ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

BRIN Petakan Komoditas Unggulan Mimika untuk Kembangkan Ekonomi di Luar Tambang

“Jangan sampai hasil kajian ini hanya menjadi dokumen. Kami akan mengawal agar rekomendasinya dapat diimplementasikan oleh OPD teknis,” ujarnya.

15 Oktober 2026
0
BRIN Petakan Komoditas Unggulan Mimika untuk Kembangkan Ekonomi di Luar Tambang

Plt, Kepala BRIDA Mimika, Darius Sabon menutup kegiatan seminar hasil pengembangan komunitas unggulan di Mimika. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Mimika memiliki potensi ekonomi di luar sektor pertambangan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sejumlah komoditas pertanian, perkebunan, dan perikanan, mulai dari cabai, sagu, kopi robusta hingga udang dan kepiting bakau, dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan.

Potensi tersebut terungkap dalam kajian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Distrik Mimika Timur, Mimika Barat, dan Agimuga, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Hasil kajian itu dipaparkan dalam seminar akhir yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Mimika di Kantor Bapenda, Kamis 15 Oktober 2026.

Baca Juga

BRIDA Mimika Petakan Komoditas Unggulan di Tiga Distrik untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Pangkogabwilhan III Kunjungi Sekolah Rakyat Mimika, Motivasi Siswa Raih Cita-cita

Anggota tim penyusun kajian BRIN, Solicha Vicky Budiawati, mengatakan penelitian selama tiga bulan itu dilakukan untuk mengidentifikasi komoditas unggulan sekaligus memetakan peluang dan kendala pengembangannya.

Kajian tersebut mencakup lima subsektor, yakni hortikultura, tanaman pangan, perkebunan, perikanan tangkap, dan perikanan darat. Hasilnya diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan arah pengembangan komoditas lokal.

Dari hasil pemetaan, cabai berpotensi dikembangkan di ketiga distrik. Salak dan pisang juga memiliki peluang sebagai komoditas buah.

Sementara itu, sagu menjadi salah satu komoditas potensial di Mimika Timur, kelapa di Mimika Barat, dan kopi robusta di Agimuga. Ubi jalar dan singkong juga dinilai berpeluang dikembangkan sebagai sumber pangan sekaligus komoditas ekonomi masyarakat.

Di sektor perikanan, Mimika Timur memiliki potensi bawal hitam, udang, dan kepiting bakau.

Menurut Solicha, komoditas lokal tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan lebih jauh, termasuk menjangkau pasar yang lebih luas. Namun, peningkatan produktivitas dan kualitas menjadi hal penting agar produk lokal mampu bersaing.

“Untuk saat ini, potensi ekspor terutama pada sektor perikanan. Namun, jika produktivitas dan standar mutunya ditingkatkan, komoditas lainnya juga berpeluang dikembangkan,” ujar Solicha.

Dorong Ekonomi Tak Bergantung pada Tambang

Pelaksana Tugas Kepala BRIDA Mimika, Darius Sabon, mengatakan pengembangan komoditas unggulan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar potensi yang telah dipetakan dapat ditindaklanjuti menjadi program nyata.

Menurut dia, pemerintah daerah perlu menyelaraskan program dengan PT Freeport Indonesia, Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), organisasi perangkat daerah (OPD), perguruan tinggi, pelaku usaha, serta pemangku adat.

Untuk memperkuat kerja sama tersebut, BRIDA mengusulkan pembentukan forum Mimika Agro Maritim Summit pada 2027.

Forum ini diharapkan menjadi wadah untuk mengevaluasi program yang telah berjalan, mengidentifikasi kendala, dan merumuskan langkah bersama dalam mengembangkan komoditas unggulan daerah.

“Tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus berkolaborasi,” kata Darius.

Ia menegaskan, pengembangan pertanian, perkebunan, dan perikanan menjadi salah satu upaya memperkuat diversifikasi ekonomi Mimika agar tidak terlalu bergantung pada sektor pertambangan.

Dengan mengembangkan potensi tersebut, Mimika diharapkan memiliki sumber pertumbuhan ekonomi yang lebih beragam, sekaligus membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Darius mengatakan hasil kajian BRIN harus ditindaklanjuti oleh OPD teknis sesuai dengan kewenangannya, bukan sekadar menjadi dokumen rekomendasi.

“Jangan sampai hasil kajian ini hanya menjadi dokumen. Kami akan mengawal agar rekomendasinya dapat diimplementasikan oleh OPD teknis,” ujarnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sempat Hilang, 10 Pejabat dan Legislator Fakfak Selamat usai Speedboat Bocor di Laut Sorong

Sempat Hilang, 10 Pejabat dan Legislator Fakfak Selamat usai Speedboat Bocor di Laut Sorong

15 Oktober 2026
BRIN Petakan Komoditas Unggulan Mimika untuk Kembangkan Ekonomi di Luar Tambang

BRIN Petakan Komoditas Unggulan Mimika untuk Kembangkan Ekonomi di Luar Tambang

15 Oktober 2026
BRIDA Mimika Petakan Komoditas Unggulan di Tiga Distrik untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

BRIDA Mimika Petakan Komoditas Unggulan di Tiga Distrik untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

15 Oktober 2026
Pangkogabwilhan III Kunjungi Sekolah Rakyat Mimika, Motivasi Siswa Raih Cita-cita

Pangkogabwilhan III Kunjungi Sekolah Rakyat Mimika, Motivasi Siswa Raih Cita-cita

15 Oktober 2026
Dua Koperasi Merah Putih di Mimika Rampung, Operasional Menunggu Sarana

Dua Koperasi Merah Putih di Mimika Rampung, Operasional Menunggu Sarana

15 Oktober 2026
Perkuat Kehidupan Rohani, TNI Serahkan Bantuan Alkitab kepada Jemaat GKI Koinonia di Dogiyai

Perkuat Kehidupan Rohani, TNI Serahkan Bantuan Alkitab kepada Jemaat GKI Koinonia di Dogiyai

15 Oktober 2026

POPULER

  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    799 shares
    Bagikan 320 Tweet 200
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Sempat Hilang, 10 Pejabat dan Legislator Fakfak Selamat usai Speedboat Bocor di Laut Sorong

Sempat Hilang, 10 Pejabat dan Legislator Fakfak Selamat usai Speedboat Bocor di Laut Sorong

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id