ADVERTISEMENT
Senin, Oktober 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

60 Nakes di Mimika Ikut Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pemetaan Daerah Reseptif Malaria

Pengetahuan yang didapat dalam pelatihan selanjutnya bisa diaplikasikan di tempat kerja masing-masing

24 Mei 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Kabupaten Mimika masih menjadi daerah penyumbang Malaria tertinggi di Papua maupun nasional. Menekan angka jumlah penderita, Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar pelatihan Peningkatan Kapasitas Pemetaan Daerah Reseptif Malaria kepada 60 tenaga kesehatan utusan 26 Puskesmas di Kabupaten Mimika.

Berdasarkan data Dinkes tahun 2022 dari 397.000 pemeriksa terdapat 131,80 kasus malaria.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, Rabu 24 Mei-Jumat 26 Mei di Hotel Grand Tembaga secara resmi dibuka Marsel Mameyau, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.

Kegiatan pelatihan sangat penting, karena selama ini malaria masih menjadi problem bersama. Berdasarkan data Dinkes tahun 2022 dari 397.000 pemeriksa terdapat 131,80 kasus malaria. Dengan jumlah ini memposisikan Mimika sebagai daerah penyumbang malaria terbesar di Papua dan Nasional.

Kepada para Nakes Marsel berpesan untuk serius mengikuti pelatihan termasuk melakukan survei di lapangan. Pengetahuan yang didapat dalam pelatihan selanjutnya bisa diaplikasikan di tempat kerja masing-masing. Melalui pelatihan juga dapat merefres kembali seputar malaria dan mengenal jentik nyamuk.

Baca Juga

Satgas Pasgat Amankan Dua Butir Amunisi Aktif di Bandara Mopah Merauke

Kabut Asap Selimuti Mimika, PAUD-SD Bakal Diliburkan, SMP-SMA Belajar Daring

Imelda Ohoiledjaan, Penanggungjawab Malaria Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menjelaskan, sebelum mengikuti pelatihan para peserta terlebih dahulu mengerjakan soal-soal yang disusun Bagian Pengendalian Penyakit Menular (P2M).

Pengerjaan soal dalam bentuk pilihan ganda bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penanggungjawab malaria di Puskesmas memahami masalah malaria.

Selain mendapatkan materi ruangan, pada hari terakhir pelatihan peserta akan turun lapangan melakukan survei jentik nyamuk menggunakan aplikasi ONA yang yang diluncurkan Unicef.

Selanjutnya sampel jentik nyamuk akan diperiksa menggunakan mikroskop stereozoom. Alat ini bisa membaca darah dan melihat jelas-jenis jentik malaria.

“Saat survei temukan genangan air ada jentik anoples akan difoto dan ditandai menggunakan aplikasi ONA.  Fotonya di-upload sehingga saat dibuka bisa langsung ketahui lokasinya,”papar Imel.

Keunggulan aplikasi ini, meskipun saat ditandai belum ada jaringan bisa di-save, dan ketika berada di lokasi yang sudah terkoneksi jaringan secara otomatis bisa disubmid di sistem aplikasi. Aplikasi ini bisa dioperasikan melalui ponsel.

Selain aplikasi ONA bisa juga menggunakan aplikasi Silator produksi Kementrian Kesehatan. Aplikasi ini bisa membaca semua jentik nyamuk. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Asap Makin Parah, Sekolah di Timika Masih Normal, Edaran Libur Belum Diterima Guru

Asap Makin Parah, Sekolah di Timika Masih Normal, Edaran Libur Belum Diterima Guru

12 Oktober 2026
Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

12 Oktober 2026
Kabut Asap Selimuti Upacara HUT ke-30 Mimika, Bupati Soroti Kualitas Udara

Kabut Asap Selimuti Upacara HUT ke-30 Mimika, Bupati Soroti Kualitas Udara

12 Oktober 2026
HUT ke-30 Mimika, Bupati Dorong Pembangunan Merata dari Kampung ke Kota

HUT ke-30 Mimika, Bupati Dorong Pembangunan Merata dari Kampung ke Kota

12 Oktober 2026
Tak Hanya Jaga Perbatasan, Prajurit TNI di Tanah Merah Bimbing Anak Papua Belajar

Tak Hanya Jaga Perbatasan, Prajurit TNI di Tanah Merah Bimbing Anak Papua Belajar

11 Oktober 2026
459 Kasus Kejahatan Tercatat di Papua Tengah, Polda Gelar Operasi Pekat Noken 2026

459 Kasus Kejahatan Tercatat di Papua Tengah, Polda Gelar Operasi Pekat Noken 2026

11 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    789 shares
    Bagikan 316 Tweet 197
  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Perselisihan Pelajar Meledak Jadi Bentrok Warga di Mimika, 8 Orang Diamankan Polisi

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
Next Post
Marthen Malissa, Kepala BPKAD Mimika. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

APBD 2023 Rp5,1 Triliun, Sampai Akhir Mei Penyerapan Anggaran Baru Rp650 Miliar  

Gallery Foto Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pemetaan Daerah Reseptif Malaria

Sukses Gelar Orientasi Maba dan Mala, Pendeta Basrian Adii ingatkan IPMANAPANDODE Harus Berhasil Meraih Cita-cita

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id