ADVERTISEMENT
Selasa, Februari 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Umat Hindu di Timika Rayakan Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Saka 1945

Ketua PHDI Papua Tengah, I Dewa Sukawati memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Meski jumlah umat Hindu di Timika belum terlalu banyak, namun mampu melangsungkan perayaan dengan meriah.

28 April 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Umat Hindu di Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah merayakan Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Saka 1945. Perayaan dipusatkan di Hotel Cartenz, Jumat 28 April 2023 mengusung tema ‘Melalui Dharma Agama dan Dharma Negara Kita Sukseskan Pesta Demokrasi Indonesia’.

Acara yang kental dengan kekhasan nuansa Bali ini juga mengusung Sub Tema ‘Dengan Semangat Persaudaraan, Kebersamaan dan Persatuan serta Penguatan Moderasi Beragama Umat Hindu di Kabupaten Mimika Siap Sukseskan Pesta Demokrasi Menuju Indonesia Lebih Sejahtera.’

ADVERTISEMENT

Hadir dalam perayaan itu Dirjen Binmas Hindu Kementerian Agama RI Prof.Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si, Plt Bupati Mimika Johannes Rettob, dan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Papua Tengah, I Dewa Sukawati

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tampak juga Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra, Kapolres Puncak AKBP I Nyoman, Ketua FKUB Mimika Ignatius Robert Adii serta ketua-ketua paguyuban di Timika serta tamu undangan.

Baca Juga

Tiga Pemain PFA Ikuti Elite Camp di Austria, Tony Wenas: Freeport Dukung Penuh Talenta Muda Sepak Bola Papua

Imbas Penembakan Pilot Smart Air, Satgas Korpasgat Pegang Kendali Operasional Bandara Korowai Batu

Johannes Rettob dalam sambutan mengungkapkan perayaan Tahun Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Saka baru dilangsungkan lagi di Timika sejak tahun 2000 lalu. Ia berharap kedepannya perayaaan ini bisa dilaksanakan lebih meriah, seperti Natal dan Idul Fitri.

“Umat Hindu bisa kumpul bersama. Kita perlu wujudkan kebersamaan di kabupaten ini,” katanya sambari menambahkan dalam ajaran Hindu ada sebutan aku adalah engkau. Untuk itu hidup bertoleransi itu menjadi penting.

“Kita saling bersatu. Mimika toleransinya sangat baik. Saat Natal umat muslim datang bersalaman. Sebaliknya Idul Fitri yang Kristen datang bersalaman. Suasana ini terus menerus dipertahankan, dengan umat Hindu jadi garda terdepan,” pesan Jhon Rettob.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Mimika ini berharap semua elemen masyarakat harus saling mendukung. Hilangkan perbedaan dan ego, jadilah Mimika rumah kita bersama. Pemerintah akan berupaya memberikan perhatian yang sama bagi semua agama.

Jhon Rettob mempunyai mimpi besar kelak Mimika bisa menjadi rumah toleransi besar Nasional. Namun dengan adanya Otsus, ia menyadari hal itu sulit mendapatkan predikat Papua Rumah Toleransi Nasional.

Dalam kesempatan itu, ia juga berjanji Pemerintah Kabupaten Mimika akan membantu membangun Pura.

“Selama ini lebih banyak untuk gereja. Jadi kedepan pemerintah juga bangun Pura. Kita wujudkan visi misi Mimika yang aman damai dan cerdas. Demi Mimika yang lebih maju ke depannya,” ajaknya.

Ketua PHDI Papua Tengah, I Dewa Sukawati memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Meski jumlah umat Hindu di Timika belum terlalu banyak, namun mampu melangsungkan perayaan dengan meriah.

Ia menjelaskan, Dharma Shanti dilaksanakan bertujuan sebagai ajang silaturahmi dan saling memaafkan antar umat beragama.

“Ciptakan satu keharmonisan di mana kita berada. Umat Hindu harus ikut serta membangun dan menjadi mitra pemerintah dalam membangun daerah,” ajak Sukawati.

Sebagai umat Hindu wajib mendukung, menghormati apa yang menjadi kebijakan pemerintah. Karena pemerintah adalah  guru yang membina warganya untuk hidup bernegara yang baik.

Sukawati menjelaskan dalam Agama Hindu ada empat guru yang multak dihormati.

Pertama Guru Rupaku.

“Guru Rupa orangtua kita. Kasih sayang tidak pernah sirna. Jangan lupa memberi kabar kepada orang tua supaya tidak menyesal dikemudian hari ketika ia meninggalkan kita,” pesannya.

Kedua Guru Pengajian, yang mengajar kita di sekolah. Tanpa guru, kita tidak jadi seperti saat ini.

Ketiga Guru Wesesar, pemerintah memberikan jaminan keamanan untuk warganya agar bisa berusaha dan bekerja dengan aman. Dan Keempat Guru Swadiaye, guru yang memberikan kekuatan bagi umatnya.

Ketua FKUB Mimika, Ignatius Robert Adii mengungkapkan, Mimika menjadi salah satu kota paling toleransi di Papua. Dan umat Hindu merupakan salah satu garda terdepannya. Selama 13 tahun menjadi Ketua FKUB, Adii mengaku tidak pernah ada keluhan sedikitpun dari umat Hindu.

FKUB hadir untuk memberi pencerahan bagi umat beragama. Meskipun jumlah orang Hindu sedikit, tetapi dalam penilaiannya  kualitasnya tinggi. Umat Hindu juga menjadi dominasi dalam menjaga toleransi.

Perayaan ini selain meriah juga diwarnai pemberian bingkisan noken oleh Ketua FKUB Mimika kepada Dirjen Binmas Hindu. Dirjen juga menerima bingkisan batu emas yang diserahkan oleh Jhon Rettob. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tiga Pemain PFA Ikuti Elite Camp di Austria, Tony Wenas: Freeport Dukung Penuh Talenta Muda Sepak Bola Papua

Tiga Pemain PFA Ikuti Elite Camp di Austria, Tony Wenas: Freeport Dukung Penuh Talenta Muda Sepak Bola Papua

16 Februari 2026
Imbas Penembakan Pilot Smart Air, Satgas Korpasgat Pegang Kendali Operasional Bandara Korowai Batu

Imbas Penembakan Pilot Smart Air, Satgas Korpasgat Pegang Kendali Operasional Bandara Korowai Batu

16 Februari 2026
Konflik Kwamki Narama, Korban Berjatuhan, APH Diminta Tegas Lakukan Penindakan Hukum

FKDM Mimika Optimis Pemkab Tiga Kabupaten Mampu Tangani Konflik Kapiraya, TNI-Polri Diharapkan Berikan Dukungan Penuh

16 Februari 2026
Raja Charisson Sinurat, Pelajar Papua Barat Daya Sabet Juara Dunia Matematika Tahun 2026

Raja Charisson Sinurat, Pelajar Papua Barat Daya Sabet Juara Dunia Matematika Tahun 2026

16 Februari 2026
Benahi RSMM, YPMAK Gandeng PT Ligar Mandiri Susun Blueprint Pengembangan

Benahi RSMM, YPMAK Gandeng PT Ligar Mandiri Susun Blueprint Pengembangan

16 Februari 2026
Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Rumahnya di SP 1 Timika

Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Rumahnya di SP 1 Timika

16 Februari 2026

POPULER

  • Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

    Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

    821 shares
    Bagikan 328 Tweet 205
  • Imbas Penembakan Pilot Smart Air, Satgas Korpasgat Pegang Kendali Operasional Bandara Korowai Batu

    613 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Satgas ODC Pastikan Pilot dan Co Pilot Smart Air Tewas Ditembak Usai Mendarat di Korowai

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Aksi Cepat Tim Babat: Lima Pelaku Begal di Timika Diringkus, Semua Berstatus Pelajar

    604 shares
    Bagikan 242 Tweet 151
  • Dari Rp14 Ribu ke Pj Sekda Mimika: Perjalanan Inspiratif Putra Kamoro Abraham Keteyau

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Konflik Kapiraya Memanas, Kantor Distrik dan 18 Rumah Warga Terbakar

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Sosok Elkius Kobak, Pimpinan KKB yang Diduga Dalangi Penembakan Pesawat Smart Air

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
Next Post
200 Penghuni Lapas Timika Belum Kantongi KTP

200 Penghuni Lapas Timika Belum Kantongi KTP

Baru 249 Bacaleg Mimika Urus SKCK

Jokowi Restui Freeport Lanjutkan Ekspor Konsentrat Tembaga Setelah Juni 2023

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id