ADVERTISEMENT
Selasa, Juni 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Warga Budi Utomo Geram Bangkai Babi Dibuang di Tempat Pembuangan Sampah

Dinas sudah melakukan upaya dan langkah penanggulangan wabah termasuk penguburan sudah masuk bulan keempat. Pemerintah  berharap peternak bisa secara mandiri melakukan penguburan bila ternak babinya mati.

18 April 2024
0
Warga Budi Utomo Geram Bangkai Babi Dibuang di Tempat Pembuangan Sampah

Bangkai babi yang tergeletak di tempat pembuangan sampah Jalan Budi Utomo Ujung. (Foto:Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Warga sekitaran Jalan Budi Utomo Ujung, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah geram dengan kelakuan warga yang membuang bangkai babi di dua Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang ada di wilayah itu.

Pantauan Koranpapua.id, Kamis 18 April 2024, dua TPS itu berada di Jalan Budi Utomo ujung yang letaknya tidak berjauhan. Satu TPS berada di depan Perumahan Bintang Timur dan satu TPS lainnya berada di pertigaan lorong SMK Taruna Timika.

ADVERTISEMENT

Bangkai babi sudah dikerumuni lalat dan menebarkan aroma bau busuk, membuat warga yang melintas di lokasi terlihat menutup hidung dan mulut menggunakan tangan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Di TPS pertigaan SMK Taruna, ada satu ekor babi yang dibungkus karung namun sudah terbuka dan diletakkan di tepi jalan dekat tempat tumpukan sampah.

Baca Juga

Polres Mimika Tangkap Pria 32 Tahun, Diduga Edarkan Sabu di Timika

Remaja 14 Tahun Asal Jawa Barat Diduga Dieksploitasi Jadi Pekerja Seks di Lokalisasi Kilometer 10

Sedangkan, di TPS depan Perumahan Bintang Timur, terdapat tiga ekor bangkai babi. Dua diantaranya berada tepat di tempat sampah dan satu ekor berwarna hitam berada sekitar 10 meter dari tempat sampah.

Adam, seorang warga yang tinggal di dekat TPS mengaku tidak mengetahui siapa yang membuang bangkai babi di tempat itu.

Dikatakan bangkai babi tersebut terlihat tergeletak sejak pagi. Ia juga menduga, bangkai babi itu sepertinya baru dibuang pagi tadi

“Dalam dua sampai tiga bulan terakhir ini sering ada bangkai babi yang dibuang di situ, tapi tidak tahu siapa orang yang buang,” ungkapnya saat ditemui media ini.

Menurutnya, sebelumnya ada sampai lima ekor babi yang dibuang di tempat itu.

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan sebelumnya telah menghimbau agar masyarakat khususnya para peternak agar tidak membuang babi yang mati di sembarang tempat.

Apalagi, di tengah merebaknya virus African Swine Fever (ASF) alias demam babi Afrika di Kabupaten Mimika.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga bahkan telah menyediakan tempat penguburan babi yang jauh dari pusat kota.

Termasuk menyediakan petugas untuk menjemput langsung di kandang apabila diketahui ada ternak babi yang mati.

Namun, upaya itu tampaknya tidak dihiraukan oleh sejumlah oknum peternak babi di Kabupaten Mimika. Alhasil, bangkai babi masih dibuang di sembarang tempat.

Sementara Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan,  drh. Sabelina Fitriani saat dihubungi Koranpapua.id  mengatakan bahwa pihaknya telah menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sembarangan bangkai babi.

“Kita sudah sampaikan lewat flier gereja juga lewat kelurahan dan kampung kalau per tgl 15 April kita sudah tutup penguburan bangkai babi di Iwaka dan peternak diwajibkan melakukan penguburan secara mandiri,” jelas Sabelina.

Dinas sudah melakukan upaya dan langkah penanggulangan wabah termasuk penguburan sudah masuk bulan keempat. Jadi pemerintah sangat berharap peternak bisa secara mandiri melakukan penguburan bila ternak babinya mati.

“Kita sudah himbau masyarakat peternak untuk tidak buang di sembarang tempat karena bisa menularkan kembali virus ASF ke ternak babi yang lain,” tegasnya (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polres Mimika Tangkap Pria 32 Tahun, Diduga Edarkan Sabu di Timika

Polres Mimika Tangkap Pria 32 Tahun, Diduga Edarkan Sabu di Timika

29 Juni 2026
Remaja 14 Tahun Asal Jawa Barat Diduga Dieksploitasi Jadi Pekerja Seks di Lokalisasi Kilometer 10

Remaja 14 Tahun Asal Jawa Barat Diduga Dieksploitasi Jadi Pekerja Seks di Lokalisasi Kilometer 10

29 Juni 2026
152 Rumah di Mimika Lolos Verifikasi Program BSPS, 224 Usulan Masih Diproses

152 Rumah di Mimika Lolos Verifikasi Program BSPS, 224 Usulan Masih Diproses

29 Juni 2026
Ada ASN Mimika yang ‘Nyambi’ Kerja di Tempat Lain, Pj Sekda: Melanggar Aturan dan Akan Ditertibkan

Sampai Semester Pertama 2026, Serapan APBD Mimika Baru 17 Persen, Pj Sekda Dorong OPD Percepat Eksekusi Program

29 Juni 2026
Di Kaki Pegunungan Sinak: Satgas Pasgat Bantu Evakuasi Warga yang Sakit Menuju Timika

Di Kaki Pegunungan Sinak: Satgas Pasgat Bantu Evakuasi Warga yang Sakit Menuju Timika

29 Juni 2026
Pj Sekda Mimika Minta OPD Segera Bagikan SK PPTK kepada Pejabat yang Ditunjuk

Pj Sekda Mimika Minta OPD Segera Bagikan SK PPTK kepada Pejabat yang Ditunjuk

29 Juni 2026

POPULER

  • Jabatan Kapolres Mimika Dirotasi, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Gantikan AKBP Billyandha

    Jabatan Kapolres Mimika Dirotasi, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Gantikan AKBP Billyandha

    608 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Merah Putih Berkibar di Puncak Jaya: Dukungan Satgas Pasgat Antarkan Lima Simpatisan kembali ke NKRI

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Warga Flobamora di Nawaripi Panen Padi, Dukung Pengembangan Sektor Pertanian Mimika

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    694 shares
    Bagikan 278 Tweet 174
  • “Kami Rindu UNCEN, Tapi Rektor Tolak Kami, Kembalikan Uang Saya Rp400 Ribu”

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Remaja 14 Tahun Asal Jawa Barat Diduga Dieksploitasi Jadi Pekerja Seks di Lokalisasi Kilometer 10

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Patah Panah di Kwamki Narama, Dang dan Newegalen Akhiri Konflik Berdarah Setelah Korbankan 17 Jiwa

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
John Rettob Ingatkan TransNusa Konsisten, Jangan Awal Ceremonial Bagus, Satu Hari Terbang Menghilang

John Rettob Ingatkan TransNusa Konsisten, Jangan Awal Ceremonial Bagus, Satu Hari Terbang Menghilang

 Pengembangan Wirausaha, Freeport Bina Pengusaha Muda Papua melalui Papuan Bridge Program

 Pengembangan Wirausaha, Freeport Bina Pengusaha Muda Papua melalui Papuan Bridge Program

Keuskupan Timika Genap Berusia 20 Tahun, RD. Marthen Kuayo Ajak Semua Pihak Gaungkan Gerakan Tungku Api

Keuskupan Timika Genap Berusia 20 Tahun, RD. Marthen Kuayo Ajak Semua Pihak Gaungkan Gerakan Tungku Api

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id