapurujaya

29 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Kebakaran Hutan dan Rawa-Rawa Merusak Ekosistem Tanah Papua

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
John Rettob Ingatkan TransNusa Konsisten, Jangan Awal Ceremonial Bagus, Satu Hari Terbang Menghilang

John Rettob Ingatkan TransNusa Konsisten, Jangan Awal Ceremonial Bagus, Satu Hari Terbang Menghilang

 Pengembangan Wirausaha, Freeport Bina Pengusaha Muda Papua melalui Papuan Bridge Program

 Pengembangan Wirausaha, Freeport Bina Pengusaha Muda Papua melalui Papuan Bridge Program

Keuskupan Timika Genap Berusia 20 Tahun, RD. Marthen Kuayo Ajak Semua Pihak Gaungkan Gerakan Tungku Api

Keuskupan Timika Genap Berusia 20 Tahun, RD. Marthen Kuayo Ajak Semua Pihak Gaungkan Gerakan Tungku Api

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id