ADVERTISEMENT
Minggu, September 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

60 Nakes di Mimika Ikut Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pemetaan Daerah Reseptif Malaria

Pengetahuan yang didapat dalam pelatihan selanjutnya bisa diaplikasikan di tempat kerja masing-masing

24 Mei 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Kabupaten Mimika masih menjadi daerah penyumbang Malaria tertinggi di Papua maupun nasional. Menekan angka jumlah penderita, Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar pelatihan Peningkatan Kapasitas Pemetaan Daerah Reseptif Malaria kepada 60 tenaga kesehatan utusan 26 Puskesmas di Kabupaten Mimika.

Berdasarkan data Dinkes tahun 2022 dari 397.000 pemeriksa terdapat 131,80 kasus malaria.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, Rabu 24 Mei-Jumat 26 Mei di Hotel Grand Tembaga secara resmi dibuka Marsel Mameyau, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.

ADVERTISEMENT

Kegiatan pelatihan sangat penting, karena selama ini malaria masih menjadi problem bersama. Berdasarkan data Dinkes tahun 2022 dari 397.000 pemeriksa terdapat 131,80 kasus malaria. Dengan jumlah ini memposisikan Mimika sebagai daerah penyumbang malaria terbesar di Papua dan Nasional.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kepada para Nakes Marsel berpesan untuk serius mengikuti pelatihan termasuk melakukan survei di lapangan. Pengetahuan yang didapat dalam pelatihan selanjutnya bisa diaplikasikan di tempat kerja masing-masing. Melalui pelatihan juga dapat merefres kembali seputar malaria dan mengenal jentik nyamuk.

Baca Juga

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

Imelda Ohoiledjaan, Penanggungjawab Malaria Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menjelaskan, sebelum mengikuti pelatihan para peserta terlebih dahulu mengerjakan soal-soal yang disusun Bagian Pengendalian Penyakit Menular (P2M).

Pengerjaan soal dalam bentuk pilihan ganda bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penanggungjawab malaria di Puskesmas memahami masalah malaria.

Selain mendapatkan materi ruangan, pada hari terakhir pelatihan peserta akan turun lapangan melakukan survei jentik nyamuk menggunakan aplikasi ONA yang yang diluncurkan Unicef.

Selanjutnya sampel jentik nyamuk akan diperiksa menggunakan mikroskop stereozoom. Alat ini bisa membaca darah dan melihat jelas-jenis jentik malaria.

“Saat survei temukan genangan air ada jentik anoples akan difoto dan ditandai menggunakan aplikasi ONA.  Fotonya di-upload sehingga saat dibuka bisa langsung ketahui lokasinya,”papar Imel.

Keunggulan aplikasi ini, meskipun saat ditandai belum ada jaringan bisa di-save, dan ketika berada di lokasi yang sudah terkoneksi jaringan secara otomatis bisa disubmid di sistem aplikasi. Aplikasi ini bisa dioperasikan melalui ponsel.

Selain aplikasi ONA bisa juga menggunakan aplikasi Silator produksi Kementrian Kesehatan. Aplikasi ini bisa membaca semua jentik nyamuk. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

26 September 2026
Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

26 September 2026
Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Puskesmas Mapurujaya Siapkan Layanan Antar-Jemput Ibu Hamil 24 Jam

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

26 September 2026
Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

26 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    581 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Marthen Malissa, Kepala BPKAD Mimika. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

APBD 2023 Rp5,1 Triliun, Sampai Akhir Mei Penyerapan Anggaran Baru Rp650 Miliar  

Gallery Foto Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pemetaan Daerah Reseptif Malaria

Sukses Gelar Orientasi Maba dan Mala, Pendeta Basrian Adii ingatkan IPMANAPANDODE Harus Berhasil Meraih Cita-cita

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id