ADVERTISEMENT
Jumat, April 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Warga Budi Utomo Geram Bangkai Babi Dibuang di Tempat Pembuangan Sampah

Dinas sudah melakukan upaya dan langkah penanggulangan wabah termasuk penguburan sudah masuk bulan keempat. Pemerintah  berharap peternak bisa secara mandiri melakukan penguburan bila ternak babinya mati.

18 April 2024
0
Warga Budi Utomo Geram Bangkai Babi Dibuang di Tempat Pembuangan Sampah

Bangkai babi yang tergeletak di tempat pembuangan sampah Jalan Budi Utomo Ujung. (Foto:Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Warga sekitaran Jalan Budi Utomo Ujung, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah geram dengan kelakuan warga yang membuang bangkai babi di dua Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang ada di wilayah itu.

Pantauan Koranpapua.id, Kamis 18 April 2024, dua TPS itu berada di Jalan Budi Utomo ujung yang letaknya tidak berjauhan. Satu TPS berada di depan Perumahan Bintang Timur dan satu TPS lainnya berada di pertigaan lorong SMK Taruna Timika.

ADVERTISEMENT

Bangkai babi sudah dikerumuni lalat dan menebarkan aroma bau busuk, membuat warga yang melintas di lokasi terlihat menutup hidung dan mulut menggunakan tangan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Di TPS pertigaan SMK Taruna, ada satu ekor babi yang dibungkus karung namun sudah terbuka dan diletakkan di tepi jalan dekat tempat tumpukan sampah.

Baca Juga

Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

Sedangkan, di TPS depan Perumahan Bintang Timur, terdapat tiga ekor bangkai babi. Dua diantaranya berada tepat di tempat sampah dan satu ekor berwarna hitam berada sekitar 10 meter dari tempat sampah.

Adam, seorang warga yang tinggal di dekat TPS mengaku tidak mengetahui siapa yang membuang bangkai babi di tempat itu.

Dikatakan bangkai babi tersebut terlihat tergeletak sejak pagi. Ia juga menduga, bangkai babi itu sepertinya baru dibuang pagi tadi

“Dalam dua sampai tiga bulan terakhir ini sering ada bangkai babi yang dibuang di situ, tapi tidak tahu siapa orang yang buang,” ungkapnya saat ditemui media ini.

Menurutnya, sebelumnya ada sampai lima ekor babi yang dibuang di tempat itu.

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan sebelumnya telah menghimbau agar masyarakat khususnya para peternak agar tidak membuang babi yang mati di sembarang tempat.

Apalagi, di tengah merebaknya virus African Swine Fever (ASF) alias demam babi Afrika di Kabupaten Mimika.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga bahkan telah menyediakan tempat penguburan babi yang jauh dari pusat kota.

Termasuk menyediakan petugas untuk menjemput langsung di kandang apabila diketahui ada ternak babi yang mati.

Namun, upaya itu tampaknya tidak dihiraukan oleh sejumlah oknum peternak babi di Kabupaten Mimika. Alhasil, bangkai babi masih dibuang di sembarang tempat.

Sementara Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan,  drh. Sabelina Fitriani saat dihubungi Koranpapua.id  mengatakan bahwa pihaknya telah menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sembarangan bangkai babi.

“Kita sudah sampaikan lewat flier gereja juga lewat kelurahan dan kampung kalau per tgl 15 April kita sudah tutup penguburan bangkai babi di Iwaka dan peternak diwajibkan melakukan penguburan secara mandiri,” jelas Sabelina.

Dinas sudah melakukan upaya dan langkah penanggulangan wabah termasuk penguburan sudah masuk bulan keempat. Jadi pemerintah sangat berharap peternak bisa secara mandiri melakukan penguburan bila ternak babinya mati.

“Kita sudah himbau masyarakat peternak untuk tidak buang di sembarang tempat karena bisa menularkan kembali virus ASF ke ternak babi yang lain,” tegasnya (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

3 April 2026
Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

3 April 2026
Perampokan Bersenjata Gasak Enam Handphone dan Uang Jutaan Rupiah

Perampokan Bersenjata Gasak Enam Handphone dan Uang Jutaan Rupiah

3 April 2026
Konflik Berdarah Dogiayai: Polda Papua Tengah akan Bentuk Timsus, Kapolda Minta Maaf

Konflik Berdarah Dogiayai: Polda Papua Tengah akan Bentuk Timsus, Kapolda Minta Maaf

3 April 2026
Pengemudi Ojek Luka Serius Disabet Senjata Tajam, Polisi Buru Pelaku

Pengemudi Ojek Luka Serius Disabet Senjata Tajam, Polisi Buru Pelaku

3 April 2026
Pemkab Mimika Resmi Terbitkan SE Nomor 30 Tahun 2025, ASN WFH Setiap Jumat

Pemkab Mimika Resmi Terbitkan SE Nomor 30 Tahun 2025, ASN WFH Setiap Jumat

3 April 2026

POPULER

  • Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    620 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • ASN Wajib Turun ke Pedalaman, Pemkab Mimika Naikkan Uang Perjalanan Dinas Rp3,5 Juta per Hari

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Seorang Warga Tewas di Kwamki Narama, Diduga Diserang Sekompok Orang

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
John Rettob Ingatkan TransNusa Konsisten, Jangan Awal Ceremonial Bagus, Satu Hari Terbang Menghilang

John Rettob Ingatkan TransNusa Konsisten, Jangan Awal Ceremonial Bagus, Satu Hari Terbang Menghilang

 Pengembangan Wirausaha, Freeport Bina Pengusaha Muda Papua melalui Papuan Bridge Program

 Pengembangan Wirausaha, Freeport Bina Pengusaha Muda Papua melalui Papuan Bridge Program

Keuskupan Timika Genap Berusia 20 Tahun, RD. Marthen Kuayo Ajak Semua Pihak Gaungkan Gerakan Tungku Api

Keuskupan Timika Genap Berusia 20 Tahun, RD. Marthen Kuayo Ajak Semua Pihak Gaungkan Gerakan Tungku Api

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id