ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

DP3AP2KB Mimika Siapkan Rumah Aman 2027, Tempat Perlindungan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

“Nanti di rumah itu ada ruang konseling dan ada penjaga yang menjaga, sehingga para korban ini dipastikan benar-benar aman”.

29 Agustus 2026
0
DP3AP2KB Mimika Siapkan Rumah Aman 2027, Tempat Perlindungan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

Yohana Arwam, Kepala DP3AP2KB Mimika. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Mimika, Papua Tengah, menyiapkan pembangunan Rumah Aman.

Rumah Aman ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai tempat perlindungan sementara bagi korban kekerasan, khususnya perempuan dan anak.

Rumah perlindungan tersebut ditargetkan mulai dibangun pada 2027 untuk menjawab kebutuhan penanganan korban kekerasan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan tempat tinggal sementara yang aman.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Mimika, Yohana Arwam, mengatakan lokasi lahan untuk pembangunan Rumah Aman telah tersedia.

Baca Juga

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Timika, Kepala Bandara Utamakan Keselamatan

Dinkes Mimika Imbau Warga Lindungi Diri dari Paparan Asap, Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan

Saat ini pihaknya masih mematangkan perencanaan bersama pemerintah daerah dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

“Lokasi lahan untuk pembangunan rumah itu sudah ada, tinggal perencanaan dimatangkan. Kami sudah koordinasi dengan pimpinan dan juga dengan Bappeda. Kami berharap tahun depan sudah bisa dibangun,” kata Yohana di Timika, Jumat 28 Agustus 2026.

Menurutnya, Rumah Aman sangat dibutuhkan mengingat kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih terjadi di Mimika.

Kasus tersebut antara lain berupa kekerasan seksual terhadap anak, kekerasan fisik hingga kekerasan dalam rumah tangga.

Bagi korban, tempat yang aman menjadi bagian penting dalam proses pemulihan, terutama bagi mereka yang mengalami trauma akibat kekerasan.

“Nanti di rumah itu ada ruang konseling dan ada penjaga yang menjaga, sehingga para korban ini dipastikan benar-benar aman,” ujarnya.

Yohana mengatakan, selain menyediakan tempat perlindungan, Rumah Aman nantinya diharapkan menjadi ruang pemulihan bagi korban.

DP3AP2KB Mimika saat ini juga telah memiliki dua psikolog yang membantu menangani trauma pascakekerasan yang dialami para korban.

Belum adanya Rumah Aman bukan berarti korban dibiarkan.

Yohana mengungkapkan, selama ini DP3AP2KB tetap berupaya memberikan perlindungan kepada korban meski harus menghadapi keterbatasan fasilitas.

Ia mencontohkan, belum lama ini pihaknya menangani seorang korban yang harus tinggal lebih dari satu minggu bersama anaknya.

Kondisi tersebut membutuhkan tempat tinggal sekaligus biaya akomodasi selama proses penanganan.

“Contohnya kemarin ada klien kami lebih dari satu minggu bersama dengan anaknya. Itu tentunya membutuhkan tempat dan akomodasi,” katanya.

“Tetapi kami tetap berupaya melindungi korban. Puji Tuhan, ada orang-orang baik yang membantu kami ketika kami membutuhkan tempat,” tuturnya.

Karena itu, Yohana berharap pembangunan Rumah Aman tidak hanya menjadi rencana, tetapi dapat direalisasikan pada 2027.

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut akan membuat penanganan korban kekerasan menjadi lebih optimal, sekaligus memberikan rasa aman bagi perempuan dan anak yang membutuhkan perlindungan.

“Harapan kami tahun 2027 Rumah Aman ini sudah bisa dibangun, sehingga pelayanan dan perlindungan kepada korban bisa kami lakukan secara lebih optimal,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ril Minggu

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

13 Oktober 2026
Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

13 Oktober 2026
Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

13 Oktober 2026
Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

13 Oktober 2026
Mimika Dipercaya Gelar Konferensi Nasional Kota Toleransi ke-2, Ini Pesan Bupati

Mimika Dipercaya Gelar Konferensi Nasional Kota Toleransi ke-2, Ini Pesan Bupati

13 Oktober 2026
Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Buka Akses Warga di Pedalaman Intan Jaya

Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Buka Akses Warga di Pedalaman Intan Jaya

13 Oktober 2026

POPULER

  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    798 shares
    Bagikan 319 Tweet 200
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Nasib 700 Pekerja TKBM Pomako Jadi Sorotan, DPRK Mimika Beri Pengurus Koperasi Waktu Tiga Bulan

Nasib 700 Pekerja TKBM Pomako Jadi Sorotan, DPRK Mimika Beri Pengurus Koperasi Waktu Tiga Bulan

Freeport dan Tempo Institute Perkuat Kapasitas Jurnalis Papua Tengah, 27 Wartawan Ikuti Program Pengembangan

Freeport dan Tempo Institute Perkuat Kapasitas Jurnalis Papua Tengah, 27 Wartawan Ikuti Program Pengembangan

Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id