ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Gelontorkan Rp4,5 Miliar, Operasi Pasar Murah Harus Tepat Sasaran

Gerson menyarankan kepada pemerintah agar program subsidi melalui dana APBD harus lebih diutamakan untuk masyarakat di pinggiran kota, pedalaman dan pesisir.

8 Oktober 2023
0
Gelontorkan Rp4,5 Miliar, Operasi Pasar Murah Harus Tepat Sasaran

Gerson Wakerwa, S.IP, MSi, Pekerja dan Pemerhati Sosial di Timika(Foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Upaya Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar Operasi Pasar Murah untuk menekan laju inflasi di daerah ini merupakan program positif dan perlu didukung semua pihak.

Meski demikian kegiatan yang dihandel Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang menghabiskan dana Rp4,5 miliar itu, harus betul-betul menyasar kepada masyarakat yang membutuhkan.

ADVERTISEMENT

Gerson Wakerwa, S.IP, MSi, Pekerja dan Pemerhati Sosial di Timika mengatakan, sebagai warga masyarakat Mimika sangat mendukung pelaksanaan operasi pasar murah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun masyarakat juga perlu mengkawal semua program pemerintah daerah, apalagi yang berkaitan dengan kemajuan ekonomi pasar di daerah ini. Sehingga eksekusi pelaksanaan program di lapangan tepat sasaran.

Baca Juga

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

Kepada Koranpapua.id, Minggu 8 Oktober 2023, Gerson menyoroti operasi pasar murah yang dalam beberapa waktu terakhir dilakukan di beberapa titik wilayah kota Timika dan sekitarnya.

Berdasarkan pantauannya, sebagian besar barang kebutuhan pangan yang dijual di pasar murah justru dibeli oleh warga yang secara ekonominya tidak masuk dalam kategori susah.

“Artinya mereka yang berbelanja setidaknya mampu untuk membeli di toko, bukan datang membeli di pasar murah. Ini yang saya lihat di beberapa titik lokasi pasar murah,”ujar Gerson.

Ia bahkan mendapatkan banyak warga yang berbelanja adalah pemilik kios, sehingga barang-barang tersebut selanjutnya dijual kembali dengan harga normal.

Melihat itu Gerson menyarankan kepada pemerintah agar program subsidi melalui dana APBD harus lebih diutamakan untuk masyarakat di pinggiran kota, pedalaman dan pesisir.

Karena sebagian besar dari mereka masih hidup dalam kekurangan, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan pangan  sehari-hari.

“Kelompok ini yang harus diperhatikan melalui pasar murah. Jangan dilakukan di kota dan sekitarnya, karena justru menguntungkan orang yang berduit. Beli dalam jumlah banyak kemudian dijual lagi,”sindir Gerson.

Kepada pemerintah daerah, Gerson juga menyampaikan bahwa harga kebutuhan dasar masyarakat di pasaran saat ini melambung tinggi.

Meski ia tidak merinci harga dan jenis bahan kebutuhan yang melambung tinggi, namun ia menyarankan agar dinas terkait seharusnya turun mengecek ke lapangan.

Dengan data lapangan selanjutnya bisa dijadikan dasar untuk mengontrol harga pasar. “Itu salah satu tugas pemerintah, sehingga pedagang dan distributor tidak seenaknya menentukan harga,”sarannya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

9 Agustus 2026
Manfaatkan Google Maps, Mahasiswa KKN UNEJ Lakukan Pemetahan Lokasi UMKM di Lima Dusun Desa Pujerbaru

Manfaatkan Google Maps, Mahasiswa KKN UNEJ Lakukan Pemetahan Lokasi UMKM di Lima Dusun Desa Pujerbaru

9 Agustus 2026
Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

9 Agustus 2026
DPO KKB GW Dilumpuhkan di Tembagapura, Satgas Gabungan Masih Buru Jejaknya di Hutan

DPO KKB GW Dilumpuhkan di Tembagapura, Satgas Gabungan Masih Buru Jejaknya di Hutan

9 Agustus 2026
Delapan Tahun Tanpa Sekolah, Anak-anak Banti Akhirnya Punya Harapan Kembali ke Ruang Kelas

Delapan Tahun Tanpa Sekolah, Anak-anak Banti Akhirnya Punya Harapan Kembali ke Ruang Kelas

9 Agustus 2026
666 Tahun Islam Masuk Fakfak, Sekretaris PWM Papua Barat: Bukan Sekadar Hitungan Waktu

666 Tahun Islam Masuk Fakfak, Sekretaris PWM Papua Barat: Bukan Sekadar Hitungan Waktu

9 Agustus 2026

POPULER

  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pangkogabwilhan III Ultimatum OPM Usai Empat Pekerja Jalan di Tolikara Tewas Ditembak

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Bupati Johannes Rettob Warning Kepala OPD yang Absen di Pembahasan LKPJ DPRK

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Cegah Rabies Masuk Timika, Tiga Instansi Pemerintah Hasilkan Empat Poin Kesepakatan

Cegah Rabies Masuk Timika, Tiga Instansi Pemerintah Hasilkan Empat Poin Kesepakatan

Dua Tahun Ditetapkan, Perdasus Penyelamatan dan Pengelolaan Danau Tidak Diterapkan

Delapan Perdasi dan Perdasus yang Ditetapkan DPR Papua Belum Dijalankan Pemerintah Provinsi  

Tekan Inflasi, Dinas Ketahanan Pangan Programkan Pasar Murah Dua Kali Sepekan

Bangun Rumah Produksi Sagu di Iwaka dan Mapurujaya, Dinas Ketahanan Pangan Gelontorkan Rp1,3 Miliar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id