ADVERTISEMENT
Jumat, Agustus 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Umat Hindu di Timika Rayakan Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Saka 1945

Ketua PHDI Papua Tengah, I Dewa Sukawati memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Meski jumlah umat Hindu di Timika belum terlalu banyak, namun mampu melangsungkan perayaan dengan meriah.

28 April 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Umat Hindu di Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah merayakan Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Saka 1945. Perayaan dipusatkan di Hotel Cartenz, Jumat 28 April 2023 mengusung tema ‘Melalui Dharma Agama dan Dharma Negara Kita Sukseskan Pesta Demokrasi Indonesia’.

Acara yang kental dengan kekhasan nuansa Bali ini juga mengusung Sub Tema ‘Dengan Semangat Persaudaraan, Kebersamaan dan Persatuan serta Penguatan Moderasi Beragama Umat Hindu di Kabupaten Mimika Siap Sukseskan Pesta Demokrasi Menuju Indonesia Lebih Sejahtera.’

ADVERTISEMENT

Hadir dalam perayaan itu Dirjen Binmas Hindu Kementerian Agama RI Prof.Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si, Plt Bupati Mimika Johannes Rettob, dan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Papua Tengah, I Dewa Sukawati

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tampak juga Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra, Kapolres Puncak AKBP I Nyoman, Ketua FKUB Mimika Ignatius Robert Adii serta ketua-ketua paguyuban di Timika serta tamu undangan.

Baca Juga

Percepat Pembangunan Papua, Kementerian Transmigrasi Terjunkan 1.200 Patriot ke Kawasan Transmigrasi 

Ketua Lemasa Soroti Nasib Perajin Papua: Jangan Biarkan Kerajinan Lokal Dijual di Pinggir Jalan

Johannes Rettob dalam sambutan mengungkapkan perayaan Tahun Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Saka baru dilangsungkan lagi di Timika sejak tahun 2000 lalu. Ia berharap kedepannya perayaaan ini bisa dilaksanakan lebih meriah, seperti Natal dan Idul Fitri.

“Umat Hindu bisa kumpul bersama. Kita perlu wujudkan kebersamaan di kabupaten ini,” katanya sambari menambahkan dalam ajaran Hindu ada sebutan aku adalah engkau. Untuk itu hidup bertoleransi itu menjadi penting.

“Kita saling bersatu. Mimika toleransinya sangat baik. Saat Natal umat muslim datang bersalaman. Sebaliknya Idul Fitri yang Kristen datang bersalaman. Suasana ini terus menerus dipertahankan, dengan umat Hindu jadi garda terdepan,” pesan Jhon Rettob.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Mimika ini berharap semua elemen masyarakat harus saling mendukung. Hilangkan perbedaan dan ego, jadilah Mimika rumah kita bersama. Pemerintah akan berupaya memberikan perhatian yang sama bagi semua agama.

Jhon Rettob mempunyai mimpi besar kelak Mimika bisa menjadi rumah toleransi besar Nasional. Namun dengan adanya Otsus, ia menyadari hal itu sulit mendapatkan predikat Papua Rumah Toleransi Nasional.

Dalam kesempatan itu, ia juga berjanji Pemerintah Kabupaten Mimika akan membantu membangun Pura.

“Selama ini lebih banyak untuk gereja. Jadi kedepan pemerintah juga bangun Pura. Kita wujudkan visi misi Mimika yang aman damai dan cerdas. Demi Mimika yang lebih maju ke depannya,” ajaknya.

Ketua PHDI Papua Tengah, I Dewa Sukawati memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Meski jumlah umat Hindu di Timika belum terlalu banyak, namun mampu melangsungkan perayaan dengan meriah.

Ia menjelaskan, Dharma Shanti dilaksanakan bertujuan sebagai ajang silaturahmi dan saling memaafkan antar umat beragama.

“Ciptakan satu keharmonisan di mana kita berada. Umat Hindu harus ikut serta membangun dan menjadi mitra pemerintah dalam membangun daerah,” ajak Sukawati.

Sebagai umat Hindu wajib mendukung, menghormati apa yang menjadi kebijakan pemerintah. Karena pemerintah adalah  guru yang membina warganya untuk hidup bernegara yang baik.

Sukawati menjelaskan dalam Agama Hindu ada empat guru yang multak dihormati.

Pertama Guru Rupaku.

“Guru Rupa orangtua kita. Kasih sayang tidak pernah sirna. Jangan lupa memberi kabar kepada orang tua supaya tidak menyesal dikemudian hari ketika ia meninggalkan kita,” pesannya.

Kedua Guru Pengajian, yang mengajar kita di sekolah. Tanpa guru, kita tidak jadi seperti saat ini.

Ketiga Guru Wesesar, pemerintah memberikan jaminan keamanan untuk warganya agar bisa berusaha dan bekerja dengan aman. Dan Keempat Guru Swadiaye, guru yang memberikan kekuatan bagi umatnya.

Ketua FKUB Mimika, Ignatius Robert Adii mengungkapkan, Mimika menjadi salah satu kota paling toleransi di Papua. Dan umat Hindu merupakan salah satu garda terdepannya. Selama 13 tahun menjadi Ketua FKUB, Adii mengaku tidak pernah ada keluhan sedikitpun dari umat Hindu.

FKUB hadir untuk memberi pencerahan bagi umat beragama. Meskipun jumlah orang Hindu sedikit, tetapi dalam penilaiannya  kualitasnya tinggi. Umat Hindu juga menjadi dominasi dalam menjaga toleransi.

Perayaan ini selain meriah juga diwarnai pemberian bingkisan noken oleh Ketua FKUB Mimika kepada Dirjen Binmas Hindu. Dirjen juga menerima bingkisan batu emas yang diserahkan oleh Jhon Rettob. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Sinak Gelar Perayaan HUT RI ke-81 Bersama Warga, Kukuhkan Persatuan dan Sinergitas di Puncak

Satgas Pasgat Sinak Gelar Perayaan HUT RI ke-81 Bersama Warga, Kukuhkan Persatuan dan Sinergitas di Puncak

14 Agustus 2026
Gadis Asal Mimika Hilang di Yogyakarta, Marlin Brigita Kasimat Belum Ditemukan

Gadis Asal Mimika Hilang di Yogyakarta, Marlin Brigita Kasimat Belum Ditemukan

14 Agustus 2026
Empat Siswa Mimika Ukir Prestasi di Vietnam, Harun Bawa Pulang Medali Perunggu AiMO 2026

Empat Siswa Mimika Ukir Prestasi di Vietnam, Harun Bawa Pulang Medali Perunggu AiMO 2026

14 Agustus 2026
Kapolda Papua Tengah Instruksikan Usut Tuntas Kasus Pembakaran dan Pengerusakan Kantor Pemerintahan di Puncak 

Kapolda Papua Tengah Instruksikan Usut Tuntas Kasus Pembakaran dan Pengerusakan Kantor Pemerintahan di Puncak 

14 Agustus 2026
Kepiting Bakau Dongkrak Nilai Ekspor Papua Tengah, Naik 41,67 Persen

Puskesmas Limau Asri Hadirkan “Lansia Bahagia” untuk Warga Iwaka

14 Agustus 2026
Kepiting Bakau Dongkrak Nilai Ekspor Papua Tengah, Naik 41,67 Persen

Kepiting Bakau Dongkrak Nilai Ekspor Papua Tengah, Naik 41,67 Persen

14 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    879 shares
    Bagikan 352 Tweet 220
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    667 shares
    Bagikan 267 Tweet 167
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Sekda Mimika Ingatkan Kepala Kampung: Dana Desa Bukan untuk Kepentingan Pribadi

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
200 Penghuni Lapas Timika Belum Kantongi KTP

200 Penghuni Lapas Timika Belum Kantongi KTP

Baru 249 Bacaleg Mimika Urus SKCK

Jokowi Restui Freeport Lanjutkan Ekspor Konsentrat Tembaga Setelah Juni 2023

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id